penelitianilmiah.com

5 Contoh Bagian Isi Essay dan Cara Menulisnya

Contoh Bagian Isi Essay dan Cara Menulisnya

Esai sejatinya ialah sebuah tulisan yang menggambarkan opini seorang penulis mengenai rumusan masalah-masalah tertentu yang ditelaah oleh penulisnya sendiri. Oleh karena demikianlah dalam membuat essay harus mengikuti struktur kepenulisan esai yang baik agar hasil yang diharapkan pun menarik.

Tentu saja bagi para siswa dan bahkan mahasiswa menulis esai akan menjadi santapan keseharian mereka, sebab melalui salah satu jenis karya ilmiah dapat mengekspresikan pendapat mereka dengan sangat ekspresif.

Esai adalah karangan karya tulis ilmiah pendek mengenai cara pandang seseorang dalam menyikapi suatu rumusan masalah dengan didasari pada landasan teori, latar belakang, dan cara pendangnya menyikapi hasil tulisan yang akan dibuat.

Dalam struktur penulisan yang baik dalam esai ada 3 bagian. Yakni;

  • Bagian pendahuluan Esai

Bagian Isi Essay

Format bagian isi esai membuat templat yang sederhana dalam mengulas intisari tema kepenulisan. Badan ini setidaknya terbagi dalam 3 sistematika. Antara lain;

Badan (bagian pertama)

Cerita. Bagian ini, yang dapat dikombinasikan dengan pendahuluan, pada dasarnya memberikan gambaran tentang informasi latar belakang tentang topik atau argumen dan secara singkat menjelaskan hubungan dengan isu-isu yang relevan yang akan dibahas dalam esai.

Badan (bagian kedua)

Afirmasi adalah bagian isi essay sangat penting dituliskan. Dalam kondisi ini lantaran memberikan bukti dan dukungan yang jelas untuk mempertahankan klaim atas tulisan yang kita buat.

Badan (bagian ketiga)

Penyangkalan atau dikenal dengan negasi hanya menangani klaim balik apa pun bila perlu, prihal ini membahas kemungkinan kontra-argumen yang mungkin muncul sebagai oposisi terhadap sikap tulisan dan menjelaskannya. Tergantung pada topik kepenulisan yang akan dibuat.

Contoh Bagian Isi Essay

Kebudayaan yang begitu sangat melekat terhadap pemuda di zaman ini. Karena waktunya dihabiskan untuk membuat karya yang disenangi oleh masyarakat sekitar, walaupun hanya sebagian pemuda saja yang menyenangi arti dari budaya. Budaya terdiri dari beberapa item kegiatan yang mampu mempoles bakat dan minat dalam mengembangkan prestasinya yaitu: seni rupa, seni musik,  seni teater, seni tari, seni lukis/menggambar, menenun dan masih banyak lagi diantaranya.

Budaya sering kali terpengaruh pada permasalahan global yang tiap tahun berkembang melalui kebudayaan barat yang datang untuk merubah kebudayaan yang ada. Dan pemuda pun bisa mengatasinya dengan mengambil hal yang positif dalam budaya barat yang tidak akan menyinggung dan melangggar norma-norma agama islam, dan dipadukan dengan budaya yang ada di daerah sebelumnya. Sehingga menghasilkan perpaduan antara budaya barat dengan budaya yang ada di daerah sebelumnya dan mampu diterima oleh kalangan masyarakat yang tidak bersifat pornografi.

Dalam melestarikan kebudayaan pemuda harus mengetahui apa-apa yang bisa menghasilkan budaya yang begitu besar dan memiliki daya tarik yang tinggi, sehingga pendapatan dan hasil cipta yang dimiliki bernilai besar dan menguntungkan bagi wilayah atau daerahnya. Dengan menggunakan sosialisasi tinggi terhadap masyarakat maupun pemuda untuk melestarikan keindahan wilayah maupun penerapan kebudayaan yang dimilikinya.

Contohnya, keindahan yang dimiliki oleh Tanah Air kita INDONESIA seperti tempat wisata, kuliner, busana, adat, seni bicara, dari berbagai wilayah maupun daerah itu sudah mencerminkan kebudayaan yang dilestarikan oleh masyarakat yang dikembangkan kembali oleh pemuda penerus bangsa dan bernilai tinggi bagi negara kita. Sehingga orang yang berada di luar negara atau wilayah sangat tertarik ingin melihat keindahan yang ada di dalamnya.

Peranan penting dalam mengembangkan kelestarian budaya melalui hasil karya yang diperoleh para pemuda Peranan pemuda dalam melestarikan budaya sangat berperan penting antara lain:

  • Menanam jiwa kesenian dalam mengembangkan kelestarian budaya.
  • Mempertahankan kepercayaan yang dianut tanpa menghilangkan unsur budaya di dalamnya.
  • Menghargai kebudayaan dulu yang sudah melekat di mata masyarakat yang ditransfer melalui gerak, irama, dan suara yang sering kali disebut dengan seni tari dan seni musik tanpa menghilangkan adat budaya di dalamnya.
  • Menghargai hasil karya yang dihasilkan oleh masyarakat khususnya pemuda dalam mengembangkan minat bakatnya dalam bidang kesenian.
  • Saling menghormati, menjaga sikap maupun kelakuan antara yang tua dan muda.
  • Berbeda-beda wilayah maupun daerah tapi mempunyai budaya lokal yang memiliki tujuan sama, mampu bersaing di manapun dan mencapai keberhasilan.

Dari keenam poin di atas dalam melestarikan kebudayaan atau unsur budaya yang menghasilkan karya dan mempunyai nilai yang tinggi itu kita harus memahami kendala-kendala yang dihadapi. Adapun kendala-kendala yang dihadapi antara lain:

  • Pengaruh kebudayaan Barat atau pengaruh budaya luar
  • Hilangnya rasa saling menghargai antar sesame
  • Berbondong-bondong dalam melanggar hak cipta yang menguntungkan hanya satu pihak saja.
  • Menurunnya kearifan budaya lokal di kalangan masyarakat.

Istilah lain dari kata pemuda saat ini adalah kata efisiensi. Istilah efisiensi sekarang ini seakan menjadi mantra gaib, bahasa baku, dan ungkapan yang sarat makna: perintah, tuntutan, pengawasan, strategi, dan perhitungan dalam dunia kerja dan beragam aktivitas hidup.

Mulai dari kota dan desa, generasi sekarang mengakui bahwa orang mesti bekerja secara efisiensi: dengan tenaga, waktu, dan sumber daya sesedikit mungkin untuk hasi sebanyak mungkin. Pada era masyarakat yang sekarang ini menjadi ciri khas generasi muda adalah permesinan.

Meskipun memiliki banyak dampak positif, akan tetapi ternyata teknologi informasi dan komunikasi memiliki beberapa dampak negatif yang cukup mengganggu kehidupan sehari-hari.

Kebanyakan dampak tersebut disebabkan karena penyalahgunaan dari teknologi informasi dan komunikasi, ataupun disebabkan karena kurangnya pemahaman user akan etika dan juga cara untuk menggunakan teknologi informasi dan juga komunkasi dengan baik dan juga benar.

Berikut ini adalah beberapa dampak negative teknologi informasi dan juga komunikasi: Individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik, meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber, cyber bullying, konten negative berkembang pesat, fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas, menjauhkan yang dekat, mengabaikan tugas dan juga pekerjaan, membuang waktu untuk hal yang tidak berguna dan menurunya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja.

Contoh dampak negatif dari perkembangan dan penggunaan otomatisasi dan mekanisasi yang dialami pemuda sekarang. Yaitu, kebergantungan terhadap teknologi, misalkan handphone menjadi apatis, kecanduan dunia maya membuat manusia menjadi pasif dalam dunia nyata. “orang yang aktif dan jago berkomunikasi di dunia maya, belum tentu dapat berkomunikasi di dunia nyata sebaik ia berkomunikasi melalui dunia maya”, terbiasanya penggunaan teknologi dapat membuat kita malas dan dapat mengurangi daya kemampuan diri kita.

Contoh: dalam berhitung, orang yang selalu menggunakan kalkulator dalam menghitung akan kalah  kemampuan berhitungnya dengan orang yang jarang menggunakan kalkulator, jika hal tersebut terjadi mungkin saja tahun-tahun selanjutnya pemuda tidak peduli terhadap orang disekitar.

Untuk menghindari hal yang lebih buruk, dibutuhkan suatu jalan keluar untuk menuju pemuda Indonesia emas pada tahun 2045 dengan strategi belajar melawan otamatisasi dan mekanisasi untuk menciptakan need for achievement generasi muda.

Strategi menurut bussinesdictionary, strategi adalah metode atau rencana yang dipilih untuk membawa masa depan yang diinginkan, seperti pencapaian tujuan atau solusi untuk masalah. Solusi yang bisa mewujudkan Indonesia emas adalah sebagai berikut;

Pertama  pembelajaran, di sekolah atau di kampus proses interaksi mengutamakan pertemuan dan pembelajaran. Perubahan ilmu dan pengetahuan, perilau dan serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada generasi muda. Hal ini bisa dterapkan di sekolah dan di rumah.

Kedua , motivasi adalah tenaga yang menggerakkan dan mengarahkan aktivitas seseorang. Motivasi mempunyai kaitan yang erat dengan minat. Generasi muda yang memiliki minat terhadap sesuatu bidang studi tertentu cenderung tertarik perhatiannya dan dengan demikian timbul motivasi untuk mempelajarinya.

Untuk menumbuhkan keinginan untuk berhasil (need for achievement) dengan kemampuan memfasilitasi motivasi tersebut akan membawa pada keberhasilan pencapaian target belajar. Desain pembelajaran yang baik, ditunjang fasilitas yang memandai, ditambah dengan kreatifitas pemuda akan mencapai target belajar.

Ketiga , keaktifan adalah perilaku yang harus dimiliki oleh pemuda yang akan datang dengan inisiatif harus datang dari dirinya sendiri, bukan suruhan orang lain. Pemuda diharapkan aktif, konstruktif, dan mampu merencanakan sesuatu. Anak mampu mencari, menemukan dan menggunakan pengetahuan yang telah diperolehnya. Jadi bukan bergantung pada teknologi dan mekanisasi dalam pembelajaran sekolah ataupun di dalam masyarakat.

Keempat , keterlibatan langsung diperoleh dengan pengamatan sendiri, pengalaman sendiri, penyelidikan sendiri, bekerja sendiri, dengan fasilitas yang diciptakan sendiri. Keterlibatan langsung dalam belajar dikemukakan oleh John Dewey dengan “learning by doing”-nya. Belajar  sebaiknya dialami melalui perbuatan langsung dan harus dilakukan oleh pemuda secara aktif. Pengalaman belajar adalah sebagai berikut: kita belajar 10% dari apa yang kita baca, 20% dari apa yang kita dengar, 30% dari apa yang kita lihat, 50% dari apa yang kita lihat dan dengar, 70% dari apa yang kita katakan, dan 90% dari apa yang kita katakan dan lakukan.

Hal ini menunjukkan bahwa jika guru mengajar dengan banyak ceramah, maka generasi muda akan mengingat hanya 20% karena mereka hanya mendengarkan. Sebaliknya, jika guru meminta generasi muda untuk melakukan sesuatu dan melaporkan nya, maka mereka akan mengingat sebanyak 90%.

Kelima , pemuda diharapkan tidak menyerah terhadap tantangan. Peran strategis tersebut belajar adalah berusaha mengatasi hambatan-hambatan untuk mencapai tujuan. Agar pada diri timbul motif yang kuat untuk mengatasi hambatan dengan baik, maka bahan pelajaran harus menantang.

Tantangan yang dihadapi dalam bahan belajar membuat generasi muda bersemangat untuk mengatasinya. Bahan pelajaran yang baru yang banyak mengandung masalah yang perlu dipecahkan membuat generasi muda tertantang untuk mempelajarinya.

Cara Menulis bagian Isi Essay yang Baik

Adapun untuk langkah penyusunan dalam kepenulisan bagian isi esai yang baik, antara lain sebagai berikut;

Mulai Menulis Tubuh Esai

Pada langkah pertama yang dilakukan ialah dengan memulai dengan memilah poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian membuat beberapa subtema pembahasan agar lebih memudahkan pembaca untuk memahami maksud dari gagasan sebagai penulis selanjutnya.

Sehingga da;am hal inilah seorang penulis esai harus benar-benar mampu memberikan gagasan dan mengembangkan subtema yang telah kita buat.

Menjadikan Poin Penting

Dalam tahapan selanjutnya untuk kepenulisan esay yang baik ialah dengan menuliskan tubuh esai dengan mendahului memilih poin penting yang akan dibahas dengan membuat skematika (jalannya tulisan), kemudian membuat beberapa subtema penjelasan agar supaya pembaca lebih mudah mengerti maksud dari ide dari penulis, berikutnya tingkatkan subtema yang sudah dibuat sebelumnya

Membentuk paragraf yang Relevan dengan Pendahuluan

Tahapan yang terakhir dalam kepenulisan essay yang baik ialah dengan menuliskan bagian yang paragraf agar tidak menyimpang dengan pandahuluan esai. Hal ini agar terjadi keseimbangan atas singkronisasi dalam kepenulisan ilmiah yang dibuat.

Itulah tadi artikel yang bisa kami tuliskan pada semua pembaca. Tentang adanya  contoh bagian kepenulisan isi essay  yang baik dan cara menulisnya dengan benar. Semoga bisa memberikan edukasi bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Sebarkan ini:

Posting terkait:.

Contoh Tinjauan Pustaka

5 Contoh Tinjauan Pustaka Makalah, Proposal, Skripsi, Karya Ilmiah, Jurnal, dan Cara Menulisnya

Pengertian Regresi Linier Berganda

Pengertian Regresi Linier Berganda, Cara Menghitung, dan Contohnya

Pengertian Grafik

Pengertian Grafik, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

Gramedia Literasi

Memahami Pengertian, Struktur, Cara Menulis, dan Contoh Essay

contoh essay

Contoh Essay – Menulis essay, dalam lingkup ilmiah kerap dijadikan tugas bahasa Indonesia (untuk sekolah) atau tugas rutin dari dosen (untuk mahasiswa). Sedangkan dalam lingkup yang lebih luas, menulis essay menjadi salah satu cara untuk berkomunikasi dan bertukar pikiran mengenai suatu topik.

Essay juga dapat dimanfaatkan sebagai medium yang efektif untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kepada banyak orang. Sementara itu, penulis essay memiliki sebutan, yaitu esais. Seorang esais bisa memperoleh banyak manfaat selama proses penulisan essay. Khususnya dalam kemampuan menulis dan membaca.

Maka dari itu, essay bukan sekadar tugas yang harus diselesaikan demi mendapatkan nilai dari guru atau dosen. Mengapa demikian? Untuk menemukan jawabannya, simak penjelasan tentang essay di bawah ini.

Pengertian Essay

Ada banyak ahli yang menuliskan pengertian essay, seperti Wijayanti yang mengatakan bahwa esai merupakan karangan atau tulisan yang memuat argumen dan pandangan penulis mengenai suatu peristiwa di masyarakat.

Sedangkan menurut Widyamarta, essay merupakan usaha melahirkan pandangan tentang sebuah topik dengan bentuk yang pendek dan cara penuturan yang sebaik-baiknya. Dari dua pengertian ini bisa disimpulkan bahwa essay berhubungan erat dengan pengalaman pribadi penulisnya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Namun yang lebih menarik lagi, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, dalam buku Inilah Esai karya Muhidin M. Dahlan (Gus Muh) menyebut essay sebagai “Esai itu bukan puisi. Akan tetapi esai tidak diperkenankan untuk hadir tanpa rasa proteika. Esai bukan cerita pendek, bukan novel, bukan repertoar teater, namun esai diharuskan bercerita, diwajibkan mengekspresikan suasana, itupun cerita dan suasana harus merupakan kandungan yang implisit, tersirat, atau samar. Sebab kalau bukan, ia dituduh sebagai puisi atau cerita pendek atau novel atau repertoar teater”. Gus Muh sendiri menganggap essay sebagai gaya menulis yang “bukan-bukan”, artinya bukan puisi dan bukan juga karya ilmiah.

Terlepas dari pengertiannya, essay dianggap memiliki peran yang penting dalam mendorong pengembangan diri seorang pelajar, baik siswa maupun mahasiswa, karena dengan menulis essay penulisnya harus mengungkapkan pikiran serta alasannya dengan mengikuti kerangka yang tepat.

Dan untuk melakukan ini tentu saja dibutuhkan teknik menulis, kemauan tinggi, serta kualitas pemikiran yang baik. Dengan kata lain, essay merupakan usaha untuk mengumpulkan potongan-potongan ilmu yang didapatkan penulisnya selama belajar sehingga menjadi suatu bentuk yang utuh. Seperti yang dijelaskan oleh Agus Widayoko M.Pd.,Gr. dalam buku Menulis Artikel Ilmiah Dan Esai yang dia tulis tahun 2020 lalu.

https://www.gramedia.com/products/menulis-artikel-ilmiah-dan-esai?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Jadi, jelas ya, anggapan essay sebagai tugas yang harus diselesaikan demi mendapatkan nilai di sekolah atau kampus keliru adanya dan setiap orang yang sedang dalam proses belajar paling tidak harus mencoba membuat sebuah essay.

Alasannya, essay dapat membantu kamu belajar untuk mengeksplorasi sebuah topik atau isu dan menyampaikan penilaian pribadi terhadap topik tersebut. Selain itu, kamu juga belajar untuk merangkai argumen dengan dukungan yang didasarkan pada nalar dan bukti. Terakhir, kamu akan mengetahui bagaimana cara menghasilkan sebuah essay yang menarik.

Struktur Essay

contoh essay

Unsplash.com

Sepanjang atau sependek apapun sebuah essay, strukturnya hanya terdiri dari tiga bagian saja, yaitu pembuka/pendahuluan; Isi/inti; dan terakhir Kesimpulan. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai ketiga bagian tersebut:

Pembuka/Pendahuluan

Bagian pembuka bisa ditulis dalam dua paragraf pendek atau satu paragraf panjang. Di bagian ini kamu memberikan sedikit latar belakang, penggambaran situasi terbaru terkait topik yang akan dibahas, atau informasi menarik yang berhubungan dengan topiknya.

Yup , essay harus dibuat semenarik mungkin untuk membuat pembaca penasaran dan ingin melanjutkan membaca sampai habis. Karena itu, beberapa orang berpendapat bahwa bagian pembuka adalah bagian tersulit dari sebuah essay.

Untuk membuat pembuka yang menarik, kamu bisa menceritakan kepada pembaca apa argumen yang kamu miliki dan mengapa kamu yakin bahwa argumen tersebut benar atau tepat. Selain itu, coba mulai latar belakang dari penjelasan yang umum terlebih dulu lalu beranjak ke arah yang lebih sempit lagi.

Inti/Isi Essay

Bagian inti/isi essay memuat pengembangan ide utama yang disebutkan di bagian pembuka dengan cara menambahkan beberapa kalimat pendukung. Tentu saja, kalimat pendukung ini harus berisi informasi-informasi yang sesuai dengan topik utama. Di samping itu, usahakan bagian inti ditulis secara terstruktur dan logis.

Grameds bisa mengembangkan paragraf isi dengan beberapa cara seperti:

  • Memberikan contoh tentang topik yang dibahas
  • Menguraikan kejadian atau peristiwa yang berkaitan dengan topik utama secara kronologis
  • Menambahkan anekdot yang berhubungan dengan topik
  • Menguraikan istilah-istilah tertentu yang penting untuk diketahui pembaca dan masih relevan
  • Menganalisis penyebab atau asal-usul topik yang sedang dibicarakan
  • Menambahkan beberapa akibat atau konsekuensi yang berhubungan dengan topik
  • Mendeskripsikan fisik atau watak orang, barang, tempat, atau ucapan yang dibicarakan
  • Menggunakan kombinasi beberapa teknik di atas.

Singkatnya, tuliskan sebanyak mungkin pengetahuan atau informasi yang kamu miliki tentang topik yang sedang dibahas.

Kesimpulan adalah bagian yang berisi tentang ringkasan pembahasan atau penguatan tentang topik yang telah disebutkan di bagian pembuka dan inti. Tujuannya agar pembaca tahu bahwa mereka sudah berada di akhir esai. Oleh karena itu, beberapa penulis kerap menggunakan kata transisi seperti “singkatnya”, “akhirnya”, dan sebagainya di bagian ini.

Selain itu, pastikan kamu tidak menambahkan informasi yang baru dalam kesimpulan sebab akan membuat essay tidak utuh alias mengambang. Jika memang kamu memiliki informasi baru yang dianggap penting, sebaiknya tulis di bagian pembuka atau isi.

Cara Menulis Essay

contoh essay

Untuk menulis essay yang baik dan menarik, Grameds perlu berlatih terus menerus sampai menjadi terbiasa. Namun, sebagai permulaan, kamu bisa belajar menulis essay yang selesai dan memuat semua bagian-bagian yang harus ada. Caranya bisa kamu lihat di bawah ini:

1. Memilih Topik

Sama seperti menulis makalah, diary, atau tulisan lainnya, langkah pertama dalam menulis essay adalah memilih topik terlebih dulu. Kamu bisa memilih topik yang spesifik, dekat dengan kehidupan sehari-hari, atau sesuai dengan pengalamanmu sendiri agar terlihat menarik.

Setelah mendapatkan topiknya, luangkan waktu beberapa hari untuk membaca artikel, buku, blog, atau referensi lain yang dapat menambah pengetahuan kamu tentang topik tersebut. Usahakan agar kamu membaca sesuai kebutuhan. Artinya sumber yang dibaca harus bermanfaat untuk topik atau argumen milikmu dan dapat mendukung jawaban yang kamu siapkan.

Kamu bisa belajar cara memilih topik yang menarik dari Kang Maman melalui bukunya yang berjudul Aku Menulis Maka Aku Ada. Dalam buku ini Kang maman menjelaskan tentang pengalamannya sebagai penulis yang menghasilkan 24 buku dalam waktu 8 tahun. Dia juga membuka rahasia sederhana “ mengail 100 ide dalam sehari ”.

2. Mengumpulkan Materi

Saat membaca referensi kamu mungkin akan mendapatkan beberapa materi yang relevan dengan topik yang akan dibahas. Kumpulkan semua materi tersebut selengkap dan sejelas mungkin, jangan setengah-setengah. Bila perlu, cari data faktual tentang topiknya karena ini akan berguna untuk mendukung argumenmu.

Kamu bisa mengumpulkan materi dengan cara memfarase ulang dari pendapat-pendapat orang lain atau menggunakan rangkuman yang berisi poin-poin utama yang nantinya akan kamu kembangkan sendiri.

3. Membuat Outline atau Draft

Setelah menentukan topik dan mengumpulkan materi, kamu dapat melanjutkan ke tahap pembuatan outline atau draft. Tahap ini membantu kamu untuk memberikan gambaran umum dari essay yang akan dibuat serta poin-poin yang akan ditulis.

Grameds bisa menulis uraian dari argumen atau poin-poin yang sudah kamu siapkan di bagian sebelumnya. Tujuannya agar kamu bisa memilah informasi yang benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan.

Bila perlu, tambahkan contoh-contoh yang berhubungan dengan topik utama lalu pilih mana poin yang akan dibahas pertama kali, kedua, ketiga, dan seterusnya. Dengan cara ini, kamu akan mendapatkan rancangan kasar dari essay yang akan kamu buat.

4. Mulai Menulis Essay

Setelah membuat outline atau draft, langkah berikutnya adalah mulai menulis essay. Di bagian ini kamu akan “merajut” semua potongan informasi, bukti, data, atau contoh yang sudah dikumpulkan saat membuat outline.

Cara menulisnya bisa dimulai dari bagian pembuka/pendahuluan atau dimulai dari isi dulu. Jika kamu sudah mempunyai gambaran yang jelas tentang topik yang akan dibahas, sebaiknya mulai dari bagian pendahuluan terlebih dulu.

Sebaliknya, jika kamu belum memiliki gambaran yang jelas dan masih belum memahami topik secara utuh, sebaiknya mulai dari bagian isi. Dengan demikian, kamu dapat menulis pendahuluan yang tepat dan mendukung bagian isi, sehingga pembaca akan lebih mudah memahami argumen yang kamu tulis.

Jangan lupa, tulis kesimpulan dengan baik tanpa menambah informasi baru. Ini berarti, kesimpulan harus ditulis secara ringkas, padat, jelas, dan tidak bertele-tele.

5. Sunting Ulang Essay yang Sudah Ditulis

Jika semua bagian essay sudah kamu tulis, tinggalkan tulisan tersebut selama beberapa jam atau beberapa hari. Lupakan semua argumen, poin, dan informasi yang sudah kamu tulis. Setelah benar-benar lupa, baca ulang essay tersebut dari awal sampai akhir dengan cermat.

Dengan cara ini, kamu akan bisa menilai kualitas essay tersebut secara objektif dan menyeluruh. Kamu mungkin akan menemukan beberapa kalimat yang kurang pas, tidak menarik, atau kurang lengkap. Perbaiki semua kekurangan yang kamu temukan saat membaca ulang agar kamu mendapatkan hasil yang berkualitas baik.

Untuk membantu kamu membaca essay secara cermat, berikut ini ada beberapa pertanyaan yang bisa kamu tanyakan pada diri sendiri:

  • Apakah essay yang saya tulis sudah lengkap semua bagian-bagiannya?
  • Apakah setiap paragraf dan argumen berhubungan satu sama lain dan relevan?
  • Apakah argumen-argumen saya seimbang?
  • Apakah contoh dan data yang ada sudah relevan dengan topik dan gagasan utama?

Contoh Essay

Agar Grameds semakin memahami essay, berikut ini beberapa contoh essay yang diambil dari buku-buku antologi esai yang bisa kamu jadikan referensi:

contoh essay

Sumber: Dikuasai Kata-kata: Kumpulan Esai Bahasa

https://www.gramedia.com/products/dikuasai-kata-kata?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Sumber: narasi.tv

contoh essay

Sumber: jawapos.com

Itulah beberapa contoh essay yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Dengan pembahasan tentang contoh essay itu, maka berakhir sudah pembahasan essay yang ada di dalam artikel ini. Semoga pembahasan dalam artikel ini bisa bermanfaat untuk Grameds.

Jika ingin mencari buku-buku tentang essay kamu bisa menemukannya di Gramedia.com . Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha memberikan yang terbaik! Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca . Semoga bermanfaat ya!

Penulis: Gilang

Buku Terkait Sejarah Indonesia

  • Buku Ensiklopedia
  • Buku Geografi
  • Buku  Obat Tradisional
  • Buku Sastra Indonesia
  • Buku Sejarah Indonesia
  • Buku Sejarah & Peradaban Agama Islam
  • Buku Sosiologi

Materi Terkait Sejarah Indonesia

  • Analisis Komparatif
  • Cara Membuat Abstrak
  • Cara Menentukan Judul Skripsi
  • Contoh Kata Pengantar Skripsi
  • Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi
  • Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
  • Identifikasi Masalah
  • Metode Komparatif
  • Pengertian Identifikasi
  • Karya Ilmiah Populer
  • Langkah Mempersiapkan Wawancara
  • Contoh Outline Skripsi
  • Laporan Teks Percobaan
  • Objek Penelitian
  • Penelitian Deskriptif
  • Penelitian Komparatif
  • Perbedaan Artikel dan Jurnal
  • Studi Kasus
  • Studi Pustaka
  • Variabel Penelitian

You may also like

essay berisi apa saja

Mengenal Perbedaan Artikel dan Jurnal, Mahasiswa Harus...

essay berisi apa saja

Mengenal Struktur Teks Editorial dan Kaidahnya

essay berisi apa saja

Memahami Pengertian Urgensi dan Jenis-Jenisnya

Huruf Konsonan

Mengenal Huruf Konsonan dan Perbedaan dengan Huruf...

About the author.

' src=

Nanda Akbar Gumilang

StudioBelajar.com

  • APLIKASI BELAJAR
  • Matematika SMA
  • Bahasa Indonesia SMA
  • Bahasa Inggris
  • Ekonomi SMA

Pengertian Esai

Esai adalah tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilainya (Dalman, 2011). Esai merupakan karangan atau bentuk tulisan lebih dari satu paragraf . Esai menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan, berupa fakta atau pengalaman. Esai juga berisi pendapat atau pandangan penulis tentang hal yang dibicarakan, sehingga bersifat argumentasi dan subjektif (Wijayanti dkk, 2012).

Esai merupakan salah satu karya tulis ilmiah , yaitu hasil rangkaian fakta berupa hasil pemikiran, gagasan peristiwa, gejala, dan pendapat. Esai disusun secara sistematis, setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual, dan prosedural.

Struktur Esai

Struktur Esai terdiri atas tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.

1. Pendahuluan

Bagian ini berisi pernyataan umum tetang topik yang akan dibahas dan latar belakang. Topik adalah pokok pembicaraan.  Syarat dalam pemilihan topik di antaranya menarik minat penulis, diketahui dan dikuasai oleh penulis, cukup sempit dan terbatas, serta tidak terlalu baru atau kontroversial.

Pendahuluan juga terdiri atas beberapa kalimat atau pernyataan umum dan kalimat tesis atau ide pokok esai. Tesis dan topik bukanlah judul. Jika topik dan tesis dirumuskan di awal proses penulisan, sebaliknya perumusan judul dilakukan setelah seluruh karangan selesai. Setelah topik dirumuskan, penulis dapat dengan mudah menyusun kerangka tulisan dengan kalimat tesis.

Kerangka tulisan adalah suatu rencana kerja yang memuat garis besar suatu tulisan yang akan digarap. Kerangka tulisan bemanfaat sebagai alat kontrol dalam menulis, yaitu mengarahkan penulis untuk memilih data yang sesuai dengan tujuan penulisan. Manfaat lain kerangka tulisan adalah

  • tulisan dapat disusun secara teratur,
  • tulisan tidak mengalami pengulangan, data, kasus, atau rujukan dapat dengan mudah dicari, dan
  • memudahkan pembaca dalam melihat wujud, gagasan, struktur, serta nilai umum tulisan tersebut.

2. Paragraf isi

Bagian isi berisi uraian pernyataan yang disampaikan pada paragraf pendahuluan. Paragraf isi juga membahas topik atau subtopik yang sudah dinyatakan dalam tesis. Teknik penulisan paragraf isi di antaranya:

  • memberikan contoh atau ilustrasi,
  • menguraikan secara kronologis suatu kejadian,
  • mendefinisikan istilah yang berkaitan,
  • membandingkan atau mengontraskan,
  • menganalisis atau mencari sebab akibat,
  • menguraikan akibat atau konsekuensi,
  • menerapkan bagaimana cara kerja atau fungsi, dan
  • melukiskan fisik atau watak orang, tempat, barang, atau tindakan yang dibicarakan.

3. Paragraf penutup

Paragraf ini berisi simpulan atau ringkasan dari hal-hal penting yang telah dikemukakan. Unsur bagian penutup esai yaitu kesimpulan, saran, dan daftar pustaka atau referensi. Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis kesimpulan adalah:

  • jangan mengulang uraian yang terdapat di bagian hasil analisis
  • jangan memasukkan hal-hal baru yang memerlukan ulasan lebih lanjut
  • jangan memasukkan bagian dari kerangka teori.

Cara membuat Esai

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menulis esai, yaitu sebagai berikut.

  • Menyeleksi gagasan dan menulis pengantar (kalimat topik). Setelah mengumpulkan gagasan atau fakta, kamu perlu memikirkan bagaimana mengaitkan gagasan atau fakta tersebut dengan topik. Jika kamu telah menentukan gagasan utama, tulislah kalimat pengantar yang dapat mempresentasaikan gagasan tersebut dengan jelas dan menarik. Paragraf tersebut harus memuat pernyataan dua bagian yaitu pernyataan umum dan penyataan tesis.
  • Pernyataan umum merupakan perkenalan akan topik esai dan menyertakan lata belakang informasi tentang topik tersebut.
  • Pernyataan tesis merupakan gagasan pengontrol yang memuat inti topik yang akan dibahas.
  • Setiap paragraf harus fokus pada kalimat topik dan memiliki transisi logis yang memungkinkan pembaca memahami hubungan antarkalimat.
  • Uraikan alasan dan contoh yang spesifik dan konkret agar dapat meyakinkan.
  • Jika paragraf pendukung sudah dilengkapi, tentukan bagaimana kesimpulannya.

Langkah yang dapat dilakukan dalam menyusun esai adalah sebagai berikut.

  • Menentukan topik dan melakukan penelitian mengenai topik yang dipilih.
  • Membuat kerangka tulisan sebagai gambaran keseluruhan esai.
  • Mencari dan mencatat referensi yang berkaitan dengan topik.
  • Menyusun ide dan menulis esai.
  • Menulis kesimpulan berdasarkan isi esai.
  • Membaca ulang dan memperbaiki apabila dirasa ada yang kurang tepat.
  • Menyusun referensi yang digunakan.

Contoh Esai

Kesenian Tradisi Sumatera Barat

contoh esai tentang kesenian

Sumber gambar: wikipedia.org

Mayoritas penduduk Sumatera Barat adalah suku bangsa Minangkabau, yang terdiri atas delapan kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Agam, Lima Puluh Kota, Solok, Sawah Lunto/Sijunjung, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman. Dari setiap tempat tersebut memiliki kebudayaan dan kesenian yang beragam. Kekayaan budaya Sumatera Barat tersebut meliputi tarian tradisional, makanan khas, alat musik tradisional, rumah adat, pakaian adat, keragaman suku, perayaan adat, lagu tradisional, permainan rakyat dan sebagainya.

Tari rakyat adalah seni tari yang lahir dan berkembang di tengah rakyat, bersifat sederhana, spontan, dan akrab serta mudah menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi masyarakat. Pertumbuhan seni Minangkabau merupakan bagian dari permainan rakyat yang lahir di waktu senggang karena duduak bapamainan, tegak bapatintang. Oleh sebab itu, fungsi tari pada permulaannya adalah sebagai perintang hati atau sebagai hiburan. Namun, sesuai dengan perkembangannya, di antara tari itu ada yang menggambarkan penghormatan kepada tamu seperti tari gelombang, tari tan bentan yang menggambarkan kepahlawanan putra minang di zaman lampau, dan tari tupai jenjang yang berisikan ajaran tentang moral tingkah laku, maka tari di Minangkabau bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sosial dan komunikatif.

Tari tradisonal telah berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian masyarakatnya. Dahulu tari-tarian ini hanya digunakan untuk sebuah ritual penting dalam masyarakat akan tetapi saat ini tarian tersebut menjadi sebuah penampilan di setiap acara, baik itu pernikahan, perayaan adat, sunatan, dan lain sebagainya. Tari-tari tersebut juga diajarkan di sekolah-sekolah atau komunitas agar tetap dilestarikan oleh anak-anak sebagai penerus.

Kemudian, seni teater di Minangkabau atau randai pada perkembangannya merupakan suatu bentuk seni perpaduan antara berbagai jenis kesenian rakyat yang ada di Minangkabau. Di dalamnya terdapat unsur sastra, tari, pencak silat, dendang, dan drama bahkan juga lelucon. Randai dilaksanakan da­lam bentuk teater arena. Randai dilakukan dengan membentuk lingkaran, lalu melangkah kecil-kecil secara perlahan, sambil menyampaikan cerita lewat nyanyian secara bergantian. Cerita randai bia­sanya diambil dari kenyataan hidup di tengah masyarakat. Fungsinya sebagai seni per­tunjukan untuk hiburan; sebagai penyampai pesan, nasihat, dan pendidikan. Semua gerakan randai ditun­tun oleh aba-aba salah seorang di antaranya, disebut janang.

Tari-tarian dan randai merupakan kesenian tradisi Sumatera Barat yang sangat khas. Kesenian tersebut merupakan kesenian rakyat atau tumbuh di dalam masyarakat dengan tujuan sebagai hiburan dan mendidik. Kehadiran tari-tarian dan randai dalam upacara-upacara dan pesta rakyat selain mempererat rasa ketradisian juga memberi kesempurnaan terhadap adat istiadat Minangkabau itu sendiri. Kuat dan lemahnya lembaga adat Minangkabau menentukan bangkit dan tenggelamnya kesenian tersebut.

Saat ini, sudah sangat jarang ditemukan adanya penampilan tari-tarian dan randai dalam suatu acara, salah satu penyebabnya adalah kurangnya sumber daya. Tari-tarian dan randai menjadi hal yang asing bagi pemuda-pemudi Minangkabau, hal ini karena berge­sernya orientasi kesenian atau kegemaran dari generasi tersebut. Oleh sebab itu, kesenian ini harus dilestarikan kembali dan dikenalkan kepada seluruh masyarakat di Indonesia dan luar, bahwa Sumatera Barat memiliki sebuah kesenian yang sangat menarik.

Samah, Arby dkk.1983.Tari Rakyat Daerah Minangkabau; dan kaitannya dengan berbagai    jenis kesenian tradisional lainnya di Sumatera Barat. Padang: Poyek Perkembangan        Kesenian Sumatera Barat

Artikel: Esai – Pengertian, Struktur, Cara Membuat, & Contoh Kontributor: Nidia Rahma, S.Hum. Alumni Sastra Indonesia FIB UI

Materi StudioBelajar.com lainnya:

  • Contoh Teks Prosedur
  • Contoh Kata Pengantar Makalah
  • Struktur Teks Eksposisi

Response (1)

' src=

terima kasih sebanyak-banyaknya

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

Cari Bahan Belajar

Kategori pelajaran:, artikel terbaru:.

  • berikut ini merupakan pernyataan yang pendidik sebaiknya pahami kecuali?
  • satuan informasi terkecil yang dikenal dalam komunikasi data adalah?
  • berikut ini yang bukan merupakan struktur penyusun bumi adalah?
  • keberagaman suku yang ada di indonesia harus dimaknai sebagai?
  • peristiwa sejarah disebut sebagai suatu peristiwa yang abadi karena?

Logo Deepublish

  • Profil Usaha
  • Daftar Menerbitkan Buku
  • Kirim Naskah
  • Cek Progess Buku
  • Cek Royalti Buku
  • Kerjasama Net Promoter
  • Jasa Parafrase
  • Jasa Pengurusan HAKI
  • Konsultasi Menulis
  • Kerjasama Workshop
  • Program Reseller
  • Promo Khusus Penulis Deepublish
  • Dasar Menulis
  • Cara Menerbitkan Buku
  • Memasarkan Buku
  • Teknik Menulis
  • Writing Advice
  • Writing Tools
  • (NEW 2024) Kunci Sukses Publikasi
  • (NEW 2024) Menulis dengan Etika untuk Hindari Plagiarisme
  • (PREMIUM) Cara Praktis Menulis Buku
  • (NEW) Sukses Menulis Buku Referensi
  • (NEW) Panduan Ringkas Menulis Buku Monograf
  • Panduan Menulis Buku Ajar (Versi Cepat Paham)
  • Rahasia Menulis Buku Ajar
  • Self Publishing
  • Pedoman Menulis Buku Tanpa Plagiarisme

logo deepublish

Home » Esai: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh Lengkap

Esai: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh Lengkap

  • Maret 10, 2023
  • One Comment

esai

Esai. Anda pasti pernah membaca artikel-artikel di internet, surat kabar, atau majalah tapi tidak tahu itu termasuk artikel apa? Pernahkah kamu mengira bahwa artikel tersebut adalah esai? Apakah kamu tahu tentang esai? Kalau kalian sudah tahu, tapi kurang penjelasan tentang esai, Nah, kali ini akan membahas mengenai pengertian esai, ciri-ciri, struktur, dan contohnya, simak sampai selesai ya!

Pengertian Esai Menurut Ahli

Pengertian esai menurut para ahli bisa kamu pahami penjelasannya seperti di bawah ini.

1. Parlindungan Pardede (2010)

Secara etimologis, kata esai berasal dari verba Prancis yang diadopsi dari kata Essayer, berarti mencoba, sedangkan dalam bahasa Inggris essay memiliki arti ‘upaya” atau “percobaan”. Berdasarkan penelusuran etimologis di atas, dapat dikatakan bahwa esai adalah sebuah upaya seorang penulis untuk mengungkapkan pikiran atau gagasannya dalam bahasa tertulis.

2. Rahayu (2007)

Esai adalah bentuk tulisan yang membahas sebuah permasalahan yang berawal dari penyajian masalah, sampai dengan pendapat pribadi penulis berdasarkan teori dan fakta di lapangan. Penyelesaian masalah dalam jenis tulisan ini memaparkan data dan informasi untuk diambil simpulan, dan unsur-unsur pembangunnya disusun secara urut, lengkap, dan utuh.

3. Wijayanti, dkk (2012)

Esai merupakan suatu karangan yang berbentuk tulisan, berisi lebih dari satu paragraf. Jenis tulisan ini berisi pendapat atau pandangan penulis mengenai suatu permasalahan tertentu yang bersifat subjektif dan argumentatif.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Esai adalah suatu karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulis.

Esai adalah suatu uraian atau karangan pendek yang membahas mengenai permasalahan yang menarik perhatian untuk dipelajari atau diselidiki. Pada jenis tulisan ini, pengarang mengutarakan gagasan, pikiran, cita-cita, dan sikap mengenai permasalahan tersebut.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, esai adalah suatu karya terulis yang membahas mengenai suatu permasalah berdasarkan pandangan pribadi penulis. Secara umum, di dalam jenis tulisan ini menyajikan ide, argumen, ungkapan emosional, dan memancing suatu perdebatan atau diskusi pada para pembaca. 

Jenis tulisan ini merupakan alat yang digunakan oleh penulis untuk mengungkapkan gagasannya secara personal, sehingga bersifat subjektif dan argumentatif. jenis tulisan ini bisa terdiri atas 500 sampai dengan 5000 kata, bahkan lebih. Namun, pada umumnya dalam jenis tulisan ini terdapat 1000 sampai dengan 3000 kata. Sejumlah kata tersebut cukup memberikan penulis untuk mengekspresikan gagasannya mengenai suatu hal tertentu.

Topik atau tema dalam jenis tulisan ini tidak terbatas pada satu bidang saja, akan tetapi bisa berdasarkan berbagai bidang ilmu tertentu, misalnya tentang pendidikan, kesehatan, politik, dan sebagainya. Pada tema-tema tersebut biasanya penulis mengutarakan fakta-fakta terlebih dahulu, kemudian penulis memaparkan pendapatnya secara pribadi dengan bahasa-bahasa yang mudah dipahami pembaca.

Setelah mempelajari tentang definisi-definisi dari jenis tulisan, selanjutnya kita akan mempelajari tentang apa saja ciri-ciri jenis tulisan ini. 

Baca Juga: 7 Cara Praktis Menulis Esai Tanpa Ribet

Ciri-ciri Esai

Suatu karya atau karangan bisa dikatakan sebagai sebuah esai jika memiliki ciri-ciri pada umumnya seperti di bawah ini.

Ciri-ciri yang pertama yaitu singkat, maksudnya adalah isinya tidak panjang dan dapat dibaca dalam waktu yang singkat atau tidak banyak membutuhkan banyak waktu untuk membacanya.

2. Personal

Ciri-ciri yang kedua adalah esai bersifat personal, maksudnya adalah pada jenis tulisan ini terdapat gagasan penulis mengenai sikap, pandangan, dan argumentasi secara subjektif yang dipaparkan dalam jenis tulisan ini.

3. Gaya pembeda

Ciri-ciri yang ketiga adalah adanya gaya pembeda, maksudnya adalah setiap esai akan berbeda dengan jenis tulisan ini yang lain berdasarkan gaya pembeda dari penulisnya. Selain itu, setiap penulis akan berusaha membedakan tulisannya dengan penulis yang lain dengan ciri khasnya masing-masing, bisa berupa gaya bahasanya atau pilihan katanya.

4. Kebutuhan penulisan

Ciri-ciri keempat adalah menyesuaikan kebutuhan penulisan, maksudnya adalah suatu esai tersebut akan memenuhi persyaratan penulisan, yaitu dimulai dari pendahuluan dan diakhiri dengan simpulan dan penutup secara logis dan runtut.

5. Tidak selalu utuh

Ciri-ciri yang kelima adalah tidak selalu utuh, maksudnya adalah pada jenis tulisan ini tersebut hanya membahas poin-poin yang penting saja atau pembahasan detail mengenai suatu hal tertentu, sehingga tidak semua aspek dibahas dalam sebuah jenis tulisan ini.

6. Berbentuk prosa

Ciri-ciri yang keenam adalah berbentuk prosa, maksudnya adalah esai atau karangan tersebut bersifat naratif dalam penjelasannya, sehingga dalam jenis tulisan iniitu penjelasannya dengan narasi-narasi atau berkaitan dengan pemberian informasi tertentu yang diungkapkan oleh penulis.

Baca Juga: Tips Menulis Karya Ilmiah Agar Cepat Selesai

Tujuan Esai

Seperti teks pada umumnya, esai memiliki tujuan yang akan dicapai. Tujuan dari esai adalah membuat pembaca dapat melihat sudut pandang yang berbeda mengenai suatu permasalahan. Permasalahan pada jenis tulisan ini tidak serta merta dibahas secara subjektif dengan pandangan penulis pribadi, akan tetapi tetap berdasarkan fakta dan data yang valid, sehingga jenis tulisan ini tersebut bisa dipercaya validitasnya. 

Selain berdasarkan data dan fakta, narasi dalam sebuah jenis tulisan ini haruslah logis dan dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca. Logis di sini maksudnya didukung dengan kalimat-kalimat efektif dan sederhana. Maka dari itu, esai tidak hanya sebatas tulisan atau karangan berupa opini penulis, akan tetapi membahas suatu hal atau permasalahan berdasarkan data dan fakta yang ada.

Jenis-jenis Esai

Esai memiliki beberapa jenisnya, pada bab ini, kita akan membahas mengenai 6 jenis dari esai. Penjelasannya seperti di bawah ini, simak ya!

1. Esai Deskriptif

Esai deskriptif adalah esai yang membahas mengenai deskripsi suatu subjek atau suatu hal dengan menggunakan lima indera. Maksudnya adalah pada jenis tulisan ini ini penulis mendeskripsikan suatu topik secara lengkap. Poin terpenting dalam jenis tulisan ini adalah tergantung pada detail-detail dan paragraf yang disusun oleh penulis, sehingga membuat pembaca lebih mudah untuk memahaminya.

2. Esai Kritik

Esai kritik adalah esai yang membahas mengenai suatu hal berkaitan dengan karya, misalnya pada karya sastra, seni, musik dan sebagainya. Pada jenis tulisan ini berfokus pada tujuan penulis untuk membuat masyarakat sadar dan membuka mata dengan adanya suatu karya tersebut, sehingga penting untuk dipelajari untuk masyarakat umum. Salah satu bentuk jenis tulisan ini kritik dalam kesusastraan disebut dengan kritik sastra.

3. Esai Cukilan Watak

Esai cukilan watak adalah esai yang membahas mengenai cerita atau pengalam seseorang yang dicurahkan pada pembaca. Jenis tulisan inisendiri memiliki tujuan untuk menayangkan atau menyajikan kepribadian atau sikap seseorang supaya dapat dicontoh atau dapat diambil pelajaran atau manfaatnya. Pada jenis tulisan ini cukilan watak ini, penulis menceritakan seseorang, bukan dirinya sendiri, sehingga berbeda dengan jenis tulisan ini.

4. Esai Tajuk

Esai tajuk adalah esai yang membahas tentang suatu topik yang sedang hangat terjadi di masyarakat. Jenis tulisan ini dapat ditemukan pada surat kabar atau majalah. Selain membahas topik yang hangat, jenis tulisan ini bertujuan untuk mengungkapkan opini dari surat kabar tersebut pada pembaca, sehingga dapat membentuk opini pembaca. Padajenis tulisan ini di surat kabar atau majalah, tidak selalu harus menyertakan nama dalam penulisannya. 

5. Esai Reflektif

Esai reflektif adalah esai yang ditulis dengan penuh kesungguhan dari penulis dan diutarakan dengan bahasa yang formal, penuh hati-hati, dan amat mendalam, sehingga jenis tulisan ini tersebut dapat dikatakan sebagai jenis tulisan yang serius. Jenis tulisan ini biasanya berkaitan dengan topik-topik tentang politik, pendidikan, dan sebagainya. Jenis tulisan ini ini ditujukan pada para akademisi atau cendekiawan yang mempunyai latar belakang dan bidang yang berkaitan.

6. Esai Pribadi

Esai pribadi adalah esai yang ditulis berdasarkan pribadi penulis, sehingga banyak menceritakan pandangan, sikap, dan pengalaman penulis secara langsung. Jenis tulisan ini hampir mirip dengan jenis tulisan ini cukilan watak, yang membedakan adalah siapa yang dibahas dalam jenis tulisan ini. 

Baca Juga: Mau Menulis Pendahuluan Esai Lebih Mudah? Kuasai 4 Tips Berikut ini

Mau menulis buku? Anda wajib punya panduan ini GRATIS ! Ebook Panduan Menulis Buku [PREMIUM]

Struktur Esai

Struktur jenis tulisan ini yang baik ada tiga unsur, yaitu ada pendahuluan, isi atau pembahasan, dan simpulan atau penutup. Ketiga unsur tersebut bisa dipelajari di bawah ini.

1. Pendahuluan

Bagian pendahuluan dalam jenis tulisan ini berisi mengenai pernyataan-pernyataan secara umum yang akan dibahas. Selain itu, pada bagian ini juga membahas mengenai latar belakang atau alasan jenis tulisan ini membahas mengenai suatu topik tersebut. Pada pendahuluan juga memuat mengenai pengantar yang akan mengarahkan pembaca pada topik atau permasalahan yang akan dibahas. 

2. Isi/Pembahasan

Bagian pembahasan atau isi ini berisi inti dari permasalahan yang diungkapkan oleh penulis berdasarkan pandangannya. Namun, pada bagian ini berisi data dan fakta yang dirinci oleh penulis kemudian ia mengungkapkan pendapat pribadinya secara logis dan terstruktur. Isi dari pembahasan ini adalah menjelaskan topik-topik yang telah diutarakan di pendahuluan dengan lebih detail.

3. Simpulan/Penutup

Bagian simpulan atau penutup ini berisi mengenai rangkuman atau ringkasan berdasarkan pembahasan di awal yaitu pendahuluan dan pembahasan. Pada akhir ini, penulis mengungkapkan rangkuman pokok-pokok topik yang telah dipaparkan oleh penulis. Hal terpenting pada simpulan atau penutup adalah haruslah berkaitan dengan topik permasalahan yang dibahas, tidak melebar atau malah membahas topik lain.

Bahasa dalam Esai

Esai ditulis dengan memperhatikan tata bahasa. Bahasa-bahasa yang digunakan pada jenis tulisan ini secara umum hampir sama dengan penulisan karya ilmiah. Penjelasannya seperti di bawah ini.

Bahasa dalam jenis tulisan ini haruslah logis, maksudnya adalah kalimat atau paragraf yang ada pada jenis tulisan ini tersebut dijelaskan dan dapat diterima oleh akal atau rasional, sehingga pembaca tidak kesulitan dalam memahaminya. 

Bahasa dalam jenis tulisan ini harus baku, maksudnya adalah bahasa yang digunakan dalam jenis tulisan ini harus memperhatikan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

Bahasa dalam jenis tulisan ini harus runtut, maksudnya adalah kalimat atau paragraf pada jenis tulisan ini tersebut harus disusun secara runtut dan terstruktur, sehingga alur pikiran pembaca tidak rancu dalam memahami tulisan tersebut.

Bahasa dalam jenis tulisan ini harus ringkas, maksudnya kalimat atau paragraf dalam jenis tulisan ini tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penulis, agar tidak berlebihan atau mubazir.

5. Denotatif

Bahasa dalam jenis tulisan ini itu denotatif, maksudnya adalah pilihan kata dalam jenis tulisan ini tersebut menunjukkan makna yang sesungguhnya, tidak bermakna konotasi, sehingga pembaca langsung bisa memahami tulisan tersebut dengan cermat.

Langkah Pembuatan Esai

Ada beberapa langkah yang wajib diperhatikan dalam membuat sebuah jenis tulisan ini. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

1. Menentukan tema atau topik bahasan

Pertama, yaitu menentukan topik bahasan atau tema yang khusus supaya pembahasan lebih spesifik, menarik, dan mendalam. 

2. Membuat kerangka atau garis besar ide ( Outline)

Kedua, yaitu membuat kerangka atau poin-poin yang akan ditulis dengan memperhatikan topik yang akan dibahas. Kerangka ini nantinya akan mendasari pada jenis tulisan ini, sehingga poin-poin dalam kerangka ini harus sangat diperhatikan oleh penulis.

3. Menentukan materi dan referensi

Ketiga, yaitu menentukan materi apa saja yang akan dimasukkan pada jenis tulisan ini, sehingga pembahasan tetap pada topik bahasan. Lalu, mengambil referensi-referensi yang valid supaya dapat mendukung argumen supaya dapat membuat opini penulis menjadi kuat.

4. Menguraikan isi

Keempat, menguraikan isi. Menguraikan isi materi maksudnya adalah menjelaskan atau menjabarkan materi-materi topik bahasan pada kerangka ( outline) dengan kalimat sendiri, sehingga akan muncul opini dalam jenis tulisan ini tersebut.  

5. Menulis pendahuluan

Kelima yaitu menuliskan pendahuluan. Pada pendahuluan haruslah mengutarakan atau memaparkan alasan yang jelas mengenai topik tersebut kenapa penting untuk dibahas dan latar belakang topik tersebut seperti apa, supaya dapat membangun jenis tulisan ini tersebut menjadi lebih matang.

6. Menuliskan rangkuman atau simpulan

Keenam, menulis rangkuman atau simpulan. Simpulan pada esai tersebut haruslah berkaitan dengan topik-topik yang dibahas di awal, sehingga pembaca dapat menangkap maksud dan opini penulis tersebut secara jelas. Baca Juga: 15+ Cara Mulai Menulis, Mudah Banget!

Mau menulis tapi waktu Anda terbatas?

Gunakan saja layanan parafrase konversi.

Cukup siapkan naskah penelitian (skripsi, tesis, disertasi, artikel ilmiah atau naskah lainnya), kami akan mengonversikan jadi buku yang berpeluang memperoleh nomor ISBN!

Salmaa

Satu tanggapan untuk “Esai: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh Lengkap”

terimakasih banyak atas ilmu yang diberikan ini sangat bermanfaat untuk saya dalam membuat essay lomba 🙂

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

logo deepublish

Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, pernah meraih penghargaan sebagai Penerbit Terbaik pada Tahun 2017 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI).

Kritik/Saran Pelayanan  : 0811-  2846 – 130

  • Menerbitkan Buku
  • Pengadaan Buku
  • Reseller Buku
  • Mitra Net Promoter

Alamat Kantor

Jl.Rajawali G. Elang 6 No 3 RT/RW 005/033, Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I Yogyakarta 55581

Telp/Fax kantor : (0274) 283-6082

E1 Marketing : [email protected] E2 Marketing : [email protected]

promo gandengan, diskon menerbitkan buku, diskon biaya cetak up to 30%

dunia dosen

Home » Informasi » Esai: Definisi, Ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh yang Benar

Esai: Definisi, Ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh yang Benar

  • April 17, 2023
  • No Comments
  • 49,124 views

esai

Pernah menyusun esai atau essay ? Mungkin, kamu malah belum tahu istilah satu ini sehingga masih terdengar asing? Lalu apa sebenarnya definisi esai?

Esai (Essay) adalah salah satu jenis tulisan yang digunakan untuk memaparkan kejadian atau peristiwa tertentu di masyarakat. Namun, definisi dari karya tulis ini berbeda-beda, sebab ada beberapa pakar atau ahli yang menyampaikan pendapat. 

Materi mengenai jenis karya tulis ini pada dasarnya sudah didapatkan sejak duduk di bangku SMA pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Kemudian saat memasuki jenjang perkuliahan, dan mendapatkan mata kuliah bahasa Indonesia. Dijamin akan mendapatkan materinya lagi sehingga bisa lebih matang. 

Umumnya dosen akan meminta mahasiswa untuk memahami suatu essay atau bisa juga meminta mahasiswa menyusunnya kemudian dikumpulkan. Jenis karangan ini sendiri memang lebih familiar di telinga para akademisi. 

Namun bisa jadi tanpa sadar kamu juga sudah membacanya atau malah sudah menulisnya untuk suatu keperluan,seperti memenuhi tugas kuliah dari dosen tadi. Apapun itu, memang perlu diakui bahwa esai adalah jenis karangan atau tulisan yang penting dan menarik untuk dipahami. Simak penjelasannya di bawah ini. 

Baca Juga: Ingin Disertasi Cepat Selesai? Lakukan 5 Persiapan Penting Ini

Apa Itu Esai? 

Hal pertama yang perlu diketahui dan dipahami dari essay ini adalah pengertian dari esai. Karya tulis ilmia satu ini kemudian didefinisikan secara berbeda oleh beberapa pakar, seperti 

Menurut Dalman (2011), essay adalah sebuah tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilai oleh penulis tersebut. 

b. Wijayanti 

Menurut Wijayanti (2012), definisi essay adalah sebagai suatu tulisan yang menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan, berupa fakta dan bisa juga pengalaman. 

Selain itu juga berisi pendapat atau pandangan pribadi penulis tentang hal yang sedang dibicarakan. Sehingga bisa berisi argumen dari penulis tersebut. dengan kata lain, essay kemudian bersifat argumentasi dan subjektif. 

Sementara itu, untuk definisi secara umum sendiri esai bisa diartikan sebagai salah satu karya tulis ilmiah yang menyampaikan hasil rangkaian fakta berupa hasil pemikiran, gagasan peristiwa, gejala, dan juga pendapat. 

Sebagai salah satu jenis karya tulis ilmiah, praktis karya tulis satu ini memiliki sistematika penulisan yang khas atau sudah ditentukan sejak awal. Sehingga penyusunannya kemudian mengikuti sistematika yang berlaku. Selain itu proses penyusunannya pun direncanakan secara terkendali, konseptual, dan juga prosedural. 

Ciri-Ciri Esai

Karya ilmiah satu ini kemudian memiliki sejumlah ciri-ciri yang sifatnya tentu khas dan membuatnya bisa dibedakan dengan karya tulis ilmiah lainnya. Ciri-ciri esai antara lain: 

1. Bentuk Berupa Prosa

Ciri yang pertama adalah memiliki bentuk prosa yang artinya di dalam tulisan ilmiah ini disampaikan pada adanya dengan bentuk komunikasi biasa. Sehingga tidak akan dijumpai essay dengan bahasa dan ungkapan yang sifatnya figuratif. 

Baca Juga: Merasa Lelah Menyusun Jurnal Ilmiah? Kenali 5 Manfaatnya Disini agar Lebih Semangat Menyelesaikannya

2. Memiliki Gaya yang Khas

Penulis dari jenis karya tulis ilmiah ini biasanya memiliki gaya pembeda atau gaya penyampaian yang sifatnya khas. Gaya khas inilah yang kemudian membedakan essay hasil tulisan satu penulis dengan penulis lainnya. Namun, hal ini dapat terbentuk alami karena penulisannya sendiri dalam bentuk prosa. 

3. Bentuk Isi Tidak Utuh 

Pada saat menyusun essay , seorang penulis akan fokus pada hal-hal penting dan dianggap menarik dari suatu objek maupun subjek. Hal ini kemudian membuat essay memiliki bentuk isi tidak utuh. Sebab hanya memaparkan bagian yang dianggap oleh penulis penting dan menarik tadi, sehingga tidak menulis secara keseluruhan. 

4. Tetap Memenuhi Kriteria Penulisan, 

Meskipun di dalam penulisan karya ilmiah ini tidak memaparkan detail objek dan subjek tulisan. Namun tetap memenuhi kriteria penulisan yang sudah ditetapkan dan berhubungan dengan kaidah struktur penulisan. Sehingga terdapat pendahuluan, pengembangan isi, dan juga bagian akhir (pengakhiran). 

5. Singkat 

Ciri berikutnya dari esai adalah singkat, karena memang hanya terdiri dari satu atau beberapa lembar bahkan kebanyakan satu lembar saja. Sehingga membuat tulisan ilmiah ini bisa dengan cepat dibaca sampai tuntas. Pembaca pun tidak perlu meluangkan banyak waktu untuk memahami isi essay tersebut. 

6. Memiliki Ciri Personal 

Ciri terakhir dari tulisan ilmiah ini adalah memiliki ciri personal atau ciri pribadi dari penulisnya. Maksudnya adalah memiliki ciri khas dari masing-masing penulis, sebab memang isinya sendiri sesuai dengan pandangan, sikap, pemikiran, dan juga dugaan dan pendirian penulis tersebut. 

Setiap essay kemudian akan memenuhi ciri-ciri yang telah disebutkan diatas, sehingga membuatnya khas dan bisa dibedakan dengan tulisan ilmiah lainnya. Memahami ciri-ciri tersebut juga membantu calon penulisnya untuk memahami bagaimana menulis essay dengan baik dan benar, sehingga memenuhi kaidah dan ciri-ciri diatas. 

Jenis-Jenis Esai

Pembahasan berikutnya adalah mengenai jenis. Jadi ketika membahas mengenai essay yang merupakan tulisan ilmiah, ternyata akan dijumpai beberapa jenis dari tulisan satu ini. Jenis-jenis esai diantaranya esai deskriptif, esai tajuk, esai cukilan watak, dan esai pribadi. Adapun jenis-jenis esai lebih lengkap antara lain 

1. Esai Deskriptif 

Jenis yang pertama adalah esai deskriptif. Esai deskriptif berisi pendapat dan cara pandang penulis mengenai suatu objek atau subjek tulisan yang kemudian disampaikan secara deskriptif atau dijelaskan dengan detail. 

Sehingga, pembaca kemudian bisa menggambarkan bentuk dan sifat atau apapun dari objek dan subjek yang dipilih untuk menjadi topik utama dalam tulisan ilmiah tersebut. Secara sederhana, essai deskriptif menjelaskan atau menggambarkan suatu objek dan subjek secara detail. 

2. Esai Tajuk 

Pernah membaca tulisan “Tajuk” di surat kabar? Beberapa surat kabar populer di Indonesia diketahui memiliki kolom tajuk. Kolom ini pada dasarnya berisi esai jenis tajuk, jenis essay yang mempunyai satu fungsi khusus yakni menggambarkan pandangan atau sikap media terhadap topik dan isu di tengah masyarakat. 

Praktis, tulisan ilmiah jenis ini kemudian wajib dipublikasikan di media cetak baik itu surat kabar maupun majalah. Fungsi utamanya adalah membantu membentuk opini pembaca dari suatu peristiwa atau isu yang tengah menghangat di tengah masyarakat. 

Baca Juga: 3 Kiat Menemukan Masalah Penelitian agar Tesis Cepat Selesai

3. Esai Cukilan Watak 

Jenis berikutnya adalah esai cukilan watak. Esai cukilan watak memberikan hak atau kebebasan kepada penulis untuk memaparkan beberapa segi kehidupan individu atau segi kehidupan dari seseorang, bisa juga dari kehidupan pribadi penulis tersebut. 

Melalui jenis ini, pembaca kemudian bisa mengetahui bagaimana penilaian penulis terhadap seseorang yang sedang dibahas dan menjadi isi dari tulisan yang disusunnya. Namun, penulis tentunya tidak menulis sebuah biografi sebab hanya menuliskan sedikit dari pengalaman dan peristiwa seseorang. 

4. Esai Pribadi 

Jenis berikutnya adalah pribadi atau personal essay . Personal essay ditulis oleh seorang penulis dan berisi pemaparan pengalaman dan kegiatan pribadinya. Sehingga disini penulis essay sedang menulis essay tentang dirinya sendiri. Nantinya akan dijumpai penyebutan penulis sebagai saya dan memang menjadi “saya” tersebut. 

5. Esai Reflektif  

E sai reflektif disampaikan secara formal dan berisi mengenai suatu hal yang diungkapkan secara mendalam, sungguh-sungguh, dan hati-hati. Sebab secara umum topik di dalam essay jenis ini adalah kematian, kehidupan, politik, pendidikan, dan bisa juga mengenai hakikat manusia. 

6. Esai Kritik 

Jenis selanjutnya dan jenis terakhir adalah kritik. Essai kritik adalah jenis essay yang menjelaskan mengenai pandangan dari penulis terhadap suatu seni dan umumnya merupakan seni tradisional. Meskipun tidak tertutup kemungkinan ada penulis yang tertarik untuk membahas mengenai seni kontemporer atau seni modern. 

Dinamakan kritik karena memang di dalam essay satu ini akan disampaikan mengenai beberapa kritikan terkait suatu kesenian atau seni. Tentunya disampaikan dengan jelas dan kalimat yang tentunya mudah dipahami sekaligus tidak menyinggung secara keras. 

Jenis-jenis dari essay tersebut tentunya bisa dengan mudah kamu jumpai dan bisa jadi beberapa diantaranya tanpa sadar sudah kamu baca. Setiap jenis mengandung isi atau penentuan bagian dan subjek maupun objek berbeda. Namun intinya adalah tetap memaparkan pandangan dan pendirian penulis mengenai subjek dan objek penulisan. 

Struktur Penulisan Esai 

Hal penting berikutnya yang perlu dipahami dan dipelajari dari pembahasan mengenai esai adalah struktur penulisannya. Jadi, seperti yang sudah disampaikan di awal tulisan ilmiah satu ini meskipun disampaikan secara singkat dan bentuknya tidak utuh. Namun tetap memiliki struktur yang jelas dan konsisten, sebab diikuti setiap penulis essay lainnya. 

Baca Juga: Dosen, Yuk Belajar Desain Grafis Mudah dengan 5 Tips Ini!

Secara umum struktur dalam penulisan karya tulis ilmiah satu ini sendiri antara lain 

1. Pendahuluan 

Bagian atau struktur pertama dari essay adalah pendahuluan yang sama seperti tulisan ilmiah lain terdiri lagi atas beberapa bagian. Secara umum, pendahuluan essay berisi latar belakang dan juga pendapat pribadi dari penulis. Adapun bagian pendahuluan membahas topik atau tema yang hendak dibahas. 

Sehingga melalui bagian awal inilah penulis sudah memaparkan topik yang ingin dibahas dan dinilai oleh penulis tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat bagian ini selain berisi latar belakang juga berisi pendapat pribadi. 

Pembaca bisa mengikuti pendapat penulis atau sekedar tahu bagaimana pandangan penulis terhadap suatu topik. Sehingga sifatnya tidak persuasif atau mengajak pembaca untuk menjadi makmum dalam pendapat personal si penulis tersebut. 

Menyampaikan topik di bagian awal juga menjadi ciri khas sekaligus menjadi media bagi pembaca untuk memahami isi essay dengan lebih mudah. Sebab sudah bisa menebak atau memiliki gambaran mengenai apa yang akan disampaikan penulis sejak awal. 

2. Isi atau Pembahasan 

Bagian atau struktur kedua setelah pendahuluan adalah isi atau pembahasan dari esai yang disusun. Sesuai namanya, pada bagian ini penulis akan menyampaikan inti topik lengkap dengan penilaian atau pandangan pribadinya. Penulis kemudian akan menyampaikan pandangannya dengan detail namun tetap terstruktur. 

Isi essai ditulis secara runtut atau urut dan juga secara kronologis, sehingga pandangannya bisa dipahami dan dimengerti oleh para pembaca. Melalui bagian isi ini pula penulis bisa menjelaskan apapun sedetail mungkin sesuai keinginannya. Namun umumnya penulis akan mengikuti kerangka yang sudah disusun sebelumnya. 

3. Penutup atau Kesimpulan 

Bagian akhir atau penutup dari essay adalah kesimpulan yang juga sering disebut sebagai bagian penutup. Pada bagian ini penulis akan menyampaikan rangkuman dan juga ringkasan dari apa yang disampaikan di bagian sebelumnya. Yakni pendahuluan dan juga isi atau pembahasan yang dijelaskan diatas. 

Bahasa Penulisan Esai

Sementara untuk bahasa atau jenis bahasa yang digunakan dalam menyusun essay ternyata juga memiliki beberapa ciri khas. Berikut adalah bentuk-bentuk bahasa yang umum digunakan dalam penyusunannya:

Baku , sebagai salah satu jenis dari tulisan atau karya tulis ilmiah maka bahasa yang digunakan tentunya bahasa baku. Yakni bahasa yang memiliki struktur baik dan benar sekaligus sesuai dengan EYD yang berlaku. 

Logis , bahasa berikutnya adalah bersifat logis artinya bahasa yang digunakan bisa atau mudah diterima oleh akal sehat manusia sebagai pembacanya. 

Ringkas , ide atau gagasan di dalam essay akan disampaikan atau ditulis penulis dalam bentuk kalimat pendek yang tentunya ringkas. Sehingga memakai kata sesuai kebutuhan dan seperlunya saja namun tetap menyampaikan ide dengan baik dan detail. 

4. Denotatif

Denotatif, bahasa yang digunakan sifatna denotatif yakni menyampaikan ide atau pikiran penulis dengan apa adanya. Sehingga tidak memakai ungkapan yang berlebihan dan berujung pada pemborosan kata. 

Runtun, bahasa di dalam esai juga disampaikan secara runtut artinya disampaikan secara teratur sesuai dengan urutan atau tingkatan. Sehingga mudah dipahami dan mudah diikuti oleh pembaca.

Baca Juga: Begini Panduan Google Scholar agar Hasil Pencarian Maksimal 

Langkah Pembuatan Esai 

Menyusun essay tentu tidak mudah namun bukan berarti sangat sulit, sebab termasuk tulisan pendek yang bebannya tentu lebih ringan dibanding menulis buku. Supaya kesulitan yang dihadapi bisa diatasi, ketahui dulu langkah-langkah pembuatannya. Berikut detailnya 

  • Menentukan tema atau topik yang ingin dibicarakan oleh penulis. 
  • Membuat outline atau garis besar dari topik yang telah ditentukan agar pembahasan terfokus. 
  • Menuliskan pendapat sebagai penulis dengan singkat dan padat namun jelas. 
  • Mulai menulis tubuh esai dan bisa dimulai dengan memilih poin-poin penting yang akan dibahas. 
  • Menyusun paragraf pertama yang nantinya berperan sebagai pendahuluan. 
  • Menyusun bagian kesimpulan, dan menjadi bagian penting karena saat menulis opini maka wajib memberi kesimpulan di akhir.

essay berisi apa saja

Leave a Comment Cancel Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

RELATED POST

kalau mau jadi dosen

Ini 7 Hal yang Harus Kamu Siapkan Kalau Mau Jadi Dosen

alasan mengikuti beasiswa

Alasan Mengikuti Beasiswa yang Tepat, Ini Contoh Jawabannya

surat pernyataan tidak menerima beasiswa

Format dan Contoh Surat Pernyataan Tidak Menerima Beasiswa Lain

beasiswa s3 brunei darussalam

Daftar Beasiswa S3 Brunei Darussalam

beasiswa S3 Thailand

5 Beasiswa S3 Thailand dan Keuntungan Studi Di Sana

beasiswa s3 malaysia

5 Daftar Program Beasiswa S3 Malaysia

beasiswa s3 jepang

6 Program Beasiswa S3 di Jepang

DOWNLOAD EBOOK GRATIS ⚠️Hanya Bisa Didownload Selama Ramadan

essay berisi apa saja

Baca Juga Artikel Lainnya

alasan mengikuti beasiswa

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Get Started

  • Daftar Kontributor
  • S&K Kontributor
  • Menerbitkan Buku

Hubungi kami

  • Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email :  [email protected]

Telpon : 081362311132

Dunia Dosen

Dunia Dosen

Dunia Dosen adalah portal informasi seputar dosen yang telah hadir sejak tahun 2016. Dunia Dosen memiliki visi untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, serta produktivitas rekan-rekan dosen dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk negeri.

  • Tim Redaksi

Hubungi Kami

  • [email protected]
  • 081362311132

2024 © All Reserved – Dunia Dosen

Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, dan Contohnya

June 23, 2023 • 7 minutes read

Contoh dan Cara Membuat Esai

Esai adalah karya tulis yang seringkali diperlombakan. Lalu, apa saja ciri, jenis, dan strukturnya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Pernah dengar istilah esai? Atau mungkin kamu merasa bingung saat diberi tugas sekolah untuk menulis esai? Tulisan esai adalah hal yang umum ditemukan dalam pelajaran bahasa, sejarah. Bahkan esai juga diperlukan di dunia perkuliahan atau ketika kamu melamar beasiswa.

Namun, sebenarnya apa itu esai? Jangan khawatir, kali ini kita akan pelajari dengan lengkap mulai dari ciri, struktur, jenis-jenis esai dan contohnya agar kamu bisa mulai untuk menulis esai pertamamu!

Pengertian Esai

Apa dimaksud dengan esai? Menurut Buku Sekolah Elektronik Bahasa Indonesia Kelas 12 Kemendikbud, Esai adalah sebuah karya tulis yang membahas suatu hal dari sudut pandang penulisnya. Istilah ‘esai’ sendiri berasal dari bahasa Prancis, ‘essayer’, yang berarti ‘mencoba’ atau ‘menguji’. Jadi, saat menulis esai, penulis seolah ‘mencoba’ untuk mengeksplorasi suatu ide atau gagasan dan ‘menguji’ pemahaman pembaca tentang topik tersebut.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan esai sebagai sebuah tulisan prosa yang memberikan pandangan singkat tentang suatu isu dari perspektif pribadi penulis. Secara garis besar, esai menyampaikan informasi, gagasan, argumen, serta ekspresi emosi penulis tentang subjek tertentu. 

Seringkali, esai berfungsi sebagai alat untuk merangsang debat atau diskusi di antara pembaca. Dengan berdasarkan pada definisi tersebut, esai pada dasarnya bersifat personal dan sangat bergantung pada perspektif penulis.

Selain itu, esai memberikan kebebasan dalam memilih topik dan tema, tanpa batasan dalam satu bidang tertentu. kamu bisa mengeksplorasi berbagai fenomena, seperti fenomena alam, perubahan iklim, hingga tren fashion terkini, semuanya melalui perspektif pribadi kamu.

Biasanya, dalam menulis esai, penulis akan mengemukakan fakta terkait topik yang dibahas sebelum menyampaikan pendapat pribadi mereka dengan bahasa yang dapat dimengerti dengan mudah.

Ciri-Ciri Esai

Penjelasan sebelumnya tentang pengertian mudah dipahami, bukan? Sekarang mari kita bahas lebih jauh tentang esai, yakni apa saja sih ciri-cirinya?

1 . Berbentuk prosa

Yup, esai itu biasanya ditulis dalam bentuk prosa, yang artinya menggunakan bahasa sehari-hari. Jadi, esai itu menghindari penggunaan bahasa dan ungkapan yang terlalu figuratif.

2. Memiliki gaya pembeda

Setiap penulis esai biasanya memiliki gaya tulisan yang khas. Maka dari itu, saat kamu menulis esai, cobalah untuk menemukan gaya penulisanmu sendiri.

3. Selalu tidak utuh

Nah, ini mungkin terdengar aneh, tapi esai itu biasanya tidak membahas sebuah topik secara keseluruhan. Penulis biasanya memilih beberapa aspek penting dan menarik untuk dibahas.

4. Memenuhi keutuhan kriteria penulisan

Meski esai itu tidak utuh, tetapi esai harus mempunyai kesatuan. Mulai dari pendahuluan, ide, hingga kesimpulan, semuanya harus terjalin dengan baik. Jadi, meski esaimu dapat ditulis dengan bebas, tetapi kamu tetap harus menjaga agar argumenmu jelas dan tidak membuat pembaca bingung.

5. Ditulis relatif singkat

Esai biasanya ditulis secara singkat dan padat. Jadi, esai biasanya dapat dibaca dan dipahami intisarinya tanpa perlu waktu berhari-hari. Cocok untuk dibaca saat sedang luang, kan?

6. Mempunyai ciri pribadi

Nah, ini nih yang membedakan esai dengan jenis tulisan lainnya. Dalam menulis esai, kamu bebas untuk mengungkapkan pendapat, pandangan, sikap, pikiran, dan dugaanmu sendiri.

Baca juga: Perbedaan Kritik Sastra dan Esai dari Ciri, Struktur, dan Contohnya

Jenis-Jenis Esai

Selanjutnya, kita akan membahas tentang jenis-jenis esai. Ternyata, esai itu memiliki berbagai jenis lho . Mau tahu apa saja? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Esai Deskriptif

Esai ini adalah tipe esai yang melukiskan subjek atau objek apa saja yang menarik perhatian penulis. Jadi, jika kamu suka menggambarkan sesuatu, esai deskriptif bisa jadi pilihanmu!

2. Esai Tajuk

Esai tajuk ( tajuk rencana ) biasanya ada di surat kabar dan majalah. Fungsinya adalah untuk menggambarkan pandangan dan sikap media tersebut terhadap suatu topik atau isu dalam masyarakat. Jadi, esai ini biasanya berisi opini atau pandangan terhadap suatu peristiwa atau isu yang sedang hangat.

3. Esai Cukilan Watak

Dalam esai jenis ini, penulis membeberkan beberapa aspek dari kehidupan individu kepada pembaca. Jadi, jika kamu suka mengobservasi dan menulis tentang perilaku orang, jenis esai ini cocok untukmu!

4. Esai Pribadi

Hampir sama dengan esai cukilan watak, namun esai pribadi ditulis oleh penulis tentang dirinya sendiri. Penulis biasanya menceritakan tentang hidup dan pandangannya sendiri. Jadi, esai ini bisa menjadi sarana buat kamu untuk ‘curhat’ dan berbagi cerita tentang dirimu sendiri.

5. Esai Reflektif

Esai ini ditulis secara formal dengan nada serius. Penulis biasanya mengungkapkan beberapa topik penting yang berhubungan dengan hidup, seperti kematian, politik, pendidikan, dan hakikat manusiawi. Jadi, esai ini cocok untuk kamu yang suka berpikir mendalam dan serius.

6. Esai Kritik

Dalam esai ini, penulis fokus pada uraian tentang seni, misalnya lukisan, tarian, patung, teater, dan sastra. Jadi, esai ini cocok untuk kamu yang suka dan mengerti tentang dunia seni.

Baca juga: Pengertian Teks Deskripsi Beserta Ciri, Jenis, Contoh & Strukturnya

Struktur Esai

Oke, sekarang kita sudah mengenal apa itu esai dan jenis-jenisnya. Tapi, apakah kamu tahu bagaimana cara membuat esai yang benar? Atau Esai isinya apa saja? Nah, di bagian ini kita akan membahas tentang struktur sebuah esai.

Sebuah esai terbagi menjadi tiga bagian. Ada bagian pendahuluan, isi atau pembahasan, dan kesimpulan. Mari kita jelaskan satu per satu.

1. Pembukaan (Bagian Pertama)

Di bagian ini, penulis memperkenalkan topik yang akan dibahas. Esai yang akan dikemukakan harus ditulis dalam kalimat yang singkat dan jelas. Sebisa mungkin, usahakan untuk memasukkan esai ini di kalimat pertama ya!

2. Isi (Bagian Kedua)

Bagian ini disebut sebagai ‘tubuh’ esai. Di sini, penulis menuliskan kalimat pendukung esai dan argumen-argumennya. Setiap argumen harus dituliskan dengan jelas dan harus relevan dengan sub-topik yang dibahas. Ingat, struktur bagian ini sama di setiap paragrafnya.

3. Kesimpulan (Bagian Ketiga)

Ini adalah bagian akhir dari esai, atau yang biasa disebut sebagai kesimpulan. Di bagian ini, penulis menuliskan kembali esai dan sub-topik yang telah dibahas dalam ‘tubuh’ esai. Tujuannya adalah untuk memberikan sintesis dan meyakinkan pembaca bahwa apa yang ditulis dalam esai itu benar dan valid.

Baca juga: Pengertian Teks Resensi, Struktur, Jenis, dan Contoh Lengkapnya!

Contoh Esai

Sudah paham dengan pengertian, jenis, ciri, serta struktur esai? Mungkin kamu mulai penasaran dengan bagaimana cara membuat essay yang benar? Sekarang waktunya melihat contoh esai tentang topik yang sedang hangat saat ini. Dalam esai ini, kita akan menerapkan semua konsep dan struktur yang telah kita pelajari sebelumnya. Mari kita mulai!

“Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pendidikan dan Masa Depan Manusia”

Pendahuluan:

Kecerdasan Buatan atau biasa kita sebut AI (Artificial Intelligence) seolah menjadi angin baru yang tengah berhembus kencang di era digital ini. Sosok AI yang memiliki kemampuan belajar dan berpikir layaknya manusia ini, bukan hanya menjadi “anak emas” dalam bidang teknologi, tetapi juga berpotensi memberikan dampak revolusioner dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya pendidikan.

Pertama, AI membawa metode belajar baru yang lebih interaktif dan efisien. Dengan AI, proses belajar tak lagi harus berlangsung dalam ruangan kelas dengan puluhan siswa. Sistem pembelajaran AI yang disesuaikan dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing individu membuat setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pemahaman optimal.

Kedua, AI juga berperan dalam membantu para guru. AI dapat membantu guru dalam mengevaluasi kinerja dan perkembangan siswa, sehingga guru dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Namun, seiring dengan kemajuan AI, muncul pula pertanyaan mengenai masa depan manusia. Akankah manusia digantikan oleh AI? Mengingat AI yang semakin canggih dan memiliki kemampuan belajar dan berpikir seperti manusia.

Kesimpulan:

Meski AI memiliki potensi besar dalam pendidikan dan berbagai bidang lainnya, kita harus ingat bahwa AI hanyalah alat yang diciptakan dan dikendalikan oleh manusia. Sejauh ini, AI belum bisa menggantikan emosi, kreativitas, dan intuisi manusia, yang merupakan bagian penting dari apa yang membuat kita menjadi manusia. 

Oleh karena itu, alih-alih merasa terancam, kita sebaiknya memanfaatkan AI sebagai alat untuk membantu kita mencapai kemajuan dalam pendidikan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

Nah, itulah contoh dari sebuah esai. Dengan mempelajari contoh ini, semoga kamu dapat lebih memahami bagaimana membuat esai yang baik dan benar. Sudah siap menulis karya esai milikmu sendiri?

Kalau kamu masih memiliki pertanyaan tentang materi ini atau pelajaran lainnya, yuk ikut bimbel Brain Academy . Cara belajarnya yang kombinasi belajar offline dan online, dijamin seru abis! Kalau penasaran, bisa coba gratis terlebih dahulu kok, klik tombol di bawah ini!

Kelas Gratis Brain Academy Online

Referensi: Suryaman, Maman dkk. 2018. Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XII – Kurikulum 2013 – Edisi revisi 2018. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Esai [Daring] Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2016. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Tautan:  https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/esai

essay berisi apa saja

Bagikan artikel ini:

Logo Whatsapp

Artikel Lainnya

essay berisi apa saja

Apa Itu Hilal? Ini Pengertian, Kriteria dan Cara Melihatnya

essay berisi apa saja

100 Ucapan Hari Raya Idulfitri 2024 yang Menyentuh Hati

essay berisi apa saja

Mengenal Itikaf, Kegiatan Berdiam Diri di Masjid Saat Ramadan

essay berisi apa saja

  • DailySocial TV
  • Selasa Startup
  • Privacy & Policy
  • Term of Services

Logo Biznet

Copyright©2020. PT Digital Startup Nusantara

Artificial Intelligence

Funding News

Founders Tips

New Economy

Tips & Trick

ENTERTAINMENT

  • Terms of Services
  • Digitalisasi Warung
  • Quick Commerce
  • Startup M&A
  • FINTECH LENDING REPORT

Contoh dan Cara Menulis Esai, Mudah untuk Mahasiswa

Esai biasanya menjadi hal yang lumrah dalam dunia perkuliahan, tugas yang sering di dapat mahasiswa

Chairunisa - 6 September 2022

Copy link Link copied!

Menulis dan membuat esai merupakan kegiatan yang biasa ditemui di bangku perkuliahan. Bukan hanya di kelas, esai bahkan biasa dibuat di kalangan organisasi.

Esai berbeda dengan jenis karya tulis ilmiah lain seperti makalah, laporan penelitian, skripsi, tesis atau disertasi. Esai emiliki struktur dan kaidah tersendiri.

Pada pengertiannya, menurut Wijayanti dkk., esai merupakan karangan atau tulisan yang menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan baik berupa fakta atau pengalaman. Sidat esai cenderung argumentatif dan subjektif karena isinya dapat berisi pendapat penulis.

Ciri-ciri Esai

  • Tulisan berbentuk prosa (paparan) yang ditulis dalam sejumlan paragraf. Esai bukan puisi dan bukan pula prosa fiktif
  • Dibandingkan jenis karya tulis ilmiah lain, esai tidak terlalu panjang. Bisa dikatakan relatif singkat. Namun isinya padat dan jelas. Isu atau topik yang dikaji umumnya menarik, penting, dan kerap diperbincangkan
  • Bersifat subjektif tentang masalah aktual dengan menggunakan analisis, interpretasi, dan refleksi
  • Gaya penulisannya bisa formal maupun informal dengan gaya khas penulis sesuai dengan karakter penulisan pemilik tulisan
  • Berisi pendapat, pandangan, pikiran, sikap, dan pendirian penulis dengan didasarkan fakta, ketajaman gagasan, dan kekuatan argumentasi
  • Mempunyai tiga struktur umum yakni pendahuluan, isi, dan penutup

Penulis harus mampu menulis sesuai dengan logika yang runtut karena tulisan ini bersifat argumentatif. Tulisan harus terbaca masuk akal sehingga pembaca mudah memahami.

Struktur Penulisan Esai

1. pendahuluan.

Pendahuluan adalah pengantar kepada pembaca mengenai topik yang akan dibahas. Bagian ini memudahkan pembaca untuk memahami isi esai. Penulis akan menjelaskan garis besar topik yang dibahas. Umumnya jug amenambahkan pendapatnya mengenai topik tersebut secara sederhana.

2. Pembahasan

Pembahasan merupakan bagian inti dari esai. Penjelasan yang ditulis pada bagian ini sangat terperinci, mulai dari analisis hingga interpretasi penulis terhadap topik tersebut.

Bagian penutup sendiri berisi rangkuman dan kesimpulan dari pembahasan yang dituliskan. Beberapa esai bahkan juga memberikan kritik dan saran sebagai bagian dari interpretasi yang dihasilkan.

Langkah-Langkah Menulis Esai

Menentukan topik.

Hal pertama yang harus diperhatikan saat akan memulai pembuatan esai adalah menemukan topik yang akan dibahas. Menemukan ide terkadang mudah namun tak jarang juga susah, tidak gampang menentukan ide menarik.

Dalam menentukan topik, penulis harus memastikan bahwa topik tersebut punya sisi yang unik untuk dikaji. Pertimbangkan pula kedekatan topik dengan pembaca sehingga pembaca tertarik terhadap teks esai.

Melakukan Riset Mendalam

Setelah menentukan topik, langkah berikutnya yaitu mencari data dan informasi terkait topik yang dipilih. Meskipun esai bersifat subjektif dan sudut pandang pribadi penulis, namun argumentasi yang dijabarkan prlu dipertanggungjawabkan.

Semakin banyak data yang diangkat, semakin mudah pula bagi penulis memberi pengaruh pada pembaa terhadap gagasan yang disampaikan. Data-data tersbut juga dapat memperteguh keyakinan pembaca bahwa apa yang dijelaskan merupakan kebenaran.

Membuat Draft

Membuat draft merupakan hal penting yang harus dilakukan penulis. Draft membantu penulis untuk membangun logika berpikir yang runut. Di lain sisi juga membantu penulis untuk menyusun kerangka tulisan esai. Hal-hal yang perlu ditulis dalam draft adalah:

  • Struktur tulisan essay. harus disusun secara logis
  • Tulis argumen-argumen yang digunakan
  • Tulis pokok permasalahan
  • Tambahkan bukti atau data yang mendukung argumen
  • Tata argumen agar masuk akal

Menuliskan Esai Sesuai Struktur

Setelah menemukan topik, mencari data, dan menyusun kerangka esai, langkah berikut yang perlu dilakukan adalah mulai menulis utuh esai. Sesuai dengan struktur di awal, susun esai sesuai pendahuluan, pembahasan, dan penutupan.

Membaca Esai

Membaca ulang sangat diperlukan agar penulis dapat melihat kekurangan dari tulisannya. Selain itu dengan membaca ulang, penulis dapat memperbaiki kesalahan yang masih ada.

Contoh Esai

essay berisi apa saja

Ada Apa Dengan Pendidikan?

Saat ini, kualitas pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan. Hal ini dibuktikan dengan data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan juga penghasilan per kepala yang menunjukkan bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia semakin menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menduduki  urutan ke-102  pada tahun 1996, ke-99 pada tahun 1997, ke-105  pada tahun 1998, dan ke-109 pada tahun 1999.

Pelaksanaan pendidikan di Indonesia  tentu tak terlepas dari tujuan pendidikan di Indonesia, sebab pendidikan yang ada di Indonesia adalah pendidikan yang dilakukan demi kepentingan bangsa Indonesia. Namun, saat ini standar dan kompetensi dalam sebuah pendidikan formal maupun informal seolah hanya keranjingan pada standar dan kompetensi yang ada.

Dengan demikian, kami menawarkan solusi sistemik, yakni solusi yangmengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan. Seperti yang diketahui, sistem pendidikan sangat erat kaitannya dengan sistem ekonomi yang diterapkan.

Sistem kapitalisme salah satunya berprinsip meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik, termasuk pendanaan pendidikan.

Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 yang menyebar secara cepat dan luas menyebabkan masyarakat harus membatasi aktivitasnya di luar rumah. Selain membatasi aktivitas, masyarakat juga harus menjaga kesehatan diri dengan berbagai cara. Cara menjaga kesehatan diri pada masa pandemi Covid-19 akan dijelaskan sebagai berikut.

Gejala Covid-19 antara lain adalah sesak napas, batuk kering, demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, sakit kepala, dan hilangnya kemampuan mencium bau. Penularan Covid-19 dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti kontak fisik,  droplets , benda yang terkontaminasi, dan tempat yang ramai.

Oleh karena itu, supaya tidak tertular, cara menjaga diri agar tidak tertular antara lain adalah dengan memakai masker saat keluar rumah, selalu mencuci tangan saat masuk dan keluar ruangan, usahakan menghindari keramaian ketika keluar rumah, dan  biasakan pula mengonsumsi vitamin agar daya tahan tubuh bertambah kuat.

Itulah cara-cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan pada masa pandemi. Ingat, tetap bepergian dengan menggunakan masker dan selalu cuci tangan.jangan sampai tertular. Semoga kita sehat selalu di masa pandemi ini. Selain menjaga diri, jangan lupa menjaga kesehatan keluarga kita.

Dapatkan Berita dan Artikel lain di Google News

Tags: cara membuat esai esai. essay

{$categories[0]['slug']}

RECOMMENDED COVERAGE

Sign up for our newsletter

Review Order

Payment Details

Subscribe Monthly

Total Payment

By clicking the payment method button, you are read and agree to the terms and conditions of Dailysocial.id

 alt=

Check the box to Create your Account

Login to your account

Forgot Password?

To reset your password, please input email of your DailySocial.id account.

Reset Password

Reset link sent!

Thanks! You’ve been emailed a password reset link.

Create your account

Create Account

Check your email to verify!

If you didn’t receive an email in your inbox, check your spam folder.

We've emailed you a temporary password.

Stay connected with us and get full features in our platform. Community and Information can be fully open.

No, thank you.

Cara dan Panduan Penulisan Esai yang Rapi dan Terstruktur

Agar format essay rapi dan terstruktur, ada 3 tips yang perlu diketahui terkait cara dan panduan penulisan esai. Berikut ini penjelasannya.

Student.unsw.edu.au mengemukakan beberapa panduan untuk menulis esai. Dan yang paling penting untuk dilakukan pertama kali adalah tulis draft pertama dari esai yang akan dibuat.

Penulisan Draft

Hal yang perlu ditulis dalam draft adalah:

  • Struktur dan kerangka dari esai

Struktur akan membantu esai terlihat lebih logis dan juga rapi

  • Argumen yang akan Anda kemukakan

Argumen yang akan Anda keluarkan dalam esai merupakan jawaban dari beberapa pertanyaan, yang merupakan rumusan permasalahan dari topik yang akan Anda kemukakan.

Pastikan Anda menemukan pokok permasalahannya terlebih dahulu.

Identifikasi Pertanyaan

Dalam memutuskan bagaimana Anda menjawab pertanyaan, maka Anda perlu mengidentifikasi pertanyaan yang sesuai dengan konteks dan kata kunci.

  • Bukti apa yang akan Anda gunakan untuk mendukung argumen. Bukti harusnya didukung dengan penelitian yang pasti dan juga sumber yang terpercaya;
  • Menata argumen agar sesuai dengan logika.

Panduan Penulisan Esai

Setelah melakukan penulisan draft awal dan mind mapping maka mulai lah susun esai sesuai dengan struktur yaitu:

1. Pendahuluan

Pendahuluan memiliki struktur dari umum menjadi khusus. Buka paragraf pertama dengan pengenalan topik secara umum dan permasalahan yang akan dihadapi.

Tuliskan secara umum ide yang akan Anda ambil. Utarakan semua pemikiran yang akan menjawab pertanyaan permasalahan yang muncul. Selanjutnya adalah kemukakan secara luas argumen Anda.

2. Badan Esai

Esai dibuat dari sekumpulan paragraf, setiap satu paragraf memiliki satu pokok pikiran yang merupakan argumen yang akan diutarakan.

Setelah Anda mengemukakan pokok pikiran maka kemukakan penjelasan dari pokok pikiran tersebut.

Tuliskan bukti yang bisa menopang kebenaran dari argumen yang kamu keluarkan. Bukti bisa berupa: studi kasus, statistik, bukti dokumenter, buku akademik atau artikel jurnal.

Jangan lupakan pendapat pribadi Anda bagaimana bukti yang Anda kumpulkan bisa menjadi penguat di argumen Anda.

Rangkum per paragraf, dan jelaskan bagaimana tiap paragraf dapat mendukung argumen Anda secara keseluruhan.

3. Kesimpulan

Dilansir dari Monash.edu , menulis kesimpulan pastikan semua ide dan gagasan dapat terangkum dengan baik. Kesimpulan baiknya menggunakan struktur dari khusus ke umum.

Dalam kesimpulan masukan permasalahan, dilanjut dengan rangkuman kata kunci dan ringkas argumen yang menjadi jawaban atas permasalahan di atas.

Selanjutkan utarakan alasan atau hambatan untuk sampai pada jawaban atau argumen pasti pada pertanyaan di awal.

Kesimpulan bisa berisi tentang pertanyaan yang dapat menjadi topik untuk esai selanjutnya, prediksi tentang apa yang akan terjadi, dan rekomendasi penyelesaian terhadap fenomena yang sedang diteliti.

  • Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Microsoft Word 2010
  • Cara Membuat & Mengatur Nomor Halaman di Microsoft Word 2010

Artikel Terkait

Cara menulis essay syarat beasiswa unggulan kemdikbud 2020, abubakar kogoya kelompok bersenjata papua tewas ditembak tni, perjuangan tanpa penghargaan: kurir paket hampa thr & bonus, tak usung cak imin di pilgub jatim, pkb: ada tempat lebih mulia, kerap bagikan bansos, sri mulyani ungkap dana jokowi saat kunker, penipuan poyais, muslihat menjual negara yang tak pernah ada, kapolri jelaskan penyebab macet panjang di kawasan tol merak, apa benar mui resmi sarankan boikot aqua, empat menteri di sidang mk, gibran: hadir semua, kurang apalagi, h-4 lebaran, tol fungsional solo-jogja mulai dipadati pemudik, saksi ahli disebut tak berkualitas, amin: kpu tak level menilai, banjir di jalan kaligawe mulai surut, penyedotan air masih jalan, macet di km 90 ke pelabuhan merak, polisi arahkan ke buffer zone, hingga h-5 lebaran, 551 ribu kendaraan tinggalkan jabotabek, tkn: kesaksian 4 menteri jokowi makin kuatkan kemenangan prabowo, mudik lebaran, kai: okupansi kereta jarak jauh capai 81 persen, jadwal feyenoord vs ajax di liga belanda 2024, klasemen, live, link cek cctv mudik lebaran 2024 di pelabuhan tanjung priok, prediksi juventus vs fiorentina liga italia 2024 & jam tayang, jadwal lengkap piala asia afc u23 2024 live tv dan jam tayang.

Zenius Fellow

essay berisi apa saja

  • Zenius Tips
  • Tips Belajar

5 Cara Menulis Essay Supaya Menarik dan Mudah Dipahami

  • Posted by by Jihan Ayyesa
  • Maret 3, 2022

“Duh, gue nggak suka nulis essay soalnya susah.” Eits, siapa, nih, yang suka berpikir seperti itu? Udah, deh, tenang saja, gue di sini bakalan ngasih tahu elo, nih, cara menulis essay yang baik dan benar biar elo nggak ngerasa susah lagi. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, esai atau essay adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Singkatnya, essay ini adalah tulisan yang isinya opini elo terhadap suatu isu.

Walaupun essay berisi opini penulis, tentu saja elo butuh fakta-fakta pendukung untuk memperkuat argumen. Makanya, cara menulis essay nggak bisa elo lakukan sembarangan. Dibutuhkan riset mendalam untuk membuat suatu esai. 

Nah, hal inilah yang membuat orang merasa cara menulis essay itu susah, padahal nggak juga, lho. Berikut cara menulis essay dan berbagai aspek yang ada dalam penulisannya yang bisa elo jadikan pedoman cara menulis essay yang baik dan benar. Simak terus, ya! 

Cara Menulis Essay  

cara menulis essay

Sebelum kita bahas cara menulis essay yang baik dan benar, ada baiknya elo tahu dulu, nih bedanya essay dengan kritik sastra. Kenapa? Karena keduanya sama-sama berisikan argumen atau penilaian terhadap sesuatu. 

Perbedaan essay dan kritik sastra yang utama adalah sudut pandang penilaian. Dalam menulis kritik sastra, sudut pandang penilaian yang digunakan adalah objektif, sedangkan dalam menulis essay sudut pandang penilaian yang digunakan adalah subjektif. Pembahasan mengenai perbedaan kritik sastra dan essay ini bisa elo lihat di artikel Zenius ini, ya:  Perbandingan Kritik Sastra dan Esai – Materi Bahasa Indonesia Kelas 12 .

Di luar perbedaannya tersebut, kritik sastra dan essay memiliki prinsip penulisan yang sama. Lalu apa saja prinsip tersebut? Prinsip menulis kritik dan esai berkaitan dengan tiga aspek yaitu: 

  • Aspek Historis: merupakan pengetahuan latar belakang terhadap hal yang ingin dibahas, seperti identitas pengarang, atau asal muasal suatu isu dapat muncul. 
  • Aspek Rekreatif: merupakan kebulatan dalam sebuah pembahasan, contohnya seperti hubungan sebab-akibat dalam sebuah isu atau cerita. 
  • Aspek Penghakiman: merupakan bentuk penilaian yang ada dalam teks essay dan kritik sastra. 

Kira-kira apa, sih, manfaat yang bisa kita dapat dari menulis essay ? Selain menjadi wadah penyampaian keresahan elo, ternyata menulis essay bisa melatih pengetahuan verbal dan logic elo, lho. 

Nah, pengetahuan verbal dan logic ini merupakan bagian dari fundamental skills yang penting untuk meningkatkan cara berpikir elo. Untuk mengasah fundamental skills elo, CorePractice Zenius bisa jadi solusi tepat, nih. Elo udah coba belom? Kalau belom, buruan coba, ya. 

Wah, ternyata menulis essay memiliki manfaat penting ya untuk mengasah cara berpikir kita. Tanpa berlama-lama lagi, ini dia 5 cara menulis essay yang baik dan benar. 

1. Pahami Rumusan Masalah

Cara menulis esai atau essay yang pertama adalah dengan membuat sebuah rumusan masalah. Rumusan masalah ini yang menjadi patokan elo dalam menulis essay .

Cara menulis essay ini bisa elo temukan melalui keresahan yang ingin elo bawa. Misalnya, elo diberikan tugas membuat essay dengan tema lingkungan. Dalam konteks isu lingkungan, elo merasa resah dengan maraknya penjualan hewan-hewan langka secara ilegal. Nah, elo bisa menjadikan hal itu sebagai rumusan masalah. 

Dalam artikel The University of Melbourne, terdapat 3 komponen yang perlu elo libatkan dalam membuat rumusan masalah, yaitu: 

  • Content terms : konten utama yang memuat pembahasan spesifik.
  • Limiting terms : lingkup fokus penelitian.
  • Directive terms : hal yang elo perlu lakukan dalam penulisan, misalnya seperti menganalisis, mendeskripsikan, membandingkan, dan sebagainya. 

Misalnya, untuk topik penjualan hewan-hewan langka secara ilegal, elo bisa membuat rumusan masalah seperti “Pentingnya Menghapus Penjualan Hewan Langka Ilegal yang Mendorong Kepunahan Hewan Langka” .

Nah, content terms dari rumusan masalah tersebut adalah penjualan hewan langka ilegal. Kemudian, limiting terms atau batasan penelitiannya adalah pentingnya menghapus penjualan tersebut. Terakhir, directive terms -nya adalah menjelaskan pentingnya menyudahi penjualan hewan langka ilegal. 

2. Jelaskan Argumen dan Fakta Pendukung

Seperti yang sebelumnya udah gue bilang, tulisan essay merupakan sebuah tulisan yang berisi opini terhadap isu tertentu dan bersifat subjektif. Makanya, cara menulis essay yang baik dan benar selanjutnya adalah menjelaskan argumen dan memasukkan fakta pendukung.

Elo bisa mulai dengan melakukan riset dan merangkum berbagai fakta-fakta dari sumber terpercaya untuk memperkuat argumen. Supaya lebih mudah, coba, deh, buat daftar pertanyaan mengenai penelitian elo. Lalu, lakukan riset sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut. 

3. Rangkai Essay sesuai Struktur Penulisannya

Jika elo sudah memiliki argumen dan berbagai fakta pendukung yang cukup, cara menulis essay selanjutnya adalah merangkai seluruhnya ke dalam struktur penulisan essay . 

Struktur penulisan essay sendiri terbagi ke dalam 3 komponen, nih, yaitu pembuka, isi atau argumen, dan penutup. 

  • Pembuka : dalam hal ini elo bisa memasukkan pernyataan umum mengenai topik yang ingin elo bawakan, pernyataan tesis untuk memberikan gambaran argumen elo, dan penjabaran untuk memberikan gambaran penyajian argumen. 
  • Isi atau argumen : seperti namanya, bagian ini akan diisi dengan penjabaran argumen dan fakta elo. Elo bisa menampilkannya dalam bentuk paragraf dengan tiap paragraf berisi satu topik utama untuk mewakili argumen elo. 
  • Penutup : dalam bagian ini, elo bisa memasukkan kesimpulan yang memvalidasi argumen utama elo. 

4. Masukkan Daftar Sumber atau Rujukan

Jika elo sudah selesai membuat keseluruhan teks essay sesuai dengan strukturnya, cara menulis essay selanjutnya adalah masukkan daftar sumber dan rujukan yang elo gunakan. 

Memasukkan daftar sumber dan rujukan ini penting, lho, untuk menghindari tindakan plagiarisme dan juga menjadi bukti bahwa sumber yang elo gunakan memang valid. Gue pun sebelumnya sudah membuat artikel mengenai pentingnya daftar rujukan dan cara penulisannya yang bisa elo simak. 

5. Lakukan Evaluasi Terhadap Essay

Cara menulis essay yang terakhir adalah elo perlu melakukan evaluasi terhadap essay yang elo buat. Cara ini berguna untuk melihat apakah ada hal yang terlewatkan atau perlu diperbaiki dari penjabaran elo. 

Baca kembali essay elo secara perlahan dan teliti untuk memastikan apakah tulisan elo sudah mudah dipahami atau belum. Selain itu, pengecekan tata bahasa dan kosakata yang digunakan juga pastikan tidak terlewat, ya. 

Itu dia, Sobat Zenius, 5 cara menulis essay yang bisa membantu elo untuk membuat essay menarik dan bagus. Dengan begitu, nggak ada lagi, deh, alasan yang membuat elo merasa terbebani tiap harus membuat essay .

Perbandingan Kritik Sastra dan Esai – Materi Bahasa Indonesia Kelas 12

Ini Cara Menulis Daftar Pustaka Berdasarkan Sumbernya yang Perlu Elo Tahu

Leave a Comment

Tinggalkan balasan batalkan balasan.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

Deepublish Store

Apa itu Essay? Cara Menulis Essay, Struktur dan Contoh

Menulis essay adalah hal biasa bagi mahasiswa. Dalam dunia perkuliahan, essay tergolong karya tulis ilmiah yang sering ditulis. Tak jarang dosen memberikan tugas menulis essay. Apalagi biasanya banyak lomba menulis essay untuk mahasiswa. Artikel ini akan sangat membantumu menulis essay dan contoh yang mudah.

Essay berbeda dengan jenis karya tulis ilmiah lain seperti makalah, laporan penelitian, skripsi, tesis, atau disertasi. Essay memiliki struktur dan kaidah tersendiri.

Bagi siapapun yang masih bingung, berikut ini adalah penjelasan tentang essay. Bahkan bila kamu belum bisa menulis essay dengan benar, inilah cara menulis essay yang lengkap mudah diikuti oleh pemula.

Apa itu Essay?

Secara singkat, essay atau esai menurut Dalman adalah opini penulis tentang subjek tertentu.

Menurut Wijayanti dkk., menyatakan bahwa essay merupakan karangan atau tulisan yang menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan baik berupa fakta atau pengalaman. Sifat esai adalah argumentatif dan subjektif karena isinya dapat berisi pendapat penulis.

Affiliate Buku

Pendapat lain dikemukakan oleh Widyamartaya , dkk dalam Yanma Hidayah. Esai dipandang sebagai usaha untuk melahirkan pandangan mengenai suatu topik dengan bentuk yang pendek serta dengan cara penuturan yang sebaik-baiknya. Poin terpenting dalam esai bukan apa yang dibicarakan, melainkan bagaimana cara membicarakannya (menjelaskannya)..

Berdasarkan Cambridge Dictionary , essay memiliki beberapa pengertian:

a short piece of writing on a particular subject, especially one done by students as part of the work for a course a short piece of writing on a particular subject, often expressing personal views https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/essay

Jadi, esai dalam pengertian di atas adalah tulisan pendek mengenai subjek tertentu yang biasanya ditulis oleh siswa (mahasiswa). Seringkali essay adalah menggambarkan pandangan atau opini penulis tentang topik yang dibahas.

Sama halnya dengan pengertian essay menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) . Essay adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah dari sudut pandang penulis.

Cucu Agus Hidayat , essay merupakan tulisan proses yang subjektif-argumentatif dalam penyampaiannya. Essay mengandung penilaian, pandangan, pendirian, atau evaluasi penulis terhadap satu hal. Lantas dari penilaian tersebut ditarik kesimpulan.

Tidak hanya menerangkan tentang pengertian essay, Cucu Agus Hidayat juga menjelaskan ciri-ciri essay . Apa saja?

Ciri Ciri Essay yang Baik

Ciri ciri essay

  • Tulisan berbentuk prosa (paparan) yang ditulis dalam sejumlan paragraf. Essay bukan puisi dan bukan pula prosa fiktif
  • Dibandingkan jenis karya tulis ilmiah lain, esay tidak terlalu panjang. Bisa dikatakan relatif singkat. Namun isinya padat dan jelas. Isu atau topik yang dikaji umumnya menarik, penting, dan kerap diperbincangkan
  • Bersifat subjektif tentang masalah aktual dengan menggunakan analisis, interpretasi, dan refleksi
  • Gaya penulisannya bisa formal maupun informal dengan gaya khas penulis sesuai dengan karakter penulisan sang penulis
  • Berisi pendapat, pandangan, pikiran, sikap, dan pendirian penulis dengan didasarkan fakta, ketajaman gagasan, dan kekuatan argumentasi
  • Mempunyai tiga struktur umum yakni pendahuluan, isi, dan penutup

Penulis harus mampu menulis essay dengan logika yang runtut karena tulisan ini bersifat argumentatif.

Jadi, selain membahas sesuatu dengan menarik, penulis essay juga harus menulis dengan masuk akal agar pembaca mudah memahami apa yang disampaikan.

Tujuan lainnya , tulisan essay bisa mempengaruhi pemikiran pembaca setelah membaca ide-ide yang dijabarkan oleh penulis.

Rekomendasi Buku Metode Penelitian (PROMO)

Dapatkan buku pendukung skripsi & penelitian lainnya di Buku penelitian

Struktur Penulisan Essay

Terdapat tiga struktur utama dalam esai. Esai yang benar adalah yang memenuhi struktur ini. Tiga struktur tersebut adalah:

1.Pendahuluan

Pendahuluan adalah pengantar kepada pembaca mengenai topik yang akan dibahas. Bagian ini memudahkan pembaca untuk memahami isi esai. Pada bagian pendahuluan, penulis mengungkapkan topik yang diangkat.

Unsur lainnya yang ada di pendahuluan adalah latar belakang penulis memilih topik tersebut. Penulis juga dapat menambahkan pendapatnya mengenai topik tersebut secara umum. Sementara penjelasan lebih lanjut dapat diterangkan pada bagian selanjutnya.

2.Pembahasan

Nah, pembahasan adalah bagian inti essay. pada bagian inilah isi essay dijelaskan secara rinci. Penulis menjelaskan sudut pandangnya mengenai topik yang dipilih. Terdapat analisis dan interpretasi penulis terhadap topik tersebut.

Promo Buku

Bagian terakhir adalah kesimpulan. Bagian ini berisi rangkuman dari pembahasan yang ditulis. Dari semua penjelasan dan pandangan penulis, apa kesimpulannya?

essay berisi apa saja

5 Cara Menulis Essay yang Benar

Dalam menulis essay yang benar dan terstruktur, terdapat beberapa tahapan agar essay yang ditulis berkualitas. Tahapannya meliputi:

1. Tentukan topik

Cara menulis essay yang paling pertama adalah menentukan topik. Penentuan ini bisa jadi gampang tapi bisa jadi susah. Menemukan ide yang menarik terkadang juga tidak selalu mudah.

Dalam menentukan topik, penulis harus memastikan bahwa topik tersebut memiliki sisi menarik untuk dibahas. Pastikan pula topik tersebut cukup relevan untuk dibahas. Selain itu perlu dipertimbangkan mengenai kedekatan topik dengan pembaca serta ketertarikan pembaca terhadap topik tersebut.

2. Lakukan Riset Mendalam

Setelah menentukan topik, langkah selanjutnya adalah mencari data dan informasi terkait topik yang dipilih. Walaupun essay bersifat subjektif dan berisi pandangan personal penulis tapi bukan berarti penulis bisa menulis tanpa dasar dan argumen yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menulis essay tetap memperhatikan kerangka berpikir (argumen) yang jelas. Untuk itu mencari data adalah hal wajib lainnya yang dilakukan penulis. Semakin banyak data maka semakin mudah pula mempengaruhi pemikiran pembaca terhadap gagasan yang penulis sampaikan. Data-data tersebut mendorong timbulnya keyakinan pada pembaca bahwa apa yang disampaikan penulis memang masuk akal.

3. Buat Draft

Membuat draft merupakan hal penting yang harus dilakukan penulis. Draft membantu penulis untuk membangun logika berpikir yang runut. Di lain sisi juga membantu penulis untuk menyusun kerangka tulisan essay . Hal-hala yang perlu ditulis dalam draft adalah:

  • Struktur tulisan essay. harus disusun secara logis
  • Tulis argumen-argumen yang digunakan
  • Tulis pokok permasalahan
  • tambahkan bukti atau data yang mendukung argumen
  • Tata argumen agar masuk akal

4. Tulis Essay Sesuai Struktur

Sudah memastikan kalau tiga langkah di atas terpenuhi? Kini kita beralih ke langkah berikutnya. Setelah topik dipilih, data pendukung sudah terkumpul, dan draft sudah dibuat maka kita tinggal menyusun essay berdasarkan struktur penulisannya.

a. Pendahuluan

Bagian pendahuluan ditulis dengan format mulai dari umum ke khusus. Paragraf awal berisi penjelasan topik secara umum. Pada bagian inilah pembaca dikenalkan pada topik yang akan dibahas dalam pembahasan. Tipsnya, utarakan pemikiran yang akan menjawab pertanyaan permasalahan yang muncul. Terangkan argumen secara luas.

b. Pembahasan

bagian biasanya bagian terpanjang dalam essay. Dalam setiap paragrafnya, penulis menyampaikan gagasan atau pokok pikirannya sesuai dengan draft. Argumen-argumen yang telah disiapkan sebelumnya harus ditulis di bagian ini. Sertakan pula bukti atau data pendukung argumen.

Penutup berisi kesimpulan. Jadi, penulis harus memastikan bahwa semua ide terangkum dengan baik di bagian ini. Melansir tirto.id, disarankan menulis kesimpulan dengan struktur dari khusus ke umum. Maksudnya, menulis kesimpulan bisa dimulai dengan masuk permasalahan kemudian rangkuman kata kunci dan argumen yang menjawab permasalahan.

Penulis juga bisa memberikan rekomendasi penyelesaian masalah, prediksi yang berhubungan dengan topik essay, dan rekomendasi topik penulisan essay selanjutnya.

5. Baca Ulang

Terakhir, membaca ulang essay. Membaca ulang sangat diperlukan agar penulis bisa melihat kekurangan dari tulisannya. Selain itu dengan membaca ulang, penulis dapat memperbaiki kesalahan penulisan dalam essay.

Baca juga : 4 Cara Membaca Cepat Dan Paham Untuk Mahasiswa

Rekomendasi Buku Penunjang SKRIPSI (Spesial)

Contoh Essay

Agar semakin memahami essay dan struktur penulisannya, berikut ini adalah contoh essay .

essay berisi apa saja

Contoh Pendahuluan Esai

Pandemi Covid-19 mengamplifikasi tren kemunduran demokrasi. Berdasar-kan data yang dirilis oleh Freedom House, indeks tahunan Freedom in the Worldmenyatakan bahwa skor demokrasi Indonesia sebesar 61 dari skala 0-100, skor 30untuk hak-hak politik dan 31 untuk kebebasan sipil.

Temuan ini didukung oleh survei keadaan demokrasi pada medio Januari 2019 hingga 15 Agustus 2020 oleh Saiful Mujani, bahwa tren kepuasan masyarakat terhadap demokrasi menurun drastis pada awal Juni 2020 ketika pandemi Covid-19 merebak sebesar 15%.

Pertanyaan Umum Tentang Essay

Essay merupakan karangan atau tulisan yang menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan baik berupa fakta atau pengalaman

Isi essay adalah tulisan singkat yang berisi opini dan didukung dengan fakta-fakta yang singkat dan mudah dipahami.

Essay terdiri dari pendahuluan, pembahasan dan penutup.

Pendahuluan essay merupakan bagian awal pada esai yang berisi latar belakang, rumusan masalah dan juga tujuan dari penulisan esai yang dibuat. Untuk contoh pendahuluan essay, silakan baca artikel ini.

Nah, Bagaimana? Mudah bukan menulis essay? yuk aplikasikan cara menulis essay diatas dan bisa meniru contoh yang ada ya. (Ana W)

Rekomendasi Buku untuk Mahasiswa

  • 5 Rekomendasi Buku Keuangan
  • 5 Rekomendasi Buku Hadits untuk Kajian dan Mahasiswa
  • 10 Buku Filsafat Untuk Mahasiswa
  • 5 Rekomendasi Buku Tentang Kepemimpinan

Satu pemikiran pada “Apa itu Essay? Cara Menulis Essay, Struktur dan Contoh”

Sebenarnya essay sangat.mudah dibuat karena bisa menuangkan ide ide kreatif ataupun inovasi yang ada di masyarakat. Hanya kadang masih bingung untuk mengimplentasikan dalam sebuah ungkapan kata

Tinggalkan komentar Batalkan balasan

Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.

  • JELAJAH Tentang Kami Dasbor Komunitas Artikel Manapun Kategori
  • Telusuri kategori
  • Tentang wikiHow
  • Masuk/Daftar
  • Daftar kategori
  • Pendidikan dan Komunikasi

Cara Menulis Esai

Artikel ini disusun bersama Christopher Taylor, PhD . Christopher Taylor adalah dosen tamu sastra Inggris di Austin Community College, Texas. Dia memperoleh gelar PhD di bidang Sastra Inggris dan Studi Abad Pertengahan dari University of Texas, Austin, pada 2014. Ada 13 referensi yang dikutip dalam artikel ini dan dapat ditemukan di akhir halaman. Artikel ini telah dilihat 58.279 kali.

Esai adalah tipe tulisan akademis yang sangat umum dan kemungkinan harus dikerjakan dalam bidang studi apa pun. Sebelum mulai menulis esai, pastikan Anda memahami detail tugas supaya dapat mengetahui pendekatan dan fokus yang akan dibahas. Setelah memilih topik, lakukan riset dan persempit argumen utama yang Anda ajukan. Dari sana, Anda harus menulis kerangka dan membuat uraian, yang terdiri dari pendahuluan, pembahasan, dan kesimpulan. Setelah draf selesai, lakukan revisi untuk memastikan tulisan Anda solid.

Memahami Tugas

Step 1 Bacalah tugas dengan teliti.

  • Esai perbandingan/kontras, yang berfokus untuk menganalisis kesamaan dan perbedaan dua hal, seperti ide, tokoh, peristiwa, tempat, atau karya seni.
  • Esai naratif, yang menjabarkan cerita.
  • Esai argumentatif, yang memuat bukti dan contoh untuk meyakinkan pembaca tentang sudut pandang si penulis.
  • Esai kritis atau analitis, yang memeriksa sesuatu (seperti teks atau karya seni) secara mendetail. Tipe esai ini mungkin berusaha menjawab pertanyaan spesifik tentang suatu topik atau berfokus pada maknanya.

Step 2 Cek persyaratan format dan gaya.

  • Panjang esai
  • Gaya kutipan yang digunakan
  • Format, seperti ukuran margin, spasi antara baris, dan ukuran serta jenis fon.

Christopher Taylor, PhD

Christopher Taylor, PhD

Christopher Taylor, Dosen Sastra Inggris, mengatakan: "Sebagian besar esai memuat pendahuluan, isi atau pembahasan, dan kesimpulan. Untuk tugas kuliah menulis esai, pastikan Anda memeriksa konvensi struktural yang berkaitan dengan genre esai tersebut , bidang studi, dan ekspektasi dosen."

Step 3 Persempit topik supaya esai Anda memiliki fokus jelas.

  • Jika Anda menulis esai berbasis penelitian, mungkin ada inspirasi yang didapatkan dari membaca sumber utama subjek tersebut.
  • Untuk esai kritis, Anda bisa memilih untuk berfokus pada tema tertentu dalam karya yang dibahas, atau menganalisis makna kutipan spesifik.

Step 4 Minta klarifikasi jika Anda tidak memahami tugas.

  • Jika kesulitan mempersempit topik, instruktur mungkin dapat menyediakan bimbingan atau inspirasi.

Merencanakan dan Mengatur Esai

Step 1 Carilah sumber yang dapat dipercaya.

  • Buku dan jurnal akademis biasanya merupakan sumber informasi yang bagus. Selain sumber cetak, Anda bisa menemukan informasi reliabel dalam basis data ilmiah seperti JSTOR dan Google Scholar.
  • Anda juga bisa mencari dokumen sumber primer, seperti surat, kesaksian, dan foto.
  • Selalu evaluasi sumber dengan kritis. Makalah riset dari akademisi tepercaya pun dapat saja memuat bias tersembunyi, informasi yang sudah usang, dan kesalahan sederhana atau logika keliru.

Tip: Secara umum, artikel Wikipedia tidak termasuk sumber yang tepat untuk tulisan akademis. Akan tetapi, Anda dapat menemukan sumber yang bisa digunakan dalam bagian “Referensi” di akhir artikel.

Step 2 Buat catatan sambil melakukan riset.

  • Mungkin akan membantu jika Anda mencatat di kartu catatan tersendiri atau masukkan dalam dokumen teks di komputer supaya dapat disalin, direkatkan, dan diatur ulang sesuai keinginan.
  • Cobalah mengatur catatan ke dalam beberapa kategori supaya Anda dapat mengidentifikasi gagasan spesifik yang ingin difokuskan. Misalnya, dalam esai analisis cerita pendek, mungkin Anda perlu mencatat tema atau karakter tertentu.

Step 3 Pilih pertanyaan untuk dijawab atau masalah yang akan dibahas.

  • Misalnya, jika esai Anda membahas faktor-faktor yang menyebabkan berakhirnya Zaman Perunggu di Timur Tengah kuno, Anda bisa berfokus pada pertanyaan, “Apa peran bencana alam dalam keruntuhan masyarakat di akhir Zaman Perunggu?”

Step 4 Buatlah pernyataan tesis...

  • Cara sederhana untuk menyusun pernyataan tesis adalah menjawab pertanyaan utama dengan singkat.
  • Misalnya, jika pertanyaannya “Apa peran bencana alam dalam keruntuhan masyarakat di akhir Zaman Perunggu?”, tesis Anda bisa jadi adalah, “Bencana alam di akhir Zaman Perunggu menghancurkan stabilisasi ekonomi lokal di seluruh wilayah. Ini menyebabkan serangkaian migrasi massal, menciptakan konflik luas yang berkontribusi pada keruntuhan beberapa pusat politik utama Zaman Perunggu.”

Step 5 Tulis kerangka esai...

  • Ketika membuat kerangka, pikirkan cara Anda menyusun esai. Misalnya, mulai dengan argumen paling kuat dan kemudian lanjut ke poin paling lemah. Atau, mulai dengan ringkasan umum dari sumber karya yang Anda analisis dan kemudian dilanjutkan dengan membahas tema utama, pola, dan gaya karya tersebut.
  • Pendahuluan
  • Poin 1, dengan contoh pendukung
  • Poin 2, dengan contoh pendukung
  • Poin 3, dengan contoh pendukung
  • Argumen kontra utama terhadap tesis Anda
  • Bantahan Anda terhadap argumen kontra

Membuat Draf Esai

Step 1 Tulis pendahuluan sebagai pengenalan konteks.

  • Misalnya, jika Anda menulis esai kritis tentang karya seni, pendahuluan dapat dimulai dengan informasi dasar tentang karya tersebut, seperti siapa penciptanya, kapan dan di mana dibuatnya, dan deskripsi singkat tentang karya itu sendiri. Dari sana, tulis pertanyaan tentang karya tersebut dan uraikan tesis Anda.
  • Pendahuluan yang solid harus memuat kalimat transisi singkat yang menciptakan kaitan dengan poin atau argumen pertama yang akan diangkat. Misalnya, jika Anda membahas penggunaan warna dalam suatu karya seni, giring pembaca dengan mengatakan bahwa Anda ingin mulai dengan uraian singkat tentang penggunaan warna simbolis dalam karya kontemporer oleh seniman lain.

Tip: Beberapa penulis lebih memilih untuk menulis pendahuluan setelah bagian esai lain selesai. Setelah menuliskan poin utama, akan lebih mudah meringkas isi esai dalam beberapa kalimat pendahuluan.

Step 2 Sajikan argumen secara mendetail.

  • Misalnya, kalimat topik Anda mungkin berbunyi, “Cerita Sherlock Holmes karya Arthur Conan Doyle adalah satu di antara banyak pengaruh sastra yang jelas terlihat dalam novel-novel Jeeves karya P.G. Wodehouse.” Kemudian, Anda dapat mendukung kalimat ini dengan mengutip kata-kata yang memuat referensi pada Sherlock Holmes.
  • Usahakan menunjukkan hubungan argumen dalam tiap paragraf dengan tesis utama.

Step 3 Gunakan kalimat transisi di antara paragraf.

  • Frasa transisi akan sangat membantu di sini. Misalnya, gunakan kata-kata dan frasa seperti “Selain itu”, “Oleh karena itu”, “Demikian pula”, “Kemudian”, atau “Sebagai akibatnya”.
  • Misalnya, jika membahas penggunaan warna untuk menciptakan kontras dalam karya seni, Anda bisa memulai paragraf berikutnya dengan kalimat, “Selain warna, pelukis juga menggunakan berbagai ketebalan garis untuk membedakan figur statis dan dinamis dalam pemandangan tersebut.”

Step 4 Bahaslah argumen kontra yang mungkin muncul.

  • Misalnya, jika Anda berpendapat bahwa jenis udang tertentu menghiasi cangkangnya dengan alga merah dalam usaha menarik pasangan, Anda harus membantah argumen kontra yang menyatakan bahwa hiasan cangkang sebenarnya adalah peringatan untuk predator. Bantahan dapat dikemukakan dengan menyajikan bukti bahwa udang merah lebih cenderung dimakan daripada udang dengan cangkang tanpa hiasan.

Step 5 Kutiplah sumber dengan benar.

  • Cara mengutip sumber bermacam-macam tergantung gaya kutipan yang digunakan. Biasanya, Anda harus memasukkan nama penulis, judul dan tanggal publikasi, dan informasi lokasi seperti nomor halaman yang memuat informasi tersebut.
  • Secara umum, Anda tidak perlu mengutip pengetahuan umum. Misalnya, untuk pernyataan “Zebra adalah hewan mamalia”, kutipan sumber tidak harus disertakan.
  • Jika mengutip sumber, Anda harus memasukkan daftar kutipan (atau bibliografi ) pada akhir esai.

Step 6 Akhiri dengan paragraf penutup atau kesimpulan.

  • Buat kesimpulan yang singkat. Meskipun panjang paragraf penutup bervariasi tergantung panjang esai itu sendiri, biasanya kesimpulan tidak melebihi satu atau dua paragraf.
  • Misalnya, jika Anda menulis esai 1.000 kata, panjang kesimpulan semestinya empat sampai lima kalimat. [15] X Teliti sumber

Merevisi Esai

Step 1 Istirahatlah setelah menyelesaikan draf pertama.

  • Jika Anda tidak punya beberapa hari, paling tidak istirahatlah beberapa jam untuk rileks atau mengerjakan yang lain.

Step 2 Baca lagi untuk mengecek masalah yang menonjol.

  • Kata-kata berlebihan
  • Poin yang pembahasannya tidak cukup jelas
  • Gagasan atau informasi yang tidak dibutuhkan
  • Transisi tidak jelas atau pengaturan tidak logis
  • Masalah ejaan, gramatika, gaya, dan format
  • Bahasa yang tidak pantas (misalnya, slang atau bahasa informal dalam esai akademis).

Step 3 Koreksilah masalah utama yang ditemukan.

  • Mungkin Anda perlu menghapus beberapa materi di satu bagian dan menambahkan materi baru di bagian lain.
  • Mungkin Anda juga harus mengatur ulang beberapa konten jika dengan demikian alurnya lebih baik.

Step 4 Baca lagi versi revisi dengan kacamata baru.

  • Baca setiap baris dengan pelan dan teliti. Mungkin akan membantu jika Anda membaca tiap kalimat dengan suara keras.

Tip: Jika memungkinkan, minta orang lain memeriksanya. Ketika Anda mengerjakan tulisan untuk waktu lama, otak mulai melihat apa yang diharapkan, bukan apa yang sebenarnya tertulis sehingga lebih sulit bagi Anda untuk menemukan kesalahan.

wikiHow Terkait

Mengutip Banyak Penulis Menggunakan APA

  • ↑ https://www.gallaudet.edu/tutorial-and-instructional-programs/english-center/the-process-and-type-of-writing/styles-of-essays/guide-to-different-kinds-of-essays
  • ↑ https://writingcenter.fas.harvard.edu/pages/moving-assignment-topic
  • ↑ https://writingcenter.fas.harvard.edu/pages/how-read-assignment
  • ↑ http://www.easybib.com/guides/students/writing-guide/ii-research/a-finding-sources/
  • ↑ https://writingcenter.fas.harvard.edu/pages/developing-thesis
  • ↑ https://writingcenter.fas.harvard.edu/pages/outlining
  • ↑ https://www2.le.ac.uk/offices/ld/resources/writing/writing-resources/writing-essays
  • ↑ https://intranet.ecu.edu.au/__data/assets/pdf_file/0017/20609/essay.pdf
  • ↑ https://writingcenter.unc.edu/tips-and-tools/transitions/
  • ↑ http://www.nus.edu.sg/celc/research/books/cwtuc/chapter01.pdf
  • ↑ https://www.plagiarism.org/article/how-do-i-cite-sources
  • ↑ https://www.utsc.utoronto.ca/twc/sites/utsc.utoronto.ca.twc/files/resource-files/Intros-Conclusions.pdf
  • ↑ https://www2.le.ac.uk/offices/ld/resources/writing/questions-to-ask/questions-to-ask-when-editing

Tentang wikiHow ini

Christopher Taylor, PhD

Apakah artikel ini membantu Anda?

Artikel terkait.

Mengutip Banyak Penulis Menggunakan APA

Artikel Cara Istimewa

Berapa Usia Mental Kamu? - Quiz

Artikel Cara yang Paling Dicari

Cara Terbaik untuk  Menyingkirkan Kepik

  • Hubungi Kami
  • Syarat Penggunaan
  • Kebijakan Privasi
  • Do Not Sell or Share My Info
  • Not Selling Info

10 Contoh dan Cara Membuat Essay Beserta Jenis & Strukturnya

'  data-srcset=

Belila Mega

  • 09 Nov 2022
  • 17 min read
  • contoh essay essay

contoh essay

Essay merupakan salah satu bentuk karya tulis yang membahas suatu masalah secara sepintas dengan menunjukkan ide atau gagasan subjektif sesuai dengan sudut pandang penulisnya. Topik yang dibahas dalam essay secara umum adalah topik yang menarik, penting, dan sering diperbincangkan. Contoh essay biasanya membas mengenai pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Selain berisi argumentasi, essay juga memaparkan data atau fakta yang menjadi latar belakang permasalahan. Dapat dikatakan bahwa essay berisi pandangan, pikiran, pendapat, sikap, dan pendirian penulis yang didasarkan pada fakta, ketajaman gagasan, dan kekuatan argumentasi.  Ingin tahu lebih jelas mengenai essay dan contoh essay? Yuk, simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BACA JUGA: Cara Menulis Daftar Pustaka Website yang Benar & Contohnya

Struktur essay

Dalam mempelajari essay, penting diketahui mengenai struktur tulisannya. Essay dikatakan baik dan benar jika mengikuti tiga struktur utama, di antaranya yaitu sebagai berikut. 

1. Pendahuluan 

contoh essay

Pendahuluan merupakan bagian yang akan mengantarkan pembaca pada topik yang akan dibahas. Bagian ini sangat dibutuhkan karena berguna untuk memudahkan pembaca dalam memahami isi essay. 

Pada bagian ini, penulis mengungkapkan topik apa yang diangkat kerta latar belakang mengapa penulis memilih topik tersebut. Biasanya penulis akan menambahkan pendapat mengenai topik tersebut secara umum dan menerangkan penjelasan lebih lanjut dalam bagian selanjutnya. 

2. Pembahasan  

contoh essay

Bagian pembahasan merupakan bagian inti essay. Hal ini karena bagian pembahasan menjelaskan isi essay secara terperinci. Penulis akan menjelaskan sudut pandangnya terhadap topik yang dipilih, beserta analisis dan interpretasi penulis terhadap topik tersebut. 

Penulis akan memaparkan dengan detail opini serta argumennya secara kronologis sehingga membuat essay bersifat koheren. Tidak hanya opini, pada bagian ini penulis juga akan memberikan teori, data, dan fakta untuk meyakinkan pembaca mengenai opini yang sudah dituliskannya dalam essay. 

contoh essay

Bagian terakhir adalah penutup atau kesimpulan. Bagian ini tentu saja berisi rangkuman dari pembahasan yang sudah di tulis. Bagian terakhir ini bersifat singkat, padat, dan jelas serta tidak melebar ke topik masalah lainnya. Biasanya, pada bagian ini penulis juga memberikan saran kepada pihak ketiga untuk menyikapi permasalahan yang dibahas.

BACA JUGA: Prosa adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contohnya

Jenis essay

contoh essay

Setelah mengenal struktur essay, berikutnya adalah jenis-jenis essay. Beberapa jenis essay tersebut adalah sebagai berikut:

  • Essay formal , yakni jenis essay yang menggunakan berbagai pendekatan cukup serius dan formal dan dalam penulisannya menggunakan bahasa baku.
  • Essay informal, yakni jenis essay yang menggunakan pendekatan kurang formal dan dalam penulisannya cenderung menggunakan bahasa populer.
  • Essay pribadi, yakni jenis essay yang cenderung menggunakan kata ganti orang pertama dalam menggambarkan permasalahan dan cenderung menjelaskan sudut pandang secara individu secara lebih mendalam.
  • Essay reflektif , yakni jenis essay yang secara umum membahas bidang permasalahan yang cukup mendalam dan serius, seperti politik, pendidikan, dan kebijakan.
  • Essay deskriptif , yakni jenis essay yang menggambarkan secara detail mengenai suatu permasalahan kepada pembaca.
  • Essay tajuk, yakni jenis essay yang secara umum dapat ditemukan dalam surat kabar atau majalah untuk membentuk opini pembaca.
  • Essay kritik , yakni jenis essay yang sering digunakan untuk memberi analisis dan kritik terhadap berbagai bidang seni, seperti tari, teater, lukis, dan sastra.

BACA JUGA: Huruf Kapital: Pengertian, Contoh & Cara Penggunaanya

Cara membuat essay

contoh essay

Jika ingin membuat essay yang berkualitas, maka Sedulur dapat mengikuti cara membuat essay berikut ini. 

1. Tentukan topik 

Saat menentukan topik, penulis harus bisa memastikan bahwa topik tersebut memiliki sisi menarik dan cukup relevan untuk dibahas. Tidak hanya itu, penulis juga perlu mempertimbangkan kedekatan antara topik dengan ketertarikan pembaca.

2. Riset secara mendalam

Jika sudah menemukan topik, lanjutkan dengan melakukan riset secara mendalam. Carilah informasi dan data mengenai topik terkait. Banyaknya data akan mempengaruhi pemikiran pembaca terhadap gagasan yang disampaikan oleh penulis dan akhirnya menyetujuinya.

3. Buat kerangka tulisan

Setelah melakukan riset dan sebelum menulis essay penulis sebaiknya membuat kerangka tulisan terlebih dahulu. Hal ini akan membantu penulis untuk membangun logika berpikir yang runut.  

4. Mulai menulis essay

Setelah semua proses sebelumnya berhasil dilakukan, mulailah menulis essay. Pastikan untuk menyusun essay sesuai dengan struktur penulisannya, yakni pendahuluan, pembahasan, dan penutup.  

5. Baca kembali sebelum dibagikan

Sebelum membagikan essay, langkah terakhir adalah membaca ulang tulisan yang sudah dibuat. Hal ini berguna untuk mengetahui ada tidaknya kesalahan penulisan dalam essay dan memperbaikinya segera.  

BACA JUGA: Contoh Kata Pengantar Karya Ilmiah, Tugas & Makalah, Lengkap

1. Contoh essay mahasiswa

contoh essay

Judul:  Aku adalah Mahasiswa

Aku banyak memiliki impian yang ingin aku capai. Salah satunya keinginan berkarya di bidang yang dinamis, penuh tantangan, diisi oleh orang-orang yang cakap di bidangnya dan memberikan banyak kesempatan baru yang menunggu untuk dibuka. Aku berpikir, cara agar aku bisa memperoleh keinginanku tersebut hanya dengan lewat pendidikan.

Kata orang, tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina, tujuannya untuk memberikan semangat agar tidak menyerah dalam mencari ilmu. Menurutku, ilmu adalah senjata manusia untuk mengubah kondisi hidupnya dan juga orang-orang di sekitarnya. Tanpa pendidikan yang cukup seseorang pasti akan kesulitan untuk menghadapi keadaannya dan mungkin menemui kebuntuan. 

Menurutku, pendidikan yang aku miliki saat ini belum cukup untuk mencapai tempat yang aku tuju. Untuk mencapainya, aku wajib menaikkan pendidikanku agar ilmuku mencukupi dan mendapat kesempatan yang bagus di masa depan. Untuk itu, aku memilih program magister manajemen pemasaran di Universitas Indonesia sebagai pendidikan ku selanjutnya.

Pemasaran menurutku adalah bidang yang dinamis,penuh tantangan, dan menjadi ujung tombak dari berdirinya suatu bisnis. Ini sangat menarik untukku untuk menggali lebih dalam lagi di bidang ini. Ditambah lagi dengan pertumbuhan ekonomi dan teknologi seperti saat ini, akan menjadi hal yang lebih menantang dan menarik serta efektif di bidang pemasaran ini.

Reputasi MMUI yang kredibel di Indonesia membuat aku menguatkan hati memilih program ini untuk melanjutkan pendidikanku. Tidak hanya itu, banyak alumni dan juga dosen yang berkompeten yang memotivasi aku supaya nantinya bisa menolong aku membuka banyak kesempatan baru untuk bekerja sama. Lokasinya yang dekat pula dengan kediamanku menjadi pertimbangan untuk mengambil program pasca sarjana di Universitas Indonesia.

Pada kesimpulannya, aku berharap tidak hanya meningkatkan kualitas ilmu dan peluang yang lebih luas, tetapi aku juga bisa membuat orang-orang terdekatku bangga.

2. Contoh essay Bahasa Inggris

contoh essay

Judul: Pursuing a Dream

The concept of pursuing a dream has been introduced since the childhood stage. This becomes one of the essential things because pursuing a dream can be a light to keep an individual moving forward in life. However, achieving a dream needs some steps which are not easy to take. Therefore, you need continuously fulfilling the fuels to bring the dream into reality. 

The first step to take is having a strong determination to take action in achieving the dream. Having strong determination able to help in steadying the next steps you will take. Afterward, you also need motivation either from friends, parents, or anyone else. It is possible for some people to give up on their dream just because they lack the motivation they got from themselves and their surroundings. 

As an important thing, you also need to set your own goals to achieve the dream. For instance, if you want to be a doctor, then it means you have to conduct and perform a study in the health department. In addition, it is better if you can set daily goals such as reading health references or watching educational videos on the health problem to increase your knowledge in that field.

However, amidst the struggle to achieve a dream, you should consider rewarding yourself once you have to conquer little steps towards your dreams. Surely, it will help you to boost your spirit and to renew your motivation as well.

In a nutshell, having a dream is something blissful to help you find a reason to stick around in this world. However, pursuing a dream is not as easy as people would imagine. You may face failure later on, but as long as you have strong determination, enough motivation, and keep rewarding yourself for every little step you make, you will go through it and succeed to pursue your dream.

BACA JUGA: 15 Contoh Artikel yang Baik dan Benar dengan Beragam Tema

3. Contoh essay Covid-19

contoh essay

Judul: Dampak Covid-19 terhadap Perekonomian Indonesia

Virus Corona atau lebih dikenal dengan Covid-19 memiliki dampak yang besar terhadap perubahan tatanan kehidupan manusia. Tidak hanya merugikan di bidang kesehatan,  dampak covid-19 ini turut memengaruhi perekonomian negara-negara di dunia termasuk Indonesia.

United Nation Development Program memperkirakan bahwa pandemi Covid-19 ini dapat meningkatkan kemiskinan dan menurunkan kesejahteraan masyarakat. Apabila dampak ekonomi ini tidak ditangani dengan cepat dan tepat dapat berakibat meningkatkan penderitaan global serta membahayakan kehidupan dan mata pencaharian selama bertahun-tahun yang akan datang.

Di Indonesia pemerintah mencoba menerapkan berbagai usaha untuk menekan dampak virus covid-19 ini terhadap perekonomian negara. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan bekerja dari rumah. Bahkan sekolah-sekolah pun juga belajar dari rumah. Karena hal tersebut, banyak industri-industri yang merumahkan karyawannya.

Selain itu, adanya Covid-19 ini meningkatkan penggunaan uang digital. Seperti diketahui bahwa virus corona dapat menempel di benda, salah satunya uang. Sehingga masyarakat beralih menggunakan uang digital untuk menekan penyebaran virus. Di sisi lain, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan di bidang ekonomi seperti menanggung pajak penghasilan, kelonggaran membayar kredit, dan melakukan subsidi listrik.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa adanya Covid-19 ini memiliki dampak positif dan negatif. Meskipun demikian, dampak negatif dari covid-19 perlu segera diatasi supaya tidak menimbulkan efek negatif panjang di tahun-tahun berikutnya.

4. Contoh essay ilmiah mahasiswa

contoh essay

Judul: Preferensi Makanan Terhadap Kemungkinan Penyakit

Perubahan gaya hidup di era globalisasi ini telah memengaruhi kebiasaan makan seseorang dan memaksa untuk mengonsumsi makanan cepat saji berkalori tinggi, seperti junk food. Karena itulah terjadi peningkatan penyakit obesitas di negara berkembang. Makanan yang tidak sehat, tinggi kalori, dan tinggi lemak adalah faktor penting dalam kontribusinya.

Pilihan makanan dan pasar makanan terus berubah beberapa dekade ini. Hal tersebut sebagai tanggapan terhadap kenyamanan, keterjangkauan, dan kegembiraan berdasarkan preferensi konsumen. Konsumen menunjukkan reaksi positif terhadap keragaman pilihan makanan tersebut. Mereka bisa memilih makanan yang mereka sukai. Hal ini membuat intake diet mereka didominasi oleh komposisi makanan yang mereka sukai saja.

Konsumen yang memilih diet sesuai dengan preferensi mereka tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi dapat menimbulkan masalah kesehatan. Diet yang tidak seimbang ini mengarah pada munculnya penyakit, seperti aterosklerosis, obesitas, diabetes, hipertensi, dan osteoporosis. Kemungkinan terjadinya penyakit tersebut dapat dicegah dengan menerapkan pola diet seimbang.

Diet seimbang yang dimaksud adalah diet yang memiliki kandungan nutrisi yang seimbang. Kebutuhan nutrisi untuk setiap orang pun berbeda-beda berdasarkan kondisi tubuh masing-masing. Biasanya kebutuhan gizi tergantung pada faktor usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, berat badan, dan tinggi badan.

Kesimpulannya, yaitu penerapan gaya hidup sehat dengan memilih makanan dengan nutrisi seimbang dapat mencegah terjadinya penyakit di masa datang. Sehat itu adalah aset yang harus dijaga sejak dini. Tubuh yang sehat dapat menghasilkan sumber daya manusia yang lebih produktif. Oleh karena itu, pola hidup sehat perlu digalakkan di zaman yang serba instan.

BACA JUGA: Pengertian Struktur Teks Biografi Beserta Ciri & Contohnya

5. Contoh essay singkat

contoh essay

Judul: Harapan Bangsa

Akhir-akhir ini narkoba telah merajalela di semua kalangan dimulai dari masyarakat bawah hingga masyarakat kelas atas. Lebih parahnya lagi, narkoba juga telah menjangkiti para penegak hukum di negeri ini. Menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah korban barang haram tersebut meningkat hingga dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Oleh sebab itu, penulis sangat yakin masa depan bangsa ini akan  hancur dalam beberapa tahun yang akan datang jika pemerintah tidak mengambil angkah nyata. Ada beberapa alasan narkoba dapat menghancurkan kehidupan bangsa. Alasan pertama karena narkoba dapat menghancurkan masa depan anak muda karena anakmuda seharusnya menjadi calon penerus bangsa. Ironinya,  jika masuk dalam lingkaran narkoba,  masa depan mereka akan lenyap begitu saja.

Alasan yang kedua, yaitu narkoba dapat mematikan kreativitas  anak bangsa. Mereka akan kehilangan itu akibat narkoba yang perlahan-lahan mematikan sel-sel otak sehingga mereka tidak mampu lagi berkreasi.

Akibat terakhir dari adanya  narkoba, yakni  terciptanya generasi kriminal. Ketika para remaja telah terjerat ke dalam lingkaran setan ini, mereka akan terus dipaksa untuk memenuhi nafsu terhadap narkoba. Akibatnya, mereka akan melakukan apa saja  demi mendapatkan narkoba, termasuk dengan melakukan perbuatan yang melanggar hukum, seperti mencuri, menipu, membunuh, dan lainnya.

Oleh sebab itu, narkoba sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup anak muda. Hal ini karena narkoba dapat menghancurkan masa depan anak muda. Narkoba dapat menghancurkan daya kreativitas  anak muda dan  menciptakan generasi pelanggar hukum. Seluruh akibat tersebut dapat merusak masa depan bangsa sehingga. Pemerintah harus melakukan tindakan nyata untuk menghentikan peredaran narkoba.

6. Contoh essay pendidikan

contoh essay

Judul: Pendidikan Tatap Muka pada Masa New Normal

Tahun ajaran baru sudah dimulai. Setelah hampir dua tahun dilaksanakan pembelajaran jarak jauh melalui berbagai media seperti Zoom dan Google Meets, sekarang murid dan pengajar akan bertemu kembali dalam pendidikan tatap muka di sekolah. Dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan tatap muka di sekolah, ada beberapa saran mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pengajar supaya tidak terjadi penularan virus. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan pengajar dan pihak sekolah antara lain adalah diterapkannya protokol kesehatan secara ketat dalam proses belajar mengajar. Murid-murid dan guru harus tetap memakai masker saat berada di lingkungan sekolah. Selain itu, di lingkungan sekolah juga perlu disediakan fasilitas mencuci tangan dan pada setiap kelas disediakan hand-sanitizer. Sangat penting bagi guru untuk menanamkan pentingnya menjaga kebersihan pada masa new normal kepada para murid.

Mengingat belum semua murid mendapatkan vaksin Covid-19, sebaiknya pendidikan tatap muka  diprioritaskan kepada sekolah yang murid-muridnya sudah mendapatkan vaksin untuk mencegah penularan kepada anak-anak, seperti jenjang SMP dan SMA. Untuk SD kelas kecil, seperti kelas 1, 2, 3, 4, tetap dilakukan kegiatan belajar mengajar bauran. Pendidikan Tatap Muka diprioritaskan pada kelas besar yang murid-muridnya sudah mendapatkan vaksin, seperti kelas 5–6. 

Demikian saran mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pendidikan tatap muka di sekolah. Hal ini hendaknya diperhatikan para guru, pengurus sekolah, dan orang tua demi keberlangsungan pendidikan tatap muka yang lancar dan aman untuk para murid.

BACA JUGA: Interpretasi adalah: Pengertian, Contoh & Jenis-Jenisnya

7. Contoh essay akademik

contoh essay

Judul: Dua Sisi Problematika Pendidikan di Indonesia

Jika dibandingkan dengan sistem pendidikan negeri lain menurut saya Indonesia masih memiliki banyak kekurangan walaupun ada pula kelebihannya sistem pendidikan Indonesia masih harus direvisi agar meningkatnya sumber daya manusia yang bermanfaat dan berkualitas agar dapat bersaing dengan SDM negeri lain. Kekurangan ini tidak hanya terletak pada sistem pendidikan namun juga pada peserta didik, sehingga untuk meningkatkan sistem pendidikan kita harus memperbaikinya dari akar masalahnya. 

Permasalahan pendidikan di Indonesia yang pertama akan dibahas adalah kurikulum pendidikan. Di Indonesia kurikulum yang digunakan di sekolah tidak sama rata, masih banyak sekolah yang menggunakan kurikulum 2006 sehingga saat mereka naik ke jenjang kelas atau ke sekolah dengan kurikulum 2013 maka akan terjadi kebingungan sementara hingga mereka bisa beradaptasi pada kurikulum yang digunakan. Bahkan ada juga sekolah yang berganti-ganti kurikulum karena sarana prasarana sekolah yang kurang karena pada kurikulum 2013 peserta didik akan membutuhkan pengetahuan akan teknologi dan akses ke teknologi tersebut yang berupa komputer atau laptop. 

Selain itu akan terjadi permasalahan saat pindah ke sekolah dengan kurikulum yang berbeda yaitu berubahnya materi yang dipelajari contohnya seorang siswa SMP yang menggunakan kurikulum 2006 pindah ke SMA dengan kurikulum 2013 maka siswa tersebut akan bingung karena beberapa materi tidak pernah dijelaskan saat SMP danakan tertinggal pelajarannya jika ia tidak bisa mengejarnya. Salah satu kelebihan pada pendidikan Indonesia adalah kedisiplinan yang dihasilkan saat sekolah namun tidak semua sekolah di Indonesia menerapkan peraturan dengan tegas sehingga siswa tidak disiplin, karena dengan adanya peraturan di sekolah bisamembangun karakter pada siswa seperti tidak telat, tepat waktu mengerjakan tugas. Jika peraturan ini tidak dilakukan dengan tegas maka akan sulit untuk membangunkarakter siswa.

Permasalahan yang ada pada peserta didik adalah kurangnya minat untuk belajar walaupun tidak sepenuhnya permasalahan ini ada pada peserta didik namun juga guru pengajar. Sehingga untuk meraih pendidikan yang baik dan berkualitas diperlukan kerja sama antar peserta didik dan pengajar. Pengajar harus bisa melakukan pengajaran dengan kreatif dan tidak hanya terpaku pada fakta yang ada di buku tapi juga membuat siswa ikut berpikir pada hal yang berkaitan dengan pelajaran sehingga siswa tidak menjadi siswa yang pasif namun aktif. Jadi pendidikan di Indonesia memiliki banyak kekurangan dan untuk meningkatkannya dibutuhkan penyetaraan sarana dan prasarana, materi pembelajaran yang tidak terpaku pada fakta, peningkatan pendidikan moral dan kreatifitas agar Indonesia memiliki SDM yang berkualitas dan membangun generasi yang berkarakter.

8. Contoh essay pendidikan Bahasa Inggris

contoh essay

Judul: Learning English and Its Advantages

English is known as an international language that is mostly used in several countries such as the United States, United Kingdom, and Australia. As an international language, English holds an important role in bridging communication amongst people across different countries. Learning English from elementary school can be a good choice and step since it will provide you with a lot of advantages.

Firstly, learning English will help you to understand many things because it is mostly applied as universal languages in several aspects such as the internet. Further, this language is also used to understand more about books, movies, or other media that is written or delivered from another language (not your mother tongue).

Secondly, learning English can be beneficial for a career because English is used in most industries, especially in business. Hence, to broaden your career, learning English from now on can be a good way to learn.

Finally, learning English is not merely beneficial for verbal communication. It has a huge benefit that can be used to understand things more and to broaden your career. Then, learning English is essential and you can start to learn it from the scratch in the early times as well.

BACA JUGA: Referensi adalah: Pengertian, Manfaat, Jenis & Contohnya

9. Contoh essay kesehatan

contoh essay

Judul: Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 yang menyebar secara cepat dan luas menyebabkan masyarakat harus membatasi aktivitasnya di luar rumah. Selain membatasi aktivitas, masyarakat juga harus menjaga kesehatan diri dengan berbagai cara. Cara menjaga kesehatan diri pada masa pandemi Covid-19 akan dijelaskan sebagai berikut.

Gejala Covid-19 antara lain adalah sesak napas, batuk kering, demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, sakit kepala, dan hilangnya kemampuan mencium bau. Penularan Covid-19 dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti kontak fisik, droplets, benda yang terkontaminasi, dan tempat yang ramai. Oleh karena itu, supaya tidak tertular, cara menjaga diri agar tidak tertular antara lain adalah dengan memakai masker saat keluar rumah, selalu mencuci tangan saat masuk dan keluar ruangan, usahakan menghindari keramaian ketika keluar rumah, dan  biasakan pula mengonsumsi vitamin agar daya tahan tubuh bertambah kuat. 

Itulah cara-cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan pada masa pandemi. Ingat, tetap bepergian dengan menggunakan masker dan selalu cuci tangan.jangan sampai tertular. Semoga kita sehat selalu di masa pandemi ini. Selain menjaga diri, jangan lupa menjaga kesehatan keluarga kita.

10. Contoh essay kesehatan Bahasa Inggris

contoh essay

Judul: The Importance of Sleep for Healthiness

Good sleep at night can increase the quality of an individual’s life. However, many people do not realize it and tend to develop a bad habit by staying awake at night. In this era of advanced technology, there were many disturbances for having a quality night sleep such as using mobile phones for binge-watching movies and scrolling through social media. Thus, it is quite important to understand and acknowledge how important getting enough sleep is for our health and avoiding these kinds of bad habits. 

Adults need at least 8 hours of sleep every night and some research has proven that having enough sleep provides health benefits and not merely for physical health, but also mental health. For physical health, having enough sleep is able to boost the immune system, improve the ability to think, prevent obesity, heart disease, diabetes, and so forth. Furthermore, having enough sleep has been proven to prevent a human being from a mental health problem such as depression and anxiety. 

Hence, sleep is a vital way to control our physical and mental health and as an adult, it is better to fulfill our daily need of sleeping. Set your schedule to sleep on time and abstain from phone or other distractions that may decrease the quality of sleep. Once we develop a good habit of sleeping, thus we can carry out life well and be more relaxed to enjoy the days ahead.

Definisi dan Penjelasan lengkap Service Level Agreement (SLA)

Urutan shio tahun 2023 lengkap dengan tabel shionya, 10 contoh pembukaan ceramah singkat, menarik dan tipsnya.

Demikian informasi tentang contoh essay beserta jenis, struktur, dan cara membuatnya. Semoga informasi ini dapat membantu Sedulur dalam membuat essay dan menambah wawasan Sedulur dengan bacaan dalam contoh di atas. Selamat berkarya!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super . Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.

essay berisi apa saja

Related Posts

contoh service level agreement bangunan gedung

Arti Barakallah Fii Umrik Beserta 30 Contoh Ucapannya

Pirlo On Ground

sederet.com

Cara Menulis Esai

bookmark

Essay atau esai adalah tulisan pendek yang mengungkapkan informasi dan opini penulisnya. Esai bisa dibutuhkan di ranah apa saja, dimulai dari ranah pendidikan sampai ranah profesional. Tes menulis IELTS dan TOEFL juga mengharuskan kita menulis sebuah esai. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kita belajar cara membuat esai yang baik dan benar.

Apabila kita belum pernah menulis esai sebelumnya atau merasakan kesulitan ketika membuat esai,  ada beberapa langkah yang bisa ikuti untuk menghasilkan esai yang bagus. Tulisan di bawah ini akan memberi tahu kita langkah-langkah tersebut:

Menentukan Jenis Esai

Langkah pertama dalam pembuatan esai adalah menentukan jenis esai. Mengetahui jenis esai apa yang akan kita tulis akan membantu kita dalam menentukan topik dan struktur esai kita. berikut ini adalah beberapa jenis esai:

  • Narrative essay : berisi cerita atau informasi
  • Persuasive essay : berisi opini kita dan meyakinkan pembaca akan sebuah sudut pandang
  • Expository essay : berisi langkah-langkah melakukan sesuatu
  • Descriptive essay : berisi pemaparan tentang sesuatu
  • Argumentative essay : berisi opini dan argumen kita beserta bukti-buktinya
  • Compare and contrast essay : berisi pemaparan persamaan dan berbedaan dari dua hal
  • Problem solution essay : berisi pemaparan suatu masalah dan pengajuan solusi atas permasalah tersebut
  • Informative essay : berisi penjelasan tentang sesuatu beserta dengan faktanya yang bertujuan untuk mendidik pembaca

Menentukan Topik

Kita tidak bisa membuat esai tanpa mengetahui apa yang akan ditulis. Untuk itu, setelah mengetahui jenis esai yang akan dibuat, kita harus menentukan topik apa yang akan kita sampaikan di dalam esainya. Berikut adalah beberapa tip ketika memilih topik:

  • Tulislah semua topik yang terbesit dalam pikiran kita
  • Buatlah mind mapping akan topik-topiknya yang berisi topik utama dan ide pendukung yang terkait dengan topik utama
  • Pilihlah satu topik terbaik yang tidak terlalu umum atau spesifik. Misal: untuk esai satu halaman, memilih topik “sejarah Indonesia” akan terlalu umum. Untuk itu, pilihlah topik yang lebih spesifik, seperti “sejarah detik-detik proklamasi kemerdekaan” atau “sejarah kerajaan Majapahit”, dsb

Setelah topik ditentukan, kita harus melakukan riset akan topik dan ide yang akan kita tulis. Kita bisa melakukan riset lewat buku, internet, atau mewawancarai langsung orang yang ahli akan topiknya. Tuliskanlah sumber-sumber risetnya karena sumber riset atau referensi harus ditulis pada esai kita.

Memilih Gaya Tulisan

Gaya tulisan akan menentukan format penulisan kutipan dan referensi. Adapun gaya-gaya tulisan di antaranya:

  • MLA (Modern Language Association)
  • APA (American Psychological Association)
  • Chicago Manual of Style

Membuat Thesis Statement

Thesis statement adalah satu kalimat yang berisi poin utama keseluruhan esainya. Thesis statement adalah premis dasar esai kita. Poin dan ide berbeda dalam esai harus terkait dan kembali lagi kepada thesis statement.

Thesis statement ditaruh di dalam paragraf pembuka esai. Thesis statement sebaiknya tidak terlalu spesifik agar kita bisa mengembangkannya dalam isi esai kita, dan jangan juga terlalu luas supaya kita bisa lebih terperinci ketika mengembangkannya.

Membuat Outline

Langkah selanjutnya yaitu membuat outline atau kerangka esai. Menulis kerangka bisa membantu kita melihat apakah esai yang akan kita buat itu logis, terorganisir, dan mengalir dengan baik. Kerangka esai bisa bermacam-macam tergantung dari jenis esai dan jenis tulisan yang kita pilih.

Menulis Esai

Setelah outline selesai, kita bisa langsung mengembangkannya menjadi esai. Ingatlah bahwa struktur esai pada umumnya terdiri dari:

  • Introduction (pembuka): berisi hook atau attention grabber yang membuat orang tertarik membaca esai kita. Thesis statement ditulis sebagai kalimat akhir paragraf pembuka.
  • Main body (isi utama): berisi ide-ide kita. Setiap paragraf main body harus memiliki ide utama dan pendukungnya tersendiri.
  • Conclusion (kesimpulan): berisi ringkasan dari esai kita.

Kita juga harus memastikan bahwa esai kita mengalir dengan baik. Kalimat dan kata transisi sangat dibutuhkan dalam esai untuk menghubungkan satu ide dengan ide lainnya. Berikut adalah beberapa kata dan kalimat transisi:

  • This essay discusses…
  • In this essay…
  • The theme of this essay is…

Mengenalkan poin:

  • Afterwards…
  • First of all…
  • In addition….
  • After this…
  • With this in mind…
  • To begin with…

Membandingkan dan membedakan:

  • Nevertheless…
  • Then again…
  • On the other hand…
  • In comparison…
  • That being said…

Mengungkapkan hasil:

  • As a result…
  • For this reason…
  • That is why…
  • This means that…

Memberikan contoh:

  • For example…
  • For instance…
  • You might consider…
  • To illustrate…
  • As an illustration…

Menekankan ide:

  • Generally speaking…
  • For the most part…
  • In this situation…
  • Especially…

Menambahkan ide

  • Furthermore…
  • In addition…
  • As well as…
  • Additionally…
  • Another reason…

Menyimpulkan:

  • In conclusion…
  • To summarize…
  • In a nutshell…
  • It has been demonstrated that…
  • We have seen that…
  • All in all…

Memeriksa Ulang Esai

Setelah selesai menulis esai, kita harus memeriksa ulang esai kita untuk memastikan bahwa tidak ada salah penulisan, grammar , dan kesalahan-kesalahan lainnya. Berikut adalah beberapa aspek pada esai yang harus kita periksa ulang:

  • Grammar , pungtuasi, dan ejaan
  • Penulisan kutipan dan sumbernya. Pastikan kita benar-benar telah mengutip sesuai dengan aturan gaya tulisan yang kita pilih
  • Pastikan kita telah melakukan parafrasa dengan baik supaya kita tidak dianggap melakukan plagiarisme pada esai kita
  • Pastikan semua sumber yang kita pakai ditulis di dalam esai

Artikel Lainnya

  • Greater Jakarta

School of Information Systems

  • BINUS @Greater Jakarta
  • BINUS @Bekasi
  • BINUS @Bandung
  • BINUS @Malang
  • BINUS @Semarang
  • Business and System Innovation Challenge 2024
  • ICIMTech 2024
  • SIS Career Bootcamp
  • Summer Technology Camp 2022
  • Organizational Structure
  • Education Philosophy
  • IS Laboratory Assistants
  • Recruitment
  • Pre-Thesis & Thesis Advisor List
  • Thesis Advisor (for Lecturers)
  • Introduction
  • Vision & Mission
  • Program Objective
  • Student Outcomes
  • Prospective Career of The Graduate
  • Course Structure
  • Prerequisites
  • Quality Controlled Examination (UPM)
  • Vision and Mission
  • Prospective Career of the Graduates
  • Quality Controlled Courses
  • Vision & Mission
  • Prospective Career of The Graduates
  • Quality Controlled Examinations (UPM)
  • Program Objectives
  • Prerequisite
  • Quality controlled examinations (UPM)
  • Student Outcome
  • Prospective Career
  • Research Topics for Even 2020/2021
  • Research Roadmap
  • Student’s Thesis Topic
  • Current Research
  • Publication
  • Student Project
  • Training & Consultation
  • Application Development
  • International Thematic Camp 2021
  • INTERNATIONAL THEMATIC CAMP 2020
  • SIS VIRTUAL SUMMER CAMP 2020 FOR HIGH SCHOOL
  • International Thematic Camp 2019 – Jakarta
  • SIS Summer Camp 2019 for High School
  • International Thematic Camp 2019
  • INTERNATIONAL THEMATIC CAMP 2018
  • Summer Course 2018
  • Summer Course 2017
  • Business and System Innovation Challange 2023
  • International Design Challenge 2022
  • International Design Challenge 2021
  • International Design Challenge 2020
  • SIS Design Challenge 2019
  • SIS Design Challenge 2018
  • SIS Design Challenge 2017
  • Popular Articles
  • BINUS University
  • Thesis Outline
  • Lecturer Vacancy
  • SIS Virtual Background

Mengenal apa itu essay dan bagaimana menyusun essay

Secara bahasa, “essay” berasal dari bahasa Prancis, yang berarti mencoba atau berusaha. Esai adalah suatu tulisan yang menggambarkan sebuah opini dari penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilainya (Hidayah, 2019). Menuliskan esai berarti membentuk sekumpulan ide yang saling berkaitan menjadi argumen. Esai pada dasarnya perlu disusun secara rapi agar masuk akal dan dapat dipahami bagi para pembaca. Esai menentukan informasi yang perlu diketahui pembaca dan juga urutan yang harus mereka terima. Struktur esai harusnya dapat membuat tulisan yang bisa memengaruhi pembaca terhadap ide yang disampaikan. ada beberapa esai klasik seperti esai naratif, descriptif, expositori, dan persuasif namun pada dasarnya tidak ada rumus yang pasti.

Dalam menyusun essay ada beberapa panduan untuk menulis dan yang paling penting untuk dilakukan pertama kali adalah membuat draf. Draf umunya berisi struktur atau kerangka dari esai yang ingin dibuat agar ketika essay dibuat menjadi lebih rapi, kemudian buat catatan argumen apa yang ingin kalian sampaikan melalui essay, rrgumen dalam esai merupakan jawaban dari beberapa pertanyaan, yang merupakan rumusan permasalahan dari topik yang akan Anda kemukakan. Dan yang terkahir adalah data pendukung sebagai bukti untung mendukung argumen yang ada.  Setelah itu barulah kita dapat menysun essay seperti berikut (Industri and Indonesia, 2019):

  • Pendahuluan

Pendahuluan merupakan paragraf pertama yang memperkenalkan topik yang ingin bahas. Pada bagian ini kita akan menjawab pertanyaan dan menyediakan rangkuman dari isi argumenyang ada. Menceritakan mereka yang membaca apa argumen yang ingin disampaikan dan mengapa memilih membahas argumen tersebut. Lalu buatlah pendahuluan singkat dan padat, tapi jangan lupa menampilkan semua ide Anda di dalamnya.

Bagian isi berupa sekumpulan paragraf, setiap paragraf memiliki satu pokok pembahasan yang merupakan argumen yang akan diutarakan pada tulisan. Setelah mengemukakan pokok pikiran maka kemukakan penjelasan dari pokok pikiran tersebut. Lalu pada bagian isi dapat menggunakan  seluruh pengetahuan dan informasi yang sudah milikidan pastinya berkaitan dengan jawaban yang ditulis. Gunakanlah contoh-contoh yang masih relevan serta kutipan-kutipan untuk mendukung argumen Anda. Sangat penting untuk menyusun struktur isi sebaik mungkin. Jika pertanyaan yang ada terdiri dari beberapa bagian, maka perlu membuat susunan isi yang berkaitan dengan setiap bagian dari pertanyaan tersebut.

Bagian kesimpulan memastikan semua ide dan gagasan dapat terangkum dengan baik. Kesimpulan baiknya menggunakan struktur dari khusus ke umum. dan ringkasan argumen yang menjadi jawaban atas permasalahan di atas. Kesimpulan harus sesuai dengan bagian pendahuluan serta menggambarkan bahwa kalian telah menjawab pertanyaan yang ada. Sambungkan kembali dengan argumen-argumen Anda dan kaitkan jawaban ke pertanyaannya.

Berikut penjelasan menganai essay dan bagaimana kita dapat menyusun essay dengan baik, saya harap artikel ini dapat membantu kalian para pembaca

Hidayah, Y. (2019) ‘Menulis esai’, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret , p. 7.

Industri, D. T. and Indonesia, U. (2019) ‘Panduan dalam Menulis Esai’, pp. 1–3.

  • Bina Nusantara
  • fulltime assistant
  • greater nusantara
  • greaternusantara
  • Information System
  • information system laboratory
  • information technology
  • parttime assistant
  • school of information system
  • Sistem Informasi
  • teknik informatik
  • teknologi informasi
  • teknologi teknologi

essay berisi apa saja

Last updated : May 19, 2020 00:00

essay berisi apa saja

Your browser is not fully compatible with the features of our website.

essay berisi apa saja

Pengertian dan Contoh Essay Berbagai Tema yang Benar

Ilustrasi menulis essay.

Pengertian Essay

Ciri-ciri essay, jenis-jenis essay, struktur penulisan essay, contoh essay.

Bagi detikers yang masih duduk di bangku sekolah atau kuliah, mungkin sudah tidak asing mendengar kata essay. Yap, sering kali para pelajar maupun mahasiswa mendapatkan tugas essay yang diberikan oleh guru atau dosen.

Sebenarnya, membuat essay tidak begitu sulit detikers. Yang terpenting adalah kamu dapat memahami struktur penulisan yang baik dan menentukan sejak awal jenis essay apa yang bakal digunakan.

Namun, jika detikers masih kesulitan memahami apa itu essay dan bagaimana cara membuatnya, tak perlu khawatir. Dalam artikel ini, detikBali akan membahas apa itu essay dan contoh penulisan essay yang benar. Jadi, simak terus artikel ini sampai habis!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), essay adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah tertentu melalui sudut pandang penulis. Essay bersifat subjektif dan mengandung fakta serta opini dari penulis, akan tetapi tulisan essay harus tetap logis dan mudah dipahami oleh para pembaca.

Dijelaskan dalam buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Surabaya Tahun 2021 oleh Dede Nasrullah, dkk, essay adalah serangkaian tulisan yang mengandung opini dan juga sifat yang subjektif ataupun argumentatif. Essay bisa berisi pengalaman pribadi maupun orang lain, pandangan pribadi, ataupun suatu fenomena yang disusun secara logis dan bisa dipahami dengan baik.

Selain itu, argumentasi yang ditulis di dalam essay juga harus didukung oleh fakta yang kuat, sehingga essay tak hanya sekadar tulisan yang dianggap fiktif atau imajinasi oleh sang penulis.

Berbeda dari teks penulisan pada umumnya, ada sejumlah ciri-ciri dalam essay yang perlu detikers ketahui. Dijelaskan dalam buku Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA Rangkuman Bahasa Indonesia SMA MA SBMPTN oleh Tomi Rianto, berikut ciri-ciri teks essay:

  • Bersifat pribadi karena penulisan essay disesuaikan dengan gaya penulisan si penulis.
  • Singkat, padat, dan jelas.
  • Berupa penjelasan dan bukti untuk memperkuat pendapat penulis.
  • Topiknya terbatas dan mendorong pembaca untuk menerima pandangan tertentu.

Dikutip dari buku Mahir Berbahasa Indonesia 3: SMA Kelas XII Program IPA dan IPS oleh P Tukan, essay terbagi lagi menjadi delapan jenis. Apa saja jenis-jenis essay tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Essay Formal

Essay formal adalah essay yang tujuan dan situasinya resmi. Dalam essay ini, penulis harus mengupas secara ilmiah tentang apa yang ia bahas, sehingga gaya penulisannya mengikuti aturan penulisan formal dan sistematis.

2. Essay Informal

Essay informal adalah essay yang ditunjukkan untuk situasi yang tidak resmi, jadi penulisan di dalam essay lebih santai. Pada umumnya, penulis akan menulis essay secara familier, ringan, dan bisa juga dibubuhi humor yang menggelitik.

3. Essay Kritik

Essay kritik adalah essay yang menilai dalam segi baik maupun buruk, manfaat atau tidaknya, kelebihan dan kekurangan dalam suatu karya.

4. Essay Cerita

Essay cerita adalah essay yang bertujuan menghadirkan barang, orang, atau sesuatu yang digambarkan di depan angan-angan para pembaca, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan, mengecap, hingga mencium meskipun wujudnya tidak ada di depan pembaca.

5. Essay Argumentatif

Essay argumentatif adalah essay yang ditunjukkan untuk meyakinkan pembaca untuk menerima ide, pandangan, sikap, atau kepercayaan penulis. Dalam hal ini, penulis berusaha menunjukkan kebenaran suatu ide dengan motif agar pembaca dapat berpihak kepada penulis, kemudian dapat melakukan sesuatu.

6. Essay Paparan

Essay paparan adalah essay yang bertujuan untuk menjelaskan atau memaparkan suatu hal kepada pembaca.

7. Essay Lukisan

Essay lukisan adalah essay yang ditunjukkan untuk melukiskan atau menggambarkan sesuatu kepada para pembaca, hal ini agar pembaca dapat memahami tentang apa yang disampaikan oleh penulis.

8. Essay Ajakan

Essay ajakan adalah essay yang bertujuan untuk mengajak para pembaca agar mengikuti pendapat yang disampaikan oleh penulis.

Dijelaskan dalam buku Teori dan Praktik Menyusun Karya Ilmiah: Bahan Ajar MA Riset oleh Mochammad Ronaldy Aji Saputra, dkk, terdapat tiga struktur utama yang harus diperhatikan dalam penulisan essay. Apa saja struktur tersebut? Simak di bawah ini:

1. Pengantar atau Pendahuluan

Dalam tahap ini berisi latar belakang masalah secara umum. Di paragraf ini juga menyajikan apa ide utama yang akan disampaikan dan didiskusikan dalam tulisan.

Isi adalah bagian terpanjang dari essay yang fokus pada konten utama diskusi. Pada umumnya, bagian isi biasanya terdiri dari tiga paragraf atau lebih, di setiap paragraf nantinya berisi kalimat topik, beberapa kalimat pendukung, dan juga kalimat penutup.

3. Paragraf Penutup

Struktur yang terakhir adalah paragraf penutup, yang mana berisi rangkuman dari ide-ide utama essay atau parafrase lain dari pernyataan tesis yang telah dibuat. Selain itu, paragraf penutup juga mengingatkan pembaca tentang apa yang telah dibahas dalam paragraf sebelumnya oleh penulis.

Setelah memahami tentang apa itu essay beserta jenis dan ciri-cirinya, mari kita lihat beberapa contoh essay dari berbagai tema yang telah detikBali rangkum dari berbagai sumber.

1. Contoh Essay Tema Pariwisata

Pesona Bali

Siapa tak kenal Bali, pulau kecil di seberang ujung Timur Jawa ini? Pulau indah nan menawan yang dijuluki pulau dewata ini bagai magnet yang menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan sebelum mengenal nama Indonesia, banyak wisatawan asing lebih dulu mengenal nama Bali.

Ada banyak hal yang dapat dinikmati ketika mengunjungi Bali, mulai dari wisata pantai, gunung, budaya, dan lain sebagainya. Jutaan wisatawan mengunjungi Bali setiap tahunnya karena keramahan masyarakatnya, keindahan panoramanya, dan keunikan budayanya.

Pertama, Bali menjadi tujuan wisata dunia karena keramahan masyarakatnya. Sesaat setelah wisatawan menginjakkan kaki di bumi seribu pura ini, senyum ramah penduduk Bali akan menyambut mereka.

Masyarakat Bali yang taat menjalankan agama Hindu dan adat-istiadat mereka ini sangat terbuka dan menghargai para pendatang. Sistem pemerintahan desa yang kuat dengan ribuan banjar di seluruh Bali juga memberi suasana damai dan tentram bagi para wisatawan. Dengan masyarakat yang taat adat, Bali memberikan segala keramahan bagi wisatawan.

Disamping keramahan masyarakatnya, wisatawan jatuh cinta dengan Bali karena keindahan panoramanya. Wisatawan dapat memanjakan diri dengan berjemur di pantai dengan sinar matahari yang hangat di sepanjang garis pantainya.

Bagi mereka yang menyukai olah raga pantai seperti surfing, snorkeling, dan diving, Bali adalah surganya. Ombak Pantai Kuta yang bisa mencapai 2-3 meter memberikan tantangan tersendiri bagi para peselancar.

Yang paling mengesankan adalah keunikan budaya Bali yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Adat istiadat yang kuat dan tidak pudar dengan derasnya industri pariwisata merupakan daya tarik tersendiri.

Perayaan dan festival, baik yang bersifat keagamaan maupun adat selalu mewarnai kehidupan masyarakat Bali. Beberapa acara keagamaan seperti Galungan, Kuningan, Nyepi, Purnama, Ngaben, dan banyak lagi lainnya mampu menghipnotis para wisatawan.

Dengan pesona yang dimiliki Bali, tidaklah mengherankan bila Bali dikunjungi jutaan wisatawan setiap tahunnya. Banyak diantara mereka, sepulang liburan di Bali, mendapatkan pengalaman unik yang sering menjadi inspirasi dan semangat hidup. Jadi, kalau Anda bingung menentukan kemana akan liburan tahun ini, mengapa tidak ke Bali?

2. Contoh Essay Tema Kehidupan

Anda sedang menikmati pizza paling enak di dunia dengan selebritis papan atas di negeri ini. Dari seberang meja, Anda bisa menatap wujudnya yang menarik. Lalu pada pagi harinya Anda menerima pengumuman sebagai pemenang undian berhadiah 10 miliar. Bahagiakah Anda? Bisa jadi-selama beberapa bulan.

Karena Anda baru saja mengalami perubahan pada hidup Anda. Bagaimanapun, uang identik dengan peningkatan status. Uang bisa berarti kesenangan, karena dengannya kita bisa membeli apapun yang diinginkan, sehingga tidak ada lagi sesuatu yang akan kita cemaskan.

Tapi apakah kebahagiaan ini akan berlangsung selamanya? Jawabannya tidak. Karena setelahnya, Anda akan kembali menjadi diri Anda yang dulu.

Menurut seorang psikolog dari Empati Development Centre, Roslina Verauli, hal tersebut disebabkan karena manusia umumnya akan mengalami proses penyesuaian diri dengan tatanan kehidupan baru mereka, yang di dalam dunia psikologi dikenal dengan adaptation theory.

Misalnya saat masih menjadi karyawan biasa dengan penghasilan bulanan yang pas-pasan, Anda mengkhayal menjadi seorang manajer. Namun saat Anda berhasil mencapai impian tersebut, semuanya tetap saja berjalan seperti dulu.

"Karena seiring pertumbuhan pendapatan, keinginan pun semakin tinggi. Standar kesenangan yang bersangkutan tidak akan lagi sama. Mungkin jika tadinya cukup dengan angka 6, kini baru cukup di angka 8. Dulu tidak butuh mobil, sekarang perlu. Gaya berpakaian juga harus bermerek. Itulah yang disebut penyesuaian," kata Vera.

Jadi di manakah kebahagiaan itu berada? Mungkin ada pada sahabat, keluarga, cita-cita, pekerjaan, hobi, atau nilai hidup. Beberapa peneliti percaya bahwa kombinasi perilaku, tindakan, dan pikiran dapat membantu kita mencapai kebahagiaan.

Maka, hal yang harus dilakukan adalah mengarahkan pikiran Anda untuk menjadi lebih bahagia. Karena itu, Vera menyarankan untuk mencari kebahagiaan sesegera mungkin.

Tidak perlu menunggu memenangkan undian berhadiah atau menjadi tua untuk bisa berbahagia. Mulai saat ini, putuskan untuk selalu membawa aura cerah dan bahagia di setiap hari-hari Anda.

3. Contoh Essay Tema Pendidikan

Mengetahui Peran dan Tugas Sebagai Mahasiswa

Mahasiswa merupakan gabungan kata dari maha dan siswa. Arti dari maha sendiri adalah sesuatu yang lebih tinggi tingkatannya, besar dan siswa sendiri adalah seorang pelajar atau murid. Jadi, arti dari mahasiswa adalah seorang pelajar atau murid yang lebih tinggi tingkatannya dan besar. Maksudnya lebih tinggi pendidikan nya dan lebih besar tanggung jawabnya.

Ketika kita berbicara tentang mahasiswa, tentang tanggung jawab kita, tentang mimpi kita. Tidak lain kita adalah pembangun peradaban bangsa bahkan dunia. kitalah yang harus membuat perubahan-perubahan untuk menuju ke arah yang semakin baik.

Kita diibaratkan seperti seorang arsitek yang dituntut harus mampu merancang rangka dan jadinya peradaban bangsa yang tidak terlepas dari lahirnya orang-orang hebat. Mereka-mereka ini mampu menggabungkan spiritualitas dengan intelektualitas yang ditempatkan dalam satu jiwa yang lapang dan luas.

Tugas dari seorang mahasiswa itu bukan hanya belajar, belajar, dan belajar. Namun memiliki tanggung jawab yang lebih dalam merancang perubahan suatu peradaban bangsa.

Apalagi ketika mahasiswa sudah dinyatakan wisuda dan sudah menjadi sarjana. Gelar sarjana hanya menjadi sebuah gelar ketika kita do nothing untuk perubahan bangsa.

Banyak sarjana hanya memegang gelar dan menyimpan ijazah. Banyak sarjana yang hanya menjadi pedagang dan buruh tani bahkan terlunta-lunta dalam mencari pekerjaan.

Banyak orang yang tidak memiliki gelar sarjana tetapi menjadi seseorang yang mampu merubah bangsa, karena mereka memiliki sebuah pemikiran yang luas dan mampu berinovasi bahkan mampu berkreasi sesuatu hal yang baru.

Sudah saatnya kita intropeksi diri dengan memaknai tanggung jawab kita sebagai mahasiswa. Kita harus mampu memberikan inspirasi untuk orang lain.

Kita harus mampu menunjukkan bahwa kita bukan hanya sarjana karbitan ketika kita lulus kelak. Mahasiswa harus mampu berinovasi bahkan mampu membuat suatu kreasi baru yang dapat diterima oleh bangsa bahkan dunia.

Kita mahasiswa Indonesia, pelajar Indonesia, pemuda Indonesia, dan kita juga pembangun Indonesia, ayo tunjukkan pada dunia bangsa kita bangsa yang besar dalam segala hal bahkan pendidikan kita tidak kalah dengan pendidikan negara maju. Kita putra-putri Indonesia berjuang untuk Indonesia.

Nah, itu dia detikers penjelasan mengenai essay beserta ciri-ciri, jenis, struktur penulisan, dan berbagai contohnya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers, khususnya bagi kamu yang masih belum paham apa itu essay beserta cara penulisannya yang benar.

50+ Ucapan Hari Raya Idul Fitri Singkat, Cocok untuk Kartu Hampers

10 contoh undangan halal bihalal idul fitri 2024 untuk keluarga-rekan kerja, kenapa prancis ingin batasi fesyen cepat, 10 ide hampers lebaran untuk calon mertua yang simpel tapi berkesan, foto: 5 destinasi liburannya lisa blackpink, bisa jadi referensi nih, pameran pernikahan di jakarta.

Pastikan Stok Aman, Semua Kilang Pertamina Tetap Optimal Meski Libur Lebaran

Intan Aulia Husnunnisa

November 23, 2022 • 10 minutes read

essay bahasa inggris

Ingin mengasah keterampilan writing? Skill tersebut bisa kamu uji dengan menulis essay bahasa Inggris. Sudah tahu bagaimana cara menulis essay in English? Jika belum, baca artikel ini untuk mendapatkan gambaran dan contoh teks essay-nya! —

Seseorang dapat dikatakan mampu berbahasa Inggris secara aktif jika sudah  fluent dalam reading, speaking, listening, writing , plus  grammar dan structure . Khusus  reading , kamu bisa melatihnya dengan membuat essay bahasa Inggris.

Essay adalah salah satu teks yang biasa ditemukan dalam lingkungan akademik. Oleh karena itu, saat mendengar kata essay, sebagain besar orang akan langsung terbesit dengan essay beasiswa.

Padahal, tujuan penulisan essay bukan hanya untuk beasiswa,  lo . Pasalnya, masih banyak materi yang bisa kamu bahas melalui jenis tulisan satu ini.

Simak artikel ini sampai akhir untuk menambah pengetahuanmu tentang essay,  yuk !  Sssttt , ada contoh teks essay bahasa Inggris dan artinya juga!

Pengertian Essay

Secara umum, essay adalah karya tulis pendek yang berisi uraian perspektif atau opini penulis mengenai sebuah subjek atau permasalahan. Essay bisa bersifat formal maupun informal.

Namun, in general , essay ditulis untuk sesuatu yang bersifat formal untuk membahas berbagai topik serius.  

Essay tidak harus berbahasa Inggris. Kamu bisa juga menulis essay dalam bahasa Indonesia. Tapi, memang ada beberapa jenis kompetisi atau instansi yang mewajibkan essay diproduksi dalam bahasa Inggris.

Tahukah kamu? Essay bisa ditulis oleh banyak kalangan, sepeti akademisi, politisi, bahkan artis,  lo .

Apa Tujuan Essay?

Tujuan utama dari essay adalah untuk mengekpresikan opini penulis mengenai suatu permasalahan yang diharapkan dapat memperluas wawasan pembaca tentang suatu hal.

Dalam hal ini,  topik yang dibahas pada essay tidak dibatasi, mulai dari bidang pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Perbedaan Essay dan Makalah

Essay merupakan wadah bagi penulis untuk memberikan pendapat tentang sebuah masalah, sedangkan makalah adalah karya tulis berisi pembahasan suatu masalah beserta solusinya yang disusun secara sistematis, logis, dan objektif.

Sebuah essay ditulis lebih ringkas dari makalah. Maka dari itu, pembuatan makalah rata-rata memakan waktu lebih lama dibandingkan essay, karena makalah harus dibuat berdasarkan penelitian yang lebih mendalam.

Jangan sampai essay kamu kalah keren dari yang lain! Biar lebih stand out , coba belajar buat essay bersama guru berpengalaman dan tersertifikasi internasional, deh . Bisa via online di English Academy! Ketahui kelas yang cocok untukmu melalui Placement Test terlebih dahulu, gratis dan bersertifikat !

[IDN] CTA Placement Test English Academy

Perbedaan Essay dan Artikel

Essay ditulis untuk membahas sebuah masalah, berbeda dengan artikel yang bisa memuat pembahasan apa saja (tak harus masalah).

Selain itu, artikel ditulis sesuai dengan fakta, sedangkan essay bersifat pendapat atau opini.

Jenis-jenis Essay Bahasa Inggris

Dalam bahasa Inggris, ada 5 jenis essay yang populer, yaitu narrative essay, descriptive essay, expository essay, persuasive essay, dan argumentative essay . Mari kita bahas fungsinya satu per satu!

1. Narrative essay

Seperti yang kita tahu, naratif erat kaitannya dengan cerita yang disampaikan secara kronologis dan berurutan.

Maka dari itu, narrative essay adalah jenis essay yang  fokus terhadap peristiwa atau pengalaman tertentu. Peristiwa tersebut bisa berkaitan dengan hari atau momen bersejarah, kejadian langka, dan lain sebagainya.

Esai naratif biasanya merupakan ungkapan dari sudut pandang pribadi, dengan begitu jenis essay ini tnetu bersifat subyektif.

2. Descriptive essay

Esai deskriptif adalah tulisan yang mengharuskan penulisnya pandai untuk menggambarkan sebuah objek menggunakan lima panca indera. Padsalnya, descriptive essay bertujuan untuk mendeskripsikan topik secara lengkap.

Contoh, kamu dapat mendeskripsikan lautan kepada seseorang yang belum pernah melihatnya. Pada jenis  essay ini, kamu harus menceritakan sebuah objek dengan sangat detail.

3. Expository essay

Dalam expository essay , seorang penulis akan menyajikan studi yang seimbang tentang suatu topik.

Maka dari itu, hal paling utama dalam penulisan expository essay adalah wawasan yang nyata dan luas tentang subjek yang akan dibahas.

Karya tulis ini biasanya dikemas sepenuhnya berdasarkan fakta atau statistik yang tersedia untuk mendukung argumen penyusun.

4. Persuasive essay

Esai persuasif adalah tulisan yang bertujuan untuk memberi pandangan 360 derajat pada audiens tentang sebuah topik atau permasalahan. 

So , esai persuasif tak hanya sekadar berisi fakta, melainkan ada upaya untuk meyakinkan pembaca akan sudut pandang penulis.

Dalam essay ini, kedua sisi argumen harus disajikan dalam. Tetapi tujuan utamanya adalah untuk meyakinkan pembaca bahwa argumen penulis lebih berbobot.

5. Argumentative essay

Meskipun semua jenis essay pasti berisi argumen penulisa, tapi jika kamu ingin mengeksplorasi isu yang lebih kontroversial, maka argumen tersebut bisa dipaparkan dalam argumentative essay .

Tujuan  argumentative essay adalah untuk mengindentifikasi siapa saja yang berada di “posisi” penulis, plus menyangkal argumen potensial pihak lawan.

Bagaimana Format Essay Bahasa Inggris?

Essay biasanya ditulis minimal 500 kata. Namun, sebagian besar essay ditulis dalam jumlah 1000 sampai 3000 kata.

Rentang jumlah kata di atas dapat memberi ruang bagi penulis untuk mengembangkan argumen secara menyeluruh. Selain itu, penulis dapat meyakinkan pembaca tentang perspektif dari sebuah masalah yang jadi bagian utama pembahasan.

Essay merupakan salah satu jenis karya tulis ilmiah yang bersifat argumentatif dan terstruktur. Maka dari itu, essay tentunya ditulis dalam bentuk paragraf.

Namun, essay tak perlu dikemas dalam format bab seperti bab 1, bab 2,  etc . Pasalnya, essay terdiri dari rangkaian penulisan yang jadi satu kesatuan dari awal sampai akhir.

Essay harus memuat judul, kemudian diikuti nama penulis, serta background penulis. Agar lebih rapi, kamu juga bisa menambahkan cover esai pada bagian awal, dan dilengkapi dengan daftar pustaka di bagian akhir.

Secara  general , spasi essay adalah 1, format ukuran kertas atau  layout -nya adalah A4, margin kiri 4 cm, dan margin kanan, bawah, serta atas adalah 3 cm.

Essay Berisi Apa Saja? (Struktur Essay Bahasa Inggris)

Secara garis besar,  essay terdiri dari introduction, body , dan  conclusion . Kalau digabungkan dengan judul dan daftar pustaka, maka struktur essay adalah:

1. Title (Judul)

Seperti jenis karya tulis bahasa Inggris lainnya, pada bagian atas halaman pertama essay, tuangkan judul pembahasan atau permasalahan yang mencerminkan isi tulisanmu.

Buatlah judul yang  eyecatching dan tidak berlebihan ya!

2. Introduction (Pendahuluan/Pembukaan)

Introduction merupakan paragraf pengantar, yaitu paragraf pertama essay yang akan ditulis untuk memperkenalkan topik pertama kalinya.

Di sini, kamu bisa memuat sinopsis singkat mengenai isi tulisan yang ditulisan dalam 4-6 baris kalimat.

Dalam pendahuluan, kamu harus membuat pembaca tertarik (grabbing attention). Hal ini bisa juga dimulai dengan definisi dari sebuah topik, memaparkan penjelasan yang dikaitkan dengan idiom atau peribahasa, atau membuat pertanyaan interaktif yang memicu rasa penasaran pembaca.

Baca Juga: 15 Proverbs (Peribahasa Bahasa Inggris) Paling Umum dan Artinya

struktur essay bahasa inggris

3. Body/Middle Section (Pembahasan/Isi)

Body adalah bagian paling penting dari sebuah essay . Di sini, kamu akan membahas dengan jelas tentang topik yang menjadi sorotan.

Tulislah pembahasan yang dibagi ke dalam beberapa paragraf. Agar lebih mudah dibaca, kamu juga bisa mem- break-down dengan cara menulis dan beberapa sub tema. Pastikan agar pembahasanmu tetap sistematis dan terstruktur. 

4. Conclusion (Kesimpulan dan Saran/Penutup)

Setelah rampung, ringkas kembali argumen atau pembahasan kamu dalam bagian kesimpulan. Ingat, meringkas bukan berarti menulis ulang.

Kamu perlu membuat sebuah tulisan singkat, jelas, dan padat untuk merepresentasikan seluruh pemikiran pada bagian pengantar dan  middle section .

Untuk melengkapi kesimpulan, kamu juga dapat menyertakan saran dan pesan moral yang relevan dengan topik permasalahan.

5. References (Daftar Pustaka)

Ketika menulis, tak jarang kita mendapatkan banyak inspirasi dari berbagai sumber seperti internet, buku, jurnal, paper, artikel, dan lain sebagainya.

Exactly , cantumkan daftar pustaka pada bagian akhir essay kamu untuk mendukung argumen-argumen yang sudah ditulis sebelumnya. 

Bagaimana Cara Membuat Essay dalam Bahasa Inggris?

Untuk membuat essay dalam bahasa Inggris, ada 6 langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Tentukan Topik 

Untuk menentukan topik yang kamu tulis, gunakan tiga pendekatan berikut ini:

  • Apa bidang yang paling kamu minati? Apakah politik? Ekonomi? Lingkungan? Coba pilih salah satu terlebih dahulu.
  • Apa permasalahan atau pertanyaan yang kamu miliki (yang berkaitan dengan salah satu bidang). Misal, kamu tertarik dengan bidang ekonomi dan memiliki banyak pertanyaan seputar kondisi makroekonomi pasca pandemi COVID-19.
  • Tanya pada dirimu sendiri, apa pelajaran yang ingin diambil dari essay tersebut nantinya? Lalu, apa objective dari essay tersebut untuk pembaca?

2. Buat Kerangka Pembahasan (Framework)

Jika sudah memiliki bayangan mengenai topik, selanjutnya adalah membuat framework atau kerangka pembahasan. Kamu bisa mulai dengan menyusun kerangka melalui WH question, yaitu who, what, where, why, when, and how.

Contoh, siapa yang bertanggung jawab atas permasalahan ekonomi yang lumpuh pasca COVID-19 di Indonesia? Bagaimana cara untuk memulihkannya?

3. Lakukan Riset dan Temukan Sumber yang Valid

Essay yang baik tentu tak boleh ditulis sembarangan. Kamu harus membaca berbagai referensi yang valid dan  up to date untuk menghasilkan argumen yang kuat.

Kamu bisa melakukan riset dari artikel ilmiah, paper, jurnal internasional, dan lain sebagainya.

4. Susun Outline Essay

Outline biasanya lebih rapi dibandingkan dengan framework . Pasalnya, pada bagian  outline , kamu harus mengetahui apa saja tulisan yang akan dituangkan ke dalam  essay .

Agar lebih mudah, buatlah  outline dalam bentuk pertanyaan atau daftar isi yang akan kamu jawab menjadi sebuah tulisan  essay .

5. Mulai Tulis Essay dan Integrasikan dengan Sumber 

Untuk mulai menulis  essay , gunakanlah skema  general to specific alias mengerucut. Begini tipsnya:

  • Yang pertama, ini tentang bagaimana kamu harus menarik perhatian pembaca dengan “hook” yang menarik (seperti fakta atau anekdot yang mungkin baru bagi pembaca).
  • Penting untuk berikan pernyataan atau overview  tentang isi essay yang kuat dan dapat diperdebatkan.
  • Susun argumen untuk mendukung pernyataan tesis di seluruh essay.

6. Review, Edit, dan Revisi Essay (Proofread)

Dalam semua kegiatan writing , langkah  proofread tidak boleh kita skip . Kita harus memastikan bahwa  essay yang ditulis sudah well created.  Berikut ini beberapa hal yang harus kamu cek saat  proofreading :

a. Pastikan tidak ada typo atau kesalahan penulisan dan ejaan

Selain dapat mengurangi nilai essay, hal ini juga dapat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dari essay-mu.

b. Makesure bahwa tidak ada  grammar yang salah

Kamu bisa menggunakan aplikasi writing assistance seperti Grammarly, Slick Write and SentenceCheckup untuk membantu memeriksa ejaan dalam struktur bahasa inggris dan mengoreksi kekeliruan dalam menulis.

Untuk memperluas kosa kata dalam esai, kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Thesaurus dan Wiktionary.

c. Baca ulang dari awal sampai akhir untuk melihat apakah penggunaan tanda baca sudah tepat atau belum

Sebelum dibaca oleh orang lain, kamu harus membaca tulisanmu dari awal sampai akhir terlebih dahulu. Bacalah dengan lantang,  step ini dapat membantumu untuk mengidentifikasi apakah tanda baca yang digunakan sudah tepat atau belum.

d. Cek kembali untuk memastikan bahwa setiap kalimat sudah koheren, rapi, terstruktur, dan berkesinambungan

Untuk menciptakan karya tulis ilmiah yang baik, maka penulisannya harus rapi, koheren, dan terstruktur.

Contoh, pada baris pertama, kamu sedang membicarakan tentang bahaya dari COVID-19, lalu di baris kedua, yang kamu bahas adalah mengenai kebijakan WFH saat pandemi COVID1-9.  Hmm , nggak nyambung, kan?

Baca Juga: 5 Pertanyaan Interview Kerja dalam Bahasa Inggris yang Sering Ditanyakan

Terima kasih sudah baca artikel ini sampai akhir! Well , sekarang sudah tahu kan, kalau ternyata essay bahasa Inggris bisa kamu gunakan untuk berbagai tujuan.

Ingat, perbanyak latihan writing essay bahasa Inggris dengan topik yang beragam. Selain meningkatkan proses kreatif, hal ini juga bisa membantumu untuk memperkaya vocabulary .

The most important thing, cobalah untuk terus meminta feedback dan berdiskusi dengan para expert dari  English Academy by Ruangguru supaya  skill menulis kamu terus meningkat dari hari ke hari! Coba dulu  kelas gratis -nya sekarang!

References :

Library & Learning Commons.  How to Write a Good Essay . Online. Available at https://bowvalleycollege.libguides.com/c.php?g=10222&p=51316. Accessed at 28 November 2022.

Toppr.  Essay . Online. Available at https://www.toppr.com/guides/english/writing/essay/. Accessed at 28 November 2022. 

Handmade Writing.  What is an Essay ? Online. Available at https://handmadewriting.com/blog/guides/what-is-an-essay/. Accessed at 28 November 2022. 

essay berisi apa saja

Intan Aulia Husnunnisa, biasa dipanggil Intan. Menikmati dunia SEO Content Writing sejak 2020. Semoga tulisanku bermanfaat!

Bagikan artikel ini:

Logo Whatsapp

Artikel Lainnya

essay berisi apa saja

Quantifiers: Definisi, Jenis-jenis, dan Contoh Kalimatnya

essay berisi apa saja

61 Kosakata Bahasa Inggris Tentang Komputer Beserta Penjelasannya

essay berisi apa saja

Cara Menolak Tawaran Kerja dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

essay berisi apa saja

IMAGES

  1. 5 Cara Menulis Essay dan Contoh [Panduan Lengkap]

    essay berisi apa saja

  2. (DOC) Contoh Essay Beasiswa

    essay berisi apa saja

  3. Contoh Makalah Universitas Indonesia

    essay berisi apa saja

  4. How To Write An Article Review Apa Style

    essay berisi apa saja

  5. Apa itu Essay? Cara Menulis Essay, Struktur dan Contoh

    essay berisi apa saja

  6. Contoh Format Essay Yang Baik Dan Benar

    essay berisi apa saja

VIDEO

  1. PAHAMI INI SUPAYA TIDAK TERDETEKSI PLAGIAT!

  2. Ricik Ricik Banyumasan Garap Jathilan Blendrongan Kamar Studios

  3. Apa yang kamu pilih?

  4. APA Essay Template

  5. Cara Jawab Essay PPG Prajabatan 2022, DIJAMIN LULUS! (Tips Lolos Seleksi Administrasi)

  6. TUTORIAL PELATIHAN SAKSI PESERTA PEMILU 2024

COMMENTS

  1. 5 Contoh Bagian Isi Essay dan Cara Menulisnya

    5 Contoh Bagian Isi Essay dan Cara Menulisnya. Esai sejatinya ialah sebuah tulisan yang menggambarkan opini seorang penulis mengenai rumusan masalah-masalah tertentu yang ditelaah oleh penulisnya sendiri. Oleh karena demikianlah dalam membuat essay harus mengikuti struktur kepenulisan esai yang baik agar hasil yang diharapkan pun menarik.

  2. Memahami Pengertian, Struktur, Cara Menulis, dan Contoh Essay

    Bagian inti/isi essay memuat pengembangan ide utama yang disebutkan di bagian pembuka dengan cara menambahkan beberapa kalimat pendukung. Tentu saja, kalimat pendukung ini harus berisi informasi-informasi yang sesuai dengan topik utama. Di samping itu, usahakan bagian inti ditulis secara terstruktur dan logis.

  3. Esai / Essay

    Esai merupakan salah satu karya tulis ilmiah, yaitu hasil rangkaian fakta berupa hasil pemikiran, gagasan peristiwa, gejala, dan pendapat. Esai disusun secara sistematis, setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual, dan prosedural. Daftar Isi sembunyikan. 1. Pengertian Esai. 2.

  4. Pengertian Essay: Struktur, Cara Membuat, Contoh. Bisa Ditiru!

    Essay adalah karya tulis yang berisi kombinasi antara fakta dan opini. Berikut ini pengertian essay, tujuan, struktur dan cara membuatnya.. Lewati ke konten. ... Tajuk tidak hanya memuat isu isu berat, namun apa saja yang sedang menjadi tren saat ini di masyarakat juga dapat menjadi pokok bahasan dalam tajuk, misal model fashion terkini, bahkan ...

  5. Esai: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh Lengkap

    Setelah mempelajari tentang definisi-definisi dari jenis tulisan, selanjutnya kita akan mempelajari tentang apa saja ciri-ciri jenis tulisan ini. Baca Juga: 7 Cara Praktis Menulis Esai Tanpa Ribet. Ciri-ciri Esai. Suatu karya atau karangan bisa dikatakan sebagai sebuah esai jika memiliki ciri-ciri pada umumnya seperti di bawah ini. 1. Singkat

  6. Esai: Definisi, Ciri, Jenis, Struktur, dan Contoh yang Benar

    Pembahasan berikutnya adalah mengenai jenis. Jadi ketika membahas mengenai essay yang merupakan tulisan ilmiah, ternyata akan dijumpai beberapa jenis dari tulisan satu ini. Jenis-jenis esai diantaranya esai deskriptif, esai tajuk, esai cukilan watak, dan esai pribadi. Adapun jenis-jenis esai lebih lengkap antara lain.

  7. Pengertian Esai, Ciri, Jenis, Struktur, dan Contohnya

    1. Berbentuk prosa. Yup, esai itu biasanya ditulis dalam bentuk prosa, yang artinya menggunakan bahasa sehari-hari. Jadi, esai itu menghindari penggunaan bahasa dan ungkapan yang terlalu figuratif. 2. Memiliki gaya pembeda. Setiap penulis esai biasanya memiliki gaya tulisan yang khas.

  8. Pengertian, Struktur, dan Contoh Esai yang Patut Kamu Pahami

    Bagian terakhir dari sebuah esai adalah kesimpulan/penutup. Bagian ini berisi rangkuman dan ringkasan yang sebelumnya sudah dikatakan dalam pendahuluan dan pembahasan. Contoh Esai. Biar belajarnya makin afdol, berikut Quipper Blog berikan contoh esai buat kamu pelajari ya, Quipperian. Penyebab Bahasa Lampung Terancam Punah

  9. Contoh dan Cara Menulis Esai, Mudah untuk Mahasiswa

    Berisi pendapat, pandangan, pikiran, sikap, dan pendirian penulis dengan didasarkan fakta, ketajaman gagasan, dan kekuatan argumentasi ... Data-data tersbut juga dapat memperteguh keyakinan pembaca bahwa apa yang dijelaskan merupakan kebenaran. ... Struktur tulisan essay. harus disusun secara logis; Tulis argumen-argumen yang digunakan;

  10. Cara dan Panduan Penulisan Esai yang Rapi dan Terstruktur

    Agar format essay rapi dan terstruktur, ada 3 tips yang perlu diketahui terkait cara dan panduan penulisan esai. ... Kesimpulan bisa berisi tentang pertanyaan yang dapat menjadi topik untuk esai selanjutnya, prediksi tentang apa yang akan terjadi, dan rekomendasi penyelesaian terhadap fenomena yang sedang diteliti. Baca juga:

  11. 5 Cara Menulis Essay Supaya Menarik dan Mudah Dipahami

    Singkatnya, essay ini adalah tulisan yang isinya opini elo terhadap suatu isu. Walaupun essay berisi opini penulis, tentu saja elo butuh fakta-fakta pendukung untuk memperkuat argumen. Makanya, cara menulis essay nggak bisa elo lakukan sembarangan. Dibutuhkan riset mendalam untuk membuat suatu esai.

  12. Apa itu Essay? Cara Menulis Essay, Struktur dan Contoh

    Dalam menulis essay yang benar dan terstruktur, terdapat beberapa tahapan agar essay yang ditulis berkualitas. Tahapannya meliputi: 1. Tentukan topik. Cara menulis essay yang paling pertama adalah menentukan topik. Penentuan ini bisa jadi gampang tapi bisa jadi susah. Menemukan ide yang menarik terkadang juga tidak selalu mudah.

  13. Cara Menulis Esai (dengan Gambar)

    Cetak. Halaman ini telah diakses sebanyak 58.246 kali. Cara Menulis Esai. Esai adalah tipe tulisan akademis yang sangat umum dan kemungkinan harus dikerjakan dalam bidang studi apa pun. Sebelum mulai menulis esai, pastikan Anda memahami detail tugas supaya dapat mengetahui pendekatan dan fokus...

  14. 10 Contoh dan Cara Membuat Essay Beserta Jenis & Strukturnya

    Dapat dikatakan bahwa essay berisi pandangan, pikiran, pendapat, sikap, dan pendirian penulis yang didasarkan pada fakta, ketajaman gagasan, dan kekuatan argumentasi. ... Akibatnya, mereka akan melakukan apa saja demi mendapatkan narkoba, termasuk dengan melakukan perbuatan yang melanggar hukum, seperti mencuri, menipu, membunuh, dan lainnya.

  15. Mengenal Ciri-Ciri, Cara Menulis, dan Contoh Essay

    Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contoh Teks Fiksi Singkat dari Cerpen. Esai tidak hanya menjadi tulisan fiktif atau imajinasi dari sang penulis. Secara umum, esai memiliki kesamaan dengan tajuk rencana pada surat kabar, yang bertujuan meyakinkan masyarakat terhadap sudut pandang penulis mengenai suatu isu, atau dengan kata lain menggiring opini publik.

  16. PDF MEKANISME PENULISAN ESSAY

    MEKANISME PENULISAN ESSAY 1. Format Essay harus mengikuti aturan berikut : a. Ditulis dengan Bahasa Indonesia dengan spasi 1. b. Menggunakan format kertas ukuran A4 dengan margin tepi kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas dan bawah 3 cm. c. Font Times New Roman ukuran 12. d. Di bawah Judul diberi nama penulis. e. Di bawah nama penulis diberi nomor pleton f.

  17. Pengertian Essay, Ciri-Ciri, Struktur, Jenis, dan Kaidah Kebahasaannya

    Ciri-ciri Esai. Bersumber dari modul Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut ciri-ciri esai. Berbentuk prosa, artinya dalam bentuk komunikasi biasa, menghindarkan penggunaan bahasa dan ungkapan figur. Singkat, maksudnya dapat dibaca dengan santai dalam waktu dua jam. Memiliki gaya pembeda.

  18. Cara Menulis Esai

    Essay atau esai adalah tulisan pendek yang mengungkapkan informasi dan opini penulisnya. Esai bisa dibutuhkan di ranah apa saja, dimulai dari ranah pendidikan sampai ranah profesional. Tes menulis IELTS dan TOEFL juga mengharuskan kita menulis sebuah esai. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kita belajar cara membuat esai yang baik dan benar.

  19. Mengenal apa itu essay dan bagaimana menyusun essay

    Secara bahasa, "essay" berasal dari bahasa Prancis, yang berarti mencoba atau berusaha. Esai adalah suatu tulisan yang menggambarkan sebuah opini dari penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilainya (Hidayah, 2019). Menuliskan esai berarti membentuk sekumpulan ide yang saling berkaitan menjadi argumen. Esai pada dasarnya perlu disusun secara rapi agar masuk akal dan dapat ...

  20. Apa Itu Essay? Berikut Pengertian, Struktur, Hingga Contohnya

    Berikut Pengertian, Struktur, Cara Membuat Hingga Contohnya. Essay adalah sebuah bentuk karya ilmiah yang sangat sering dibuat. Dalam dunia sastra Indonesia, karya esai sendiri masuk ke dalam jenis tulisan non-fiksi. Sebagai salah satu karya tulis, esai sendiri sering sekali dilombakan, baik antar pelajar atau umum.

  21. Pengertian dan Contoh Essay Berbagai Tema yang Benar

    Essay bisa berisi pengalaman pribadi maupun orang lain, pandangan pribadi, ataupun suatu fenomena yang disusun secara logis dan bisa dipahami dengan baik. ADVERTISEMENT ... Apa saja jenis-jenis essay tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini: 1. Essay Formal. Essay formal adalah essay yang tujuan dan situasinya resmi. Dalam essay ini, penulis ...

  22. Cara Menulis Essay Bahasa Inggris yang Baik dan Benar

    Perbedaan Essay dan Artikel Essay ditulis untuk membahas sebuah masalah, berbeda dengan artikel yang bisa memuat pembahasan apa saja (tak harus masalah). Selain itu, artikel ditulis sesuai dengan fakta, sedangkan essay bersifat pendapat atau opini. Jenis-jenis Essay Bahasa Inggris Dalam bahasa Inggris, ada 5 jenis essay yang populer, yaitu narrative essay, descriptive essay,